Penjara Hati Sang Mafia

Penjara Hati Sang Mafia
Akhir kisah


__ADS_3

...~Happy Reading~...


“Kakak? Aunty Clau, bukan kakak!” ralat Clayton menggelengkan kepala nya menanggapi ocehan sang adik.


“Gak mau di panggil Aunty, maunya di panggil kakak saja,” kata Claudi menolak keras panggilan tersebut, “Ya kali Claudi masih sekecil ini di panggil Aunty. Gak mau!”


“Katanya udah besar, sampai minta di belikan make up segala. Kok sekarang bilang masih kecil?” goda Clayton saat mengingat beberapa hari yang lalu, Claudia pernah membisikkan kata kata padanya. Dimana Claudia meminta hadiah berupa make up bukan lagi lolipop.


“Clau, kamu mau pakai make up?” ucap bunda Ella terkejut.


“Enggak Bunda!” seru Claudia panik, “Kakak aja yang ngarang, mana ada Claudi minta make up, ngaco deh! Kakak nyebelin!” seru Claudia langsung memukul lengan sang kakak.


“Clau, ingat sayang. Kamu masih kecil, kamu fokus dengan sekolah dulu ya Nak. Nanti kalau kamu sudah lulus sekolah dasar baru kamu boleh pakai, itupun nanti bunda yang belikan.” Imbuh bunda Ella dengan tegas.


“Sumpah kakak ember banget sekarang!” cetus Claudi menatap tajam dengan penuh kemarahan pada sang kakak.

__ADS_1


“Claire, semoga nanti kamu tidak tekanan batin memiliki papi kaya papi kamu,” bisik Claudi lagi di telinga baby Claire hingga membuat semua tertawa, begitupun dengan Clayton yang semakin gemas dengan adik perempuan nya.


“Apakah ayah mau menggendong?” tanya Shiena menatap sang ayah yang sejak tadi melihat putri nya.


Ayah Stive hanya tersenyum dan menganggukkan kepala nya, dan setelah mengambil bayi dari gendongan Shiena, ayah Stive segera membawa nya untuk duduk di sofa. Claudia pun yang kesal terhadap Clayton memilih untuk pergi mengikuti sang ayah di sofa.


“Terimakasih Sayang, cup!”


Rasanya Clayton tak henti henti nya mengucapkan kata terimakasih untuk Shiena yang sudah memberikan nya seorang putri. Rasa bahagia nya kian bertambah begitupun dengan rasa cinta nya. Clayton tidak menyangka, bahwa ternyata memiliki anak bisa sebahagia ini.


Satu hal yang sama sekali tidak pernah terpikirkan oleh Clayton yakni dirinya bisa memiliki anak. Dari seseorang yang pernah ia benci, Clayton tidak menyangka bahwa pada akhirnya ia bisa secinta ini pada Shiena yang dulu sangat ia benci.


Garis takdir yang tidak pernah di pikirkan oleh Shiena. Clayton yang dulunya begitu dingin, kaku datar dan tak tersentuh. Kini menjadi sosok yang begitu hangat, perduli, perhatian dan penuh kasih sayang.


“Apa kamu bahagia?” tanya Clayton seraya mengelus lembut kepala Shiena.

__ADS_1


“Sangat bahagia,” jawab Shiena yang langsung memeluk tubuh Clayton. Kini posisi Clayton sudah ikut berbaring di atas brankar bersama Shiena. Berpelukan dalam posisi miring, tanpa memperdulikan keberadaan orang tua serta adik nya yang masih berada di ujung ruangan bersama bayi nya.


“Aku mau baju yang kemarin, untuk baby Claire,” ucap Shiena tiba tiba ia teringat akan pakaian bayi perempuan yang ia temui di mall kemarin.


“Pasti, kita akan membeli nya besok.” Jawab Clayton kembali memeluk Shiena dengan begitu erat.


“Kakak kenapa harus bermesraan disini sekarang sih. Masih ada Claudia loh!” pekik Claudia tiba tiba berkacak pinggang melihat kemesraan sang kakak dan kakak ipar.


Clayton tidak menggubris suara Claudia, justru Clayton semakin mengeratkan pelukan nya dan tersenyum menggoda kearah sanga dik. Tak hanya memeluk, bahkan kini Clayton terus menghujani istri nya dengan ciuman di kepala dan wajah hingga membuat adik nya semakin geram dan kesal.


...TAMAT!...


...Alhamdulilah, akhirnya Penjara Hati sang Mafia sudah sampai di pelabuhan terakhir....


...Terimakasih untuk semua sahabat mommy yang sudah mendukung dan menemani perjalanan kisah cinta akang kulkas dan kucing kecil Shiena....

__ADS_1


...Nantikan kisah anak anak tuyul Mommy yang lainnya di Noveltoon ya....


...I love you All, en seyu babay .... ...


__ADS_2