Penjara Cinta Psikopat Kejam

Penjara Cinta Psikopat Kejam
Bab 57 " Mengakui kesalahannya "


__ADS_3

Beranjak akan pergi ikut membawa Monika kekantor polisi, langkahnya sesaat terhenti setelah Alex yang tanpa ucapan yang banyak ia keluarkan sekejap ia buka mulut dan sesaat membuat Polisi itu menghampirinya.


"Tunggu!"


"Ada apa? Memang ini tidak akan baik untuk kamu terima karena dengan lancang aku secara diam-diam telah membuntuti mu jadi maafkan aku! Maafkan aku!"


"Bukan soal itu! Mungkin sekarang saatnya aku mengakui semua kesalahan yang selama ini aku perbuat! Aku akui aku jahat bahkan memanipulasi semuanya? Aku akui aku sungguhlah kejam jadi kali ini aku menyerahkan diriku ke polisi ayo borgol aku!"


"Tuan? Apa yang tuan katakan?"timpal Rico yang mulai panik, beralih tatapan Rico mau pun Maikel terpandang satu sama lain.


"Ada apa ini? Jika kamu memang ingin mengatakan sesuatu bisakah kamu ngomong yang jelas dan jangan membuatku sangat bingung dengan ucapanmu barusan cepat katakan ada apa?"timpal Polisi penasaran akan ucapan Alex barusan.

__ADS_1


"Kamu pastinya tau kan kasus yang terjadi beberapa tahun silam? Kasus yang menimpa seorang pria sekiranya umur 40 tahun-an yang meninggal lantaran kasus tabrakan kereta yang akhirnya menewaskan pria itu? Dugaan yang mengatakan jika aslinya pria itu korban pembunuhan apa anda masih ingat dengan kasus itu yang mungkin sampai sekarang anda masih belum memecahkan kasusnya sekaligus menemukan pelakunya?"


"Kasus itu? Iya aku ingat itu kasus yang dialami oleh Papanya Arabella. Dan pembunuh itu yang tak lain sekumpulan dari BLACK BLAXER? Apa anda tau siapa sebenarnya BLACK BLAXER itu? Jangan bilang kalau ...."


"Iya! Yang anda katakan memanglah benar akulah orang yang telah membunuhnya! Aku orang jahat yang telah membunuh dengan keji pria itu akulah orangnya, akulah orangnya!"


"Brengsek!"


"Anda tau di-dunia ini jika ada orang yang brengsek itu adalah anda! Itu adalah anda karena hanya anda orang yang dengan kejinya membunuhnya tanpa ampun! Bahkan memutil4s1 Papanya Arabella layaknya daging ayam segar apa anda sungguh-sungguh berani menampakkan diri dihadapannya? Bahkan menikahinya apa anda sungguh-sungguh tidak punya hati! Anda sungguh-sungguh tidak punya hati?"


Mendapatkan pukulan secara membabi buta, polisi itu yang terus saja menyerangnya tanpa henti, yang dilakukan Alex hanyalah diam hanya mampu berpasrah diri sadar jika kesalahannya memang tidak akan mungkin mendapatkan ampunan.

__ADS_1


"Ayo bangun dan sedang aku brengsek kenapa anda hanya diam ayo serang aku! Ayo serang aku!"


"Jika anda ingin memukulku ayo pukul lah karena aku sadar kesalahan ku memang tidak pantas untuk mendapatkan ampunan ayo pukul aku! Ayo pukul lagi bahkan jika anda bersedia aku juga tidak masalah jika anda akan membunuhku aku bunuh aku sekalian ayo!"


"Membunuh? Bagiku dengan cara membunuh itu tidak akan menyelesaikan masalah melainkan aku yang akan terkena masalah. Sadar di negara ini hukum tidak akan menang dipihak korban jadi jika dengan membunuhmu itu percuma! Sangat percuma! Dan sekarang entah setan apa yang merasukinya akhirnya aku bisa tau seperti apa sifat asli anda jadi cepat jalan! Ayo jalan!"


Menyeretnya seolah-olah tidak ada rasa keperduliannya pada pria kekar yang tadinya ia anggap sebagai teman baru. Sedangkan Alex dirinya hanya berpasrah dan memutuskan menangung semua perbuatannya


"Kesalahan memang sudah seharusnya aku dapatkan, sadar jika tindakan ku tidak pantas untuk dimaafkan maafkan aku Tuhan! Maafkan aku!"


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2