Penjara Hati Sang Mafia

Penjara Hati Sang Mafia
Mengantuk


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Hari ini adalah hari pertama di mulainya misi pacaran antara Clayton dan Shiena. Pagi pagi tadi, tepat pukul jam empat pagi, Shiena sudah mengusir Clayton agar segera pulang. Dan kini, tepat ketika Clayton akan berangkat ke kantor, Shiena menyuruh nya untuk datang dan sarapan bersama. Mau tak mau, Clayton tidak bisa menolak. Jadilah, ia hanya tidur selama dua jam saja.


“Kenapa wajah kamu lesu begitu sih? Kamu gak suka ya?” tanya Shiena dengan nada sendu dan wajah cemberut.


“Bukan begitu, Sayang. Aku ngantuk,” rengek Clayton langsung menyandarkan kepala nya di bahu Shiena.


“Memangnya tadi kamu gak tidur?” tanya Shiena seraya mengerutkan dahi.


“Hanya dua jam, Sayang. Kamu menyuruhku pagi pagi kesini, mana di usir pula,” keluh Clayton menghela nafas nya berat.


“Kenapa malah jadi nyalahin aku sih! Kan kamu yang salah, semalam aku sudah bilang, Istirahat tapi kamu gak mau. Malah ngajak main terus! Giliran waktunya pulang gak mau! Ih kamu ngeselin!”


Shiena pun langsung menepis kepala Clayton dan menggeser tempat duduknya.


“Iya iya iya, aku yang salah. Maaf ya,” ujar Clayton mengalah, membuat Shiena menahan tawa nya setengah mati.


Sangat jarang bukan, melihat seorang Clayton mengalah dan meminta maaf, padahal dia tidak salah. Batin Shiena ingin tertawa.

__ADS_1


“Ya sudah, kamu kerja lagi sana.” Usir Shiena kedua kalinya, membuat Clayton langsung menatap wanita itu dengan wajah datar nya.


“Sayang, kerjaan kamu pasti banyak. Dan juga, nanti sore jangan lupa. Kamu harus jemput aku lagi, masih ingat kan, undangan pernikahan Edward?” kata Shiena mengingatkan, seketika itu juga Clayton baru tersadar, bahwa beberapa hari yang lalu ia mendapatkan sebuah kartu undangan pernikahan.


Bukan dari Edward, melainkan dari Kenzo. Karena Faiz adalah sepupu nya, bahkan Kenzo tidak tahu bahwa ternyata Edward adalah tangan kiri Clayton.


( Ya kan, tangan kiri, karena tangan kanan nya adalah Davis. )


“Ya ya ya, aku kerja dulu. Nanti sore aku jemput jam tiga.” Ujar Clayton lalu ia segera beranjak dari posisi nya. Clayton tidak langsung berdiri, melainkan, ia duduk bersimpuh di depan perut istrinya, mengusap nya dan mencium nya dengan begitu lembut.


‘Halo Sayang. Jangan nakal ya, papa kerja dulu, kamu yang anteng di sana, nanti malem kita main lagi, papa jengukin kamu lagi, nanti,’ bisik Clayton yang di akhiri kecupan di perut Shiena.


Dug!


“Apa sih, Sayang,” goda Clayton tersenyum lebar pada Shiena.


“Sore kita ketemu ya, gak ada malem! Karena kita masih LDR! Ingat itu,” kata Shiena mengingatkan.


‘”Kenapa harus di ingetin sih! Kamu ini matahin semangat aku buat kerja tau gak!” Clayton menghela nafas nya dengan berat, dengan wajah yang di buat sekesal mungkin.

__ADS_1


“Terserah! Udah sana pergi!” usir Shiena dan langsung mendorong tubuh Clayton agar segera bangkit dan berdiri.


“Tunggu!” seru Shiena ketika melihat Clayton hendak pergi.


“Apa lagi, Sayang?” kata Clayton kembali menatap Shiena.


“Bantuin berdiri!” ucap Shiena manja sambil merentangkan kedua tangan nya ke atas, hingga membuat Clayton seketika langsung tersenyum lebar.


Dengan perlahan dan penuh perhatian, Clayton membantu Shiena untuk berdiri. Lalu keduanya berjalan bersama menuju halaman depan untuk mengantarkan Clayton yang hendak berangkat bekerja.


“Hati hati kerja nya ya Pa, jangan nakal nakal, matanya di jaga.” Kata Shiena yang masih menyandarkan kepala di bahu Clayton.


“Aku berangkat dulu, Cup.” Setelah mengecup kening Shiena, Clayton pun akhirnya benar benar pergi meninggalkan kediaman Gerald.


“Shiena, mendingan kamu balik aja deh! Daripada kamu disini cuma buat menodai penglihatan ku aja!” keluh Gerald tiba tiba muncul dari belakang Shiena.


“Makanya jangan kelamaan nganggur! Cari cewek, jangan duit mulu di pikirin!” kata Shiena meledek sepupu nya.


“Nyesel aku jemput kamu nyuruh tinggal disini!”

__ADS_1


“Bodo amat!” saut Shiena lalu dia segera berjalan ke dalam meninggalkan Gerald yang tengah mendengus kesal.


...~To be continue .......


__ADS_2