
...~Happy Reading~...
“Jangan pergi lagi.” Gumam Clayton langsung menahan tangan Shiena yang hendak berdiri mengambilkan nya makanan di meja.
Deg!
Tubuh Shiena langsung mematung. Berulang kali ia mengerjapkan mata nya untuk menutupi rasa gugup nya. Jantung nya sudah berdetak tidak karuan, dan hatinya sudah bergetar tak menentu. Ia masih mencerna apa yang di ucapkan oleh Clayton, namun tetap saja entah mengapa bibir nya terangkat untuk membuat sebuah lengkungan senyum.
“Aku kalah, aku akui itu. Aku kalah, aku gak bisa.” Gumam Clayton lagi, kini dirinya sudah beranjak dari posisi nya menjadi duduk menghadap ke arah Shiena. Namun, wanita itu maish berdiri membelakangi nya dan masih enggan untuk memutar badan.
“A—apa maksud kamu?” tanya Shiena dengan perasaan yang sudah tidak menentu.
“Ayo pulang,” ajak Clayton menghela nafas nya berat, “Aku kangen sama kalian,” imbuh nya, dan tanpa aba aba, Clayton langsung menarik tangan Shiena hingga membuat wanita itu hampir jatuh, namun Clayton begitu cekatan menahan tubuh itu.
Clayton memeluk Shiena dari belakang dengan posisi Shiena berdiri dan Clayton duduk di tepi tempat tidur.
“Clay!” pekik Shiena terkejut.
“Maaf,” satu kata yang terucap dari mulut Clayton. Kata yang sangat sulit dan langka untuk di keluarkan oleh Clayton. Kini, pada akhirnya terucap, meskipun Shiena sendiri tidka tahu mengapa Clayton mengatakan maaf padanya.
__ADS_1
Baru dua hari mereka tidak bertemu, namun Clayton sudah sangat merindukannya, benarkah begitu? Batin Shiena heran.
Clayton lalu memutar tubuh Shiena agar menghadap nya. Ia menggenggam jemari tangan Shiena dengan begitu lembut, ia juga mendongakkan kepala nya untuk menatap wajah cantik sang istri.
“Maaf ...” katanya lagi, namun Shiena masih terdiam, “Maaf karena aku sudah terlalu banyak membuat luka di hidup kamu. Maaf, karena aku sudah banyak menyusahkan kamu, dan maaf karena aku sudah banyak membuat mu menangis.
Shiena ... maukah kamu memaafkan ku? Maukah kamu memulai lembaran baru dengan ku? Maukah kamu menemani hari hari ku? Menua bersama ku, dan membesarkan anak anak kita sampai maut memisahkan.
Aku tidak akan banyak membuat janji untuk kamu.Tapi aku akan selalu berusaha untuk membuat mu selalu bahagia. Kamu pernah bilang, bahwa kamu iri dengan mereka, naura juga Jesika bahkan Bunda. Maka izinkan aku membahagiakan kamu, menjadikan kamu wanita paling bahagia dan membuat mereka semua iri pada mu. We wake up dreams together?”
Seketika air mata Shiena luruh membasahi pipi nya. Ia tidak menyangka bahwa dirinya bisa mendengar kata kata yang begitu indah dari mulut Clayton. Dan juga, ini adalah kata terbanyak yang Clayton ucapkan selama ia mengenal nya.
“Hiks hiks hiks.”
“Maafkan aku, maaf .... Aku tidak akan memaksa kamu. Kalau kamu tidak mau—“ ucap Clayton namun segera di hentikan oleh Shiena.
“Kamu akan menyerah?” tanya Shiena tak percaya, ia langsung melepaskan pelukan Clayton dan menatap laki laki itu dengan intens.
“Tentu saja tidak!” jawab Clayton menghela nafas nya berat, “Aku memang tidak akan memaksa kamu, tapi aku akan menunggu kamu. Menunggu sampai kamu siap menjadi milik ku seutuh nya! Tapi aku juga akan pastikan bahwa kamu tidak akan bisa menolak ku!”
__ADS_1
“Kamu ini sedang merayu apa mengancam!” kata Shiena dengan cemberut kesal.
“Dua dua nya. Karena aku tidak suka penolakan,” jawab Clayton dengan cepat, lalu ia kembali memeluk Shiena. Sementara wanita itu hanya mampu menahan senyum nya di dalam dekapan sang suami.
.
.
.
.
...Di larang Laper!! ...
...eh baper maksudnya.. ...
...jangan senyum senyum sendiri woy, nanti di kira anu... ...
...#Kaborrrr ...
__ADS_1