Penjara Cinta Psikopat Kejam

Penjara Cinta Psikopat Kejam
Bab 17 " Awal misi "


__ADS_3

"Sekarang masuk ke hari satu dimana hubungan kita terjalin sebagai pasangan suami-istri, tapi sadarlah hubungan ini tidak akan pernah terjadi layaknya Suami-istri seperti pada umumnya. Aku menikahi mu bukan karena adanya cinta pada kedua pihak, tapi aku sengaja menikahi mu karena aku hanya ingin kamu melanjutkan akan mimpi Stella yang selama ini telah ia impikan yaitu menikah dengan ku.


Bahkan disaat hari terakhirnya, dia sempat berkata jika dia sangat ingin aku melamarnya tapi karena keegoisan ku aku telah merusak impiannya sampai tuhan mengambil nyawanya dan anda? Anda orang yang sangat identik seperti dia, kalian aku akui tidak ada perbedaan hanya saja sifat lah yang menurutku telah membedakan antara diri kalian masing-masing, jadi aku beri kamu waktu untuk menghafalkan semua orang-orang yang ada didalam foto ini, didalam sini ada banyak orang yang harus kamu kenali betul-betul karena besok kita akan memulai rencana kita jadi paham apa maksudku?"


"Apa aku tidak salah? Aku harus menghafalkan banyaknya orang hanya dalam kurang waktu satu hari saja? Apa kamu pikir menghafal itu hal yang mudah?"


"Anda jangan belagu! Ini sudah jadi keputusan ku, Stella meninggal sudah hampir lima hari, otomatis selama itu dia tidak pulang kerumah apa kamu ingin keluarganya curiga kalau dia aslinya sudahlah m4ti? Apa kamu sungguh-sungguh ingin menggagalkan rencana ini?"


"Kadang aku bingung apa isi dari otak kamu saat ini? Jika dia wanita yang sangat kamu cintai kenapa dalam hal bisnis anda seolah-olah ikut campur dalam hal ini? Ataukah selain mencintainya ada hal lain yang ada rencanakan termasuk berniat ingin menguasai kekayaan nanti?"


"Apa anda sungguh ingin mati disini? Apa hanya dengan ancaman tidak mampu untuk menaklukan diri anda agar nurut padaku? Ataukah aku harus mengunakan senjata tajam ini agar anda bersedia menuruti apa kemauanku?"

__ADS_1


Memainkan senjata pisau tajam yang ia mainkan pada wajah mulus Arabella. Arabella yang sekejab bungkam tak berkutik, Alex segera menyudahi ancamannya.


"Aku bisa saja membunuh anda kapan pun aku mau? Tapi sadar kali ini aku butuh bantuanmu jadi berterima kasihlah pada wajah identik kalian yang mampu menyelematkan diri anda dalam cengkeraman ku, paham kan!"


"Rico?"


"Iya Tuan?"


"Baik tuan!"


Hari pertama bagiku dan juga Pria kejam itu telah sah menjadi suamiku, tapi apa gunanya hubungan rumah tangga jika pada dasarnya kedua hati sama-sama tidak terpaut dalam cinta itu sendiri apa gunanya semuanya ini?"

__ADS_1


"Anda beruntung tuan Alex tidak sampai membunuhmu. Dibilang kejam dia pria yang paling kejam yang pernah aku temui, saran aku jika anda ingin selamat segera turuti apa kemauannya paham!"


"Dimana Mamaku? Apa kalian akan terus mengurungnya? Apa kalian sungguh-sungguh tidak mengijinkan aku untuk menemuinya?"


"Maaf! Saat ini kami belum bisa mengabulkan permintaanmu! Sebelum kamu melakukan apa kemauan Tuan Alex, tuan Alex akan tetap memisahkan biar pun Wanita itu Mama kandung anda. Tuan Alex tidak akan mungkin melukainya, berbalik dirinya malah memberikan perawatan khusus pada Mama anda jadi berterima kasihlah, kali ini sama, saranku lakukan apa kemauannya paham!"


"Selama Mamaku aman aku jamin aku akan melakukan apapun yang kalian minta, tapi jika aku tau sedikit saja Mama mendapatkan luka lecet kalian akan tau akibatnya,"ucapnya secara tegas.


"Anda cukup pemberani,"balas Rico dengan nada meledeknya.


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2