Penjara Hati Sang Mafia

Penjara Hati Sang Mafia
Welcome baby


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Oeekkkk


Oeekkk


Suara tangis bayi begitu menggema di ruang persalinan Shiena. Rasa sakit yang sejak tadi di rasakan nya, kini seolah hilang ketika sudah mendengar suara tangisan seorang bayi. Shiena tak henti hentinya mengucap rasa syukur atas kelahiran anak pertama nya dengan selamat.


“Selamat ya, putri kalian sangat cantik, dan sempurna. Tidak ada kekurangan satu apapun, dia sangat sehat,” ucap dokter Widhi tersenyum lalu memberikan baby yang berjenis kelamin perempuan itu kepada Shiena agar langsung bisa di susui.


“Bukankah waktu itu dokter bilang anak saya cowok?” tanya Clayton langsung mengerutkan dahi nya.


“Hemm, maaf. Hal seperti ini sering terjadi, dan saya sangat menyesali nya. Kemungkinan, yang kemarin kita lihat sebagai tiang bendera, ternyata hanya tali pusat baby nya. Sekali lagi maaf,” ujar dokter Widhi menyesal karena salah mendiagnosa.


“Apa kamu tidak menyukai bila anak kita perempuan?” tanya Shiena langsung menatap ke arah Clayton dengan wajah sedih.


Sebenarnya, Shiena sudah memiliki firasat bahwa anak nya akan lahir perempuan. Entah mengapa, sejak awal kehamilan, Shiena sudah memiliki firasat itu. Namun, ketika USG dan dokter mengatakan bahwa anak nya laki- laki, Shiena pun berusaha untuk menelan kekecewaan nya. Dan kini, ketika anak nya lahir ternyata benar perempuan, malah Clayton yang terlihat begitu kecewa.

__ADS_1


“Bukan begitu Sayang,” jawab Clayton yang langsung menggenggam tangan Shiena, “Apapun mereka, laki laki atau perempuan. Dia tetap anak ku, bagaimana bisa aku tidak menyukai nya,” imbuh nya tersenyum.


“Lihatnya, dia begitu cantik seperti mu, sangat menggemaskan, bagaimana bisa aku tidak menyukai nya hem?” ujar Clayton yang seketika membuat senyum Shiena kembali terbit, “terimakasih, cup!”


“Clay ... “ panggil Shiena begitu lirih, tangan nya ia gunakan untuk memegang sang bayi, namun tangan satu nya lagi ia ulurkan untuk mengusap wajah suami nya.


Oeekkk


Oekkk


Oeeekkk


Clayton sudah tidak perduli lagi dengan keberadaan dokter dan juga suster yang masih mengurus Shiena dan bayi nya. Yang ada di hatinya, kini ia merasa sangat bahagia.


“Terimakasih juga karena kamu sudah mencintai ku,” balas Shiena juga tersenyum bahagia.


Kini pandangan mata keduanya menatap pada sosok putri kecil yang masih berada di dada Shiena. Melihat bagaimana cara bayi itu menyusuu dengan sangat rakus, hingga membuat Shiena sesekali mendesis menahan perih. Clayton sangat bahagia, karena kini dirinya sudah resmi menjadi seorang ayah. Putrinya sangat cantik, dan ia merasa kini hidup nya sangat sempurna.

__ADS_1


Setelah beberapa saat, akhirnya Shiena sudah di pindahkan ke ruang perawatan. Hati Shiena semakin bahagia ketika ia melihat mertua dan keluarga nya sudah menunggu di ruang perawatan nya.


Shiena tak menyangka, akhirnya ia bisa bertemu dan melihat ayah Stive lagi. Karena terakhir kali ia mendengar dari Clayton bahwa ayah mertua nya sedang di usir oleh bunda Shiena karena kepergian Shiena dari rumah.


“Ayah ... “ gumam Shiena tersenyum dan langsung di balas senyuman oleh ayah Stive.


Ayah Stive mendekat dan memberikan kecupan singkat di kening Shiena.


“Maafkan Ayah,” ucap nya dengan mata berkaca kaca, dan Shiena pun tak kuasa ikut meneteskan air mata.


“Tidak Ayah, Shiena yang harusnya meminta maaf sama Ayah. Gara gara Shiena—“


“Sssttt, bukan salah kamu. Ayah lah yang salah,” kata ayah Stive memotong pembicaraan Shiena, “Selamat Shiena. Dan terimakasih karena sudah memberikan ku cucu yang begitu cantik dan menggemaskan,” imbuh nya dengan begitu lembut.


Ini adalah kali pertama Shiena mendapatkan perlakuan selembut itu dari ayah mertua nya. Padahal, ia biasa melihat sosok ayah Stive yang begitu kaku, dingin dan datar, namun hari ini. Seolah kebahagiaan datang bertubi tubi kepada Shiena.


...~To be continue ......

__ADS_1


...#Tenang, Mommy masih baik hati gak akan buat stok duda lagi kok 🙈🤣 Jadi jgn demo Mommy e 🙈🤣🤣🤣...


__ADS_2