
...~Happy Reading~...
Dua hari sudah, Shiena berada di rumah Gerald dan tante Amber. Shiena benar benar merasa bahagia dan senang karena akhirnya ia memiliki keluarga. Meskipun bunda Ella juga menyayangi nya, namun rasanya sangat berbeda dengan kasih sayang dan perhatian yang di berikan oleh tante Amber dan Gerald.
Tante Amber menceritakan semua kisah antara para orang tuanya dulu. Sehingga kini Shiena tahu bahwa tante Amber dan mami Sarah bersepupu. Dan mereka menikah dengan aki-laki dari keluarga yang sama. Sehingga tante Amber yang tadinya sepupu mami Sarah langsung naik pangkat menjadi kakak ipar.Namun, nasib tante Amber tidak sebaik mami Sarah. Tante Amber bahkan di talak dan di pulangkan lagi ke Indonesia ketika sedang mengandung Gerald.
Namun, tante Amber yang begitu menyayangi om Xeno, memilih diam dan tidak menikah lagi. Namun,bila untuk kembali dia juga tidak mau. Tante Amber memilih untuk hidup sendiri membuka usaha dan membesarkan Gerald sendirian. Bahkan, tante Amber menemukan hidayah nya ketika sudah resmi bercerai dengan om Xeno. Ya, kini tante Amber berhijab, mungkin bila mami Sarah masih hidup, mami nya akan merasa sangat bahagia.
“Shiena gak ngerti, kenapa tante dan Mami bisa mencintai orang seperti itu,” kata Shiena menghela nafas nya berat, “Papi, baik sih penyayang tapi ternyata dia ... “
“Sayang, tidak baik berkata seperti itu. Mereka sudah bahagia di sisi-Nya. Maafkan semua kesalahan mereka, dan soal urusan hati, kita tidak pernah tahu. Semua sudah di gariskan oleh Allah. Apa kamu masih marah sama mami dan papi kamu?” tanya tante Amber.
__ADS_1
“Enggak, bukan marah. Tapi Shiena kecewa tante. Kenapa mereka saling mencintai sampai tega meninggalkan ku seorang diri. Mereka jahat Tante, hiks hiks hiks.”
Tante Amber hanya tersenyum tipis melihat Shiena yang lagi lagi terisak ketika membahas soal orang tuanya. Tante Amber memeluk Shiena dengan cukup erat, berusaha untuk menenangkan keponakan nya.
“Kamu sendiri bagaimana? Seperti apa suami kamu?” Tanya tante Amber mengalihkan pembicaraan.
“Jangan tanya soal suami dia Mah, karena mama akan menyesal kalau sudah mengenal nya,” celetuk Gerald yang baru saja datang dan langsung ikut bergabung di sofa.
Shiena langsung melemparkan bantal sofa kearah Gerald, sehingga membuat teh yang sedang dia bawa hampir saja tumpah.
“Shienaaaa!” seru Gerald menggeram.
__ADS_1
“Suami Shiena baik kok, Tante. Ganteng juga, bahkan lebih ganteng daripada anak tante, wle,” ucap Shiena menjulurkan lidah nya untuk meledek Gerald.
“Hah percuma ganteng kalau kasar!” balas Gerald berdecak..
"Percuma juga ganteng kalau JOMBLO!" kata Shiena membuat Gerald langsung mendengus kesal.
“Sok tau banget, kamu.” Cetus Shiena dengan kesal, “Enggak kok Tante. Clayton baik sama Shiena, mungkin memnag awal pertemuan kami tidak semulus jalan tol. Namun, semakin kesini, dia semakin baik memperlakukan Shiena. Apalagi ketika Shiena hamil,” ucap Shiena sedikit berbohong.
Shiena terpaksa berbohong, karena dia tidak mau suaminya terlihat buruk di depan orang luar. Walaupun ia tahu bahwa Gerald sedikit banyak sudah mengetahui nya, namun Shiena percaya bahwa Gerald tidak akan se ember itu. Lagi pula, ia juga tidak ingin membuat tante Amber sedih bila tahu kehidupan nya selama ini bagaimana.
“Alhamdulilah, syukurlah kalau begitu. Tante ikut lega dengar nya. Maaf yah, seharusnya tante menemukan kalian sejak dulu. Andai saja kita bertemu lebih awal, mungkin—“
__ADS_1
“Tante jangan bicara seperti itu.Itu sudah menjadi pilihan Mami sendiri. Mami tidak bisa hidup tanpa Papi, jadi biarkan saja,” kata Shiena kembali kesal dan berdecak ketika mengingat bagaimana mami nya yang memilih bunuh diri menyusul suami nya daripada bertahan hidup susah dengan anak nya.