Penjara Hati Sang Mafia

Penjara Hati Sang Mafia
Kenzo


__ADS_3

...~Happy Reading~...


“Jangan heran ya Shiena. Dulu kisah kami begitu rumit, jadi ya kalau bertemu dan berkumpul suka rusuh!” kata naura tersenyum tak enak hati kepada Shiena yang nampak kebingungan dengan celotehan gak jelas darinya dan para sahabat nya.


“Heh, yang rusuh elo sama laki lo tuh kang rusuh!” saut Jesika dan langsung melemparkan tisu kepada Naura.


Kang rusuh!


Shiena kembali mengingat nama itu, seolah pernah ia dengar dan tidak asing baginya. Setelah ia mencoba mengingat, ia baru tersadar bahwa kemarin suaminya mengatakan bahwa dirinya tidak kalah tampan dari yang namanya kang rusuh.


‘Itu berarti, kang rusuh itu suami Naura?’ gumam Shiena dalam hati.


“Kang rusuh siapa?” tanya Shiena berpura pura.


“Nih ya Shiena, kamu mau denger gak. Julukan lucu dari mereka dulu?” kata Jesika begitu bersemangat, ia langsung menatap ke arah Shiena.


“Jadi, dulu itu pas SMA kami punya genk gitu. Namanya perkumpulan tukang,” saut Naura seraya memakan cake di piring nya.


“Iya deh kami, lo doang!” cetus Susan mendengus, “Dia primadona ceritanya Shie. Dan, tapi kamu jangan baper ya Shie,” imbuh nya.

__ADS_1


“Hahaha, kenapa aku harus baper? Kayaknya seru deh cerita kalian. Aku mau denger dong,” ucap Shiena malah menatap antusias.


“Jadi, dulu tuh perkumpulan tukang ada empat member,” kata Susan hendak menjelaskan.


“Member, udah berasa kaya boyband aja gue!” cetus Naura, lalu ia beranjak dari tempat duduk nya, karena di panggil oleh anak nya, “Eh gue pergi bentar, kayaknya si Raka nyariin!”


“Nah lanjut yah, perkumpulan tukang itu salah satunya suami Naura, kang Rusuh. Kang Baper namanya Hary itu cowok gue. Dan kang Kulkas,” ucap Susan menjelaskan, “Nah, kang kulkas ini yang paling legend!”


“Kenapa dia legend? Memangnya ganteng banget?” tanya Shiena tidak mengerti.


“Hemm, kalau menurut anak anak di sekolah sih ganteng. Tapi dia dingin banget, bahkan yah kaya kulkas enam belas pintu, gimana sih. Kalau yang gak kenal ya pasti di bilang sombong. Walau kenyataan nya memang iya,” kata Susan terkekeh.


“Tunggu dulu Ar, biar Shiena juga tahu masa kelam suami nya,” kata Susan lagi dengan menahan tawa nya.


“Suami ku? Clayton?" Shiena semakin mengerutkan dahinya ketika nama sang suami di sebut.


“Memang nya suami kamu ada berapa Shie?” tanya Susan dan di balas cengiran oleh Shiena.


“Kang kulkas, itu ya suami kamu Shie.”

__ADS_1


"Tunggu dulu, kang Kulkas Clayton. Kang rusuh suami Naura, berarti yang di maksud Clayton kemarin itu—“ gumam Shiena lalu terdiam.


'Apakah cinta pertama Clayton, adalah Naura?' gumam nya dalam hati.


“Memang nya Clayton bilang apa?” tanya Susan penasaran.


Shiena pun akhirnya menceritakan kejadian semalam yang dimana dirinya menanyakan cinta pertama Clayton yang ternyata sudah di kalahkan oleh kang rusuh. Mendengar hal itu, tentu saja Susan dan Jesika langsung tertawa terbahak bahak.


“Serius Shie? Baru kali ini aku denger Clayton merasa kalah saing sama kang rusuh!” ucap Susan masih dengan tawa nya, “Oh ya, kamu tadi sudah ketemu sama Kenzo kan? Menurut kamu sendiri gimana?’


“Kenzo? Yang tadi sama Naura bukan?” tanya Shiena yang langsung di balas anggukan kepala oleh susan, “Dia ganteng juga kok, tapi—“


Eeheemmm!


Shiena langsung menghentikan pembicaraan nya ketiak mendengar suara deheman dari seseorang yang ternyata sudah berdiri di depan nya dengan raut wajah yang sulit ia artikan.


“Bahkan istri mu mengakui ketampanan ku,” bisik Kenzo dengan senyum kemenangan tepat di telinga sahabat nya, membuat sang empunya langsung mendengus dan menatap tajam pada kenzo.


...~To be continue ......

__ADS_1


__ADS_2