Penjara Cinta Psikopat Kejam

Penjara Cinta Psikopat Kejam
Bab 66 " Sulit untuk Memperbaiki kesalahan. "


__ADS_3

Bersedia menjenguk suaminya, Alex yang saat itu sudah menunggunya wajah bahagianya tidak bisa ia hindarkan lagi, melihat seseorang yang sudah ia tunggu sedari tadi hadir wajah bahagianya kembali terpancar namun tidak dengan Arabella sendiri.


"Arabella kamu sungguh-sungguh kesini untuk menjengukku?"


"Jangan senang dulu aku kesini bukannya khawatir! Tapi aku kesini hanya ingin tau seperti apa perubahan anda setelah mendekam disini? Tapi ternyata baru beberapa Minggu anda ditahan sudah banyak perubahan yang anda dapatkan! Oh iya gimana? Gimana rasanya anda mendekam disini apa enak?"


"Apa maksudmu?"


"Iya ...ya aku lihat kamu masih nampak biasa saja, bahkan tidak terlihat dari raut wajah anda seperti sedang tersiksa dan itulah yang membuatku malas untuk bertemu apalagi melihat keadaanmu masih nampak biasa?"


"Aku tau mungkin sangat sulit bagimu untuk percaya sama semua yang aku katakan tapi apa kamu tau? Aku sungguh-sungguh sangat ingin memegang perutmu apa kamu mengijinkan?"


"Tidak! Aku tidak akan membiarkan anakku akan tertular orang yang kejam seperti dirimu? Lebih baik aku menyesal dan mendapatkan hinaan dari banyaknya orang karena tidak mengijinkan seorang Suami memegang perut Istrinya ketimbang aku harus sudi merelakan tangan kotor mu menyentuh perutku tidak akan! Jadi sudahlah aku sudah bersedia datang kesini jadi aku harus pergi!"


"Jangan! Aku mohon jangan pergi! Aku masih ingin melihat mu aku mohon! Aku mohon ijinkan aku untuk menyentuh perut yang ada janin anak kita didalam sana aku mohon?"

__ADS_1


"Apa anda tidak salah? Apa yang sudah anda lakukan bahkan membunuh banyaknya orang apa masih pantas aku untuk memberikan kesempatan itu? Tidak! Itu tidak akan pernah terjadi jadi sudah aku harus pergi!"


"Kenapa? Kenapa sebodoh ini kamu tidak percaya jika laki-laki yang ada di sampingmu dia adalah pembunuh sesungguhnya yang telah membunuh Mamamu? Apa se'bodoh ini kamu tidak mau mempercayaiku? Aku tau aku memang sangat-sangat tidak pantas untuk dimaafkan. Bahkan kalau seandainya aku m4ti pun aku tidak tau apa kamu mampu untuk memaafkan ku? Tapi aku mohon untuk kali ini saja aku mohon maafkan aku! Maafkan aku dan percayalah jika pria itu pria jahat yang sedang memanfaatkan mu aku mohon percayalah!"


"Sudah! Apa anda sudah selesai berkata tidak penting? Jika sudah lepaskan aku ayo lepaskan!"


"Ar!"


Menimpali akan pembicaraan dan perdebatan mereka, pandangan keduanya yang akhirnya beralih pada Angga dirinya mendekati Arabella dan juga Alex.


"Aku tau mungkin dengan perkataan Alex sampai dia m4ti pun kamu tidak akan pernah mempercayainya. Tapi mungkin dengan ucapan orang lain kamu akan percaya! Disini aku ada dipihak Alex dan aku akan berkata jujur jika memang benar yang dikatakan Alex memanglah benar! Dia pria yang ada bersamamu bukanlah Pria baik yang seperti kamu kira, tapi lebih tepatnya mereka pria jahat yang sedang memanfaatkan situasi ini. Bahkan bukan hanya itu, ucapan yang Alex katakan jika Mamamu meninggal mungkin benar jika merekalah yang telah membunuhnya?"


"Bukannya aku ada dipihak mereka tapi aku berkata jujur! Aku berkata jujur jika memang benar merekalah pelakunya, pria yang mengaku sebagai Papamu dia aslinya adalah Paman kamu sedangkan Papa asli kamu dia sudahlah meninggal!"


"Dan yang membunuh adalah aku!" timpal Alex selanjutnya.

__ADS_1


"Iya! Yang dikatakan Alex memang benar dialah pelakunya jadi jika kamu berfikir pria itu Papa kamu itu salah besar! Itu salah besar!"


"Kalian punya bukti apa jika Pria itu bukanlah Papaku?"


"Jika kali ini kamu tidak percaya padaku begitu juga pada Alex aku tidak masalah! Tapi setidaknya kamu harus paham dan sadar dengan siapa kamu sedang berhadapan sekarang! Seseorang yang sedang bersama denganmu dialah penjahat tersadis yang menurutku sama kejamnya seperti Alex, dia mampu melakukan apapun untuk membuat rencananya berhasil jadi kamu jangan b*d*h! Kamu jangan b*d*h mempercayainya?"


"Kali ini aku tidak tau dengan siapa aku harus percaya, entah pada kalian atau pada mereka aku tidak tau! Aku tidak tau aku harus pergi!"


Lari dari pandangan keduanya tanpa berkata sepatah kata lagi, Alex yang ingin mengejar, Angga sekejap langsung menghalanginya.


"Sudah! Biarkan dia sendiri jika dia cerdas dia pasti tau apa yang harus dia lakukan jadi sudahlah kasih kesempatan ke dia, sudah jangan kamu kejar!"


"Tapi?"


"Kita sudah mengatakan apa yang seharusnya kita katakan, percaya atau tidak itu sudah jadi keputusan dia jadi sudahlah!"

__ADS_1


"Baiklah!"


BERSAMBUNG.


__ADS_2