
Terkejut dengan siapa ia bertatapan muka sekarang, Arabella hanya bisa terdiam dan tidak berkata sepatah kata pun lagi.
"Kamu pastinya terkejut bukan, dimana kamu berada sekarang, kamu sekarang berada di kandang macan yang penghuninya tak kalah kejam dengan seekor singa. Dan tujuan ku menculik-mu, ada sesuatu yang inggin aku tanyakan sama kamu. Kamu pastinya masih ingat kan dengan ucapan sekaligus tawaran ku malam kemaren?"
"Apa mau anda, apa anda inggin membunuhku?" tanya Arabella dengan menatap balik kearah Pria tampan itu yang tak lain ialah Alex, pria tampan berhati dingin yang juga sangat disegani.
"Jika anda inggin membu*uhku, aku malah berterima kasih sekali sama anda. Lantaran anda mau membantu saya untuk mengakhiri hidup yang sama sekali gak ada gunanya ini. Dengan anda memutuskan untuk membunuh saya, saya malah senang karena saya akan bertemu dengan Papa di Surga nanti, keinginan-ku dari dulu aku sangat berharap jika aku bisa dipertemukan kembali sama Papa di pintu Surga nanti.
Ucap dan air mata Arabella yang sama-sama jatuh berbarengan dengan diselimuti suara yang tersedu-sedu dan dengan menunjukkan senyum lepas yang dilakukan Arabella membuat kelima pria yang berada dihadapannya termasuk Alex pun hanya bisa terdiam, dan tidak berani berkata sepatah kata pun lagi.
"Anda ini sudah gila jika anda lebih memilih m4ti apa anda bersedia meninggalkan wanita yang ada didalam didalam ruangan sana? Bukankah anda berjuang hidup tidaklah seorang diri jadi anda sanggup jika anda harus meninggalkannya sendiri?"
"Wanita siapa yang anda maksud?"
"Rico cepat buka tirai ruangan sana, aku rasa wanita itu berhak untuk melihatnya,"balas Alex dengan senyum sinisnya.
Membuka tirai putih yang menutupi ruangan dimana akan adanya seseorang. Pandangan Arabella seketika terperanjat kaget, langkahnya seketika ingin menghampirinya tapi sadar dirinya ikut terikat membuatnya harus berpasrah melihat Mamanya terbaring diatas tempat tidur itu.
"Mama? Bagaimana bisa Mama ada bersamamu apa yang sebenarnya ingin anda lakukan, apa?"
"Tenanglah aku tidak akan menyakiti seorang wanita terutama pada seorang Mama. Saat ini aku hanya membutuhkanmu sama seperti yang aku minta kemaren kamu pastinya masih ingat kan? Aku ingin kamu berpura-pura menjadi Stella jadi pastinya kamu sungguh-sungguh tidak lupa kan? Ataukah anda ingin aku menyakiti wanita itu baru anda akan menyetujui apa permintaan ku ini?"
"Jika aku tidak mau menuruti permintaan kamu apa kamu sungguh-sungguh akan menyiksa Mama? Anda tidak punya Mama ataukah anda tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang Mama makanya anda berani bertindak sampai-sampai mengunakan orang tua dalam rencana licik anda ini?"
"Diam! Aku bisa saja membunuhmu dalam hal ini! Jika saja kemaren Stella tidak bertemu dengan anda, dia pasti masih hidup dan tidak seharusnya dia yang mati dalam tragedi itu. Aku bukanlah pria manis yang akan takluk hanya karena air mata seorang wanita. Jika aku mampu membunuh anda, hari ini pun aku mampu untuk melakukannya jadi apa anda sungguh-sungguh ingin melihat Mama anda terluka anda sungguh-sungguh ingin melihatnya!"
__ADS_1
"Ambillah ini, tapi sebagai gantinya kamu harus mau menikah denganku!"balas seseorang itu dengan melemparkan segepok uang padanya.
"Apa maksud kamu? Apa kamu pikir pernikahan bisa diganti hanya dengan uang? Tidak! Aku tidak mau!"
"Dasar Wanita ****** apa kamu gak berfikir kamu itu sekarang lagi butuh uang kan. Bahkan kamu menjadi Wanita Jala*g tadi, itu juga karena kamu tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang cocok jadi sudahlah terima aja lagian tawaranku juga gak banyak aku hanya inggin kita nikah kontrak selama 5 bulan , jika nanti suasana dan situasi sudah aman aku bakal menceraikan mu nanti.
Dan satu lagi, aku sudah membantumu keluar dari kehidupan malam itu apa sekarang kamu inggin kembali ke sana? Apa kamu inggin mengembalikan uang satu setengah miliar itu pada saya? Dan darimana kamu akan mendapatkan uang sebanyak itu? Bahkan jika dirimu ini kamu jual kamu juga tidak akan mendapatkan uang sebanyak itu jadi sudahlah terima aja tawaranku ini," ucap Alex yang kemudian ia pun kembali duduk di kursi kerjanya.
"Nikah kontrak? Tapi kenapa harus nikah kontrak? Apa tidak ada cara lain selain itu?
"Ini adalah tawaran yang tepat untukku agar aku bisa terbebas dari semua penderitaan ini, tapi..."
"Apa yang meski kamu pikirkan? Apa kamu masih ragu dengan keputusanku ini?"
"Baiklah jika kita sudah setuju sama keputusan dan kerja sama kita, jadi aku anggap ini deal ya?"
"Baiklah dan ini aku mau kamu cepat tanda tangani surat kontrak ini karena surat ini akan bisa jadi bukti jika pernikahan yang kita lakukan hanya sebatas pernikahan kontrak."
"Tapi sebelum aku menanda tangani surat kontrak ini. Apa kamu bersedia mengijinkan ku untuk memeriksa Surat ini terlebih dulu?" timpal Arabella.
"Baiklah tidak masalah," balas Alex yang kemudian ia pun melemparkan surat kontrak kearah Arabella.
Jika pada dasarnya setiap pernikahan akan diawali dengan adanya rasa dan cinta kesetiaan terhadap setiap pasangan. Bahkan menjalin hubungan sudah beberapa tahun lamanya nyatanya semua itu tidak akan berpihak padaku.
Menikah dengan Pria asing, Pria yang hanya aku temui dalam waktu kurang satu hari yang kemudian dalam waktu 24 jam Pria itu sudah akan menjadi Suamiku, Suami yang akan menjadi pendamping hidupku nantinya.
__ADS_1
Tapi aku sadar pada dasarnya kebahagiaan memang tidak akan pernah berpihak padaku, karena mungkin kebahagiaanku sangatlah mahal bila dibeli Makanya orang sepertiku memang tidak pantas untuk mendapatkan kebahagiaan itu.
Terduduk didepan cermin rias, dengan gaun putih yang sudah melekat ditubuhnya yang membuatnya kelihatan sangatlah cantik bila dipandang.
Baru kemaren ia masih berstatus singgel tapi siapa sangka ia akan menjadi seorang Istri dari seorang pria kaya raya yang memiliki sifat arogan dan kejamnya.
"Aku tidak pernah meminta banyak hal, dan aku hanya minta satu apa aku sanggup menjaga hatiku agar aku tidak mencintai Suamiku sendiri. Jika seharusnya seorang Istri pada dasarnya harus mencintai Suaminya dengan tulus kenapa aku malah berharap aku jangan sampai mencintai laki-laki itu. Karena aku tahu jika aku sampai gagal menahan perasaan itu aku sendirilah yang akan menjerumuskan diriku sendiri kedalam lembah penderitaan yang lebih dalam lagi jadi Tuhan aku mohon jauhkanlah hatiku agar aku tidak mencintainya."
Satu ucapan yang hanya bisa ia luapkan di dalam hatinya, bahkan mata dan mulut rasanya terkunci seakan tidak terima dan tidak menyangka jika ia akan melangsungkan pernikahan pada hari ini juga.
Pernikahan yang hanya diselenggarakan dengan secara tertutup, bahkan tamu undangan yang hanya dihadiri oleh teman dan wali saja, tak menunggu lama akhirnya pernikahan itu pun sah, Alex dan Arabella pun akhirnya telah sah menjadi sepasang Suami Istri.
"Biarpun kita sudah menjadi sepasang Suami Istri, jangan berharap kalau aku akan mencintaimu. Karena jujur aku bukanlah Laki-laki setia yang kamu bayangkan, aku termasuk Laki-laki yang memang benar mata keranjang jika aku melihat Wanita cantik mungkin hatiku akan cepat goyah dibuatnya.
Sedangkan kamu, kamu itu Wanita yang hanya aku bayar dan terikat kontrak denganku, jadi jika kapan saja aku suka sama seorang Wanita maka jangan salahkan aku kalau aku akan menduakan cintamu.
Dan aku sarankan ke kamu, kamu jangan terlalu mudah mencintaiku. Karena dengan kamu mencintaiku kamu sendirilah yang akan menyakiti hatimu karena aku mungkin tidak akan pernah bisa mencintai jika seseorang itu bukan tipe idealku,apa kamu mengerti!"
"Kamu tenang saja aku tidak akan pernah mencintaimu karena bagiku waktu hanya lima bulan, aku rasa itu sangatlah cepat dan aku juga pastinya akan mudah untuk menahan hati ini?"
"Oh iya dan satu lagi, biar pun kita sudah menjadi sepasang Suami Isteri aku tidak mau kalau kita melakukan hubungan sepasang Suami Istri. Karena jika kamu hamil masa kontrak ini mungkin akan terlalu panjang lagi jadi kamu ngerti kan maksud aku?" ucap Alex dengan membisikkannya pada telinga Arabella, dan cengkeramannya lah yang membuat Arabella selalu menurut akan ucapannya.
"Iya aku mengerti," balas Arabella dengan pandangannya yang tidak melihat kearah Alex.
BERSAMBUNG.
__ADS_1