Perjalanan Berduri

Perjalanan Berduri
Yana lambat pulang


__ADS_3

Malam makin larut, angin begitu terasa malam ini, rasa dingin begitu menusuk ke tulang belulang tubuh, bintang-bintang di langit pun banyak bertebaran di mana-mana, ini menandakan besok akan panas sepanjang hari. Yana dan Abah masih juga belum sampai lagi, Mak Yana sudah dari tadi mondar-mandir tidak keruan di dalam rumah Yana yang hanya berukuran sepetak, Azham dan Adik Hafiz sudah terbuai di alam mimpi, dari sore anak-anak sudah menunggu kepulangan Atok dan Umi mereka pulang, akibat kelelahan menunggu mereka sampai tertidur di ruang tamu yang hanya beralaskan tikar plastik.


"Belum pulang lagi mereka kak?" tanya Tante Yana yang sengaja datang menjenguk keadaan kakak nya, Tante yana juga ikut merasa kuatir dengan keadaan Yana dan Abah yang belum pulang lagi, mereka berangkat sejak subuh tadi, sekarang sudah tengah malam, mereka masih juga belum pulang.


" Belum...mungkin mereka masih di jalan ini, sebentar lagi juga mereka akan pulang, kita tunggu aja dulu!" sahut Mak Yana yang duduk di teras rumah, mata nya tidak terlepas dari menghadap ke arah jalan, berharap ada yang masuk ke lorong rumahnya.


Mereka asyik berbual kosong ke satu topik ke topik yang lainnya, suasana di teras rumah terasa begitu dingin dan sepi, rumah sekelilingnya juga sudah mematikan lampu di dalam rumah mereka masing-masing, Tante Yana langsung meminta izin pamit pulang dulu, keadaan yang sunyi dan sepi membuat bulu kuduk berdiri, bergegas mereka berhamburan pergi ke arah masingmasing, Mak Yana tidak tahu malam yang semakin larut hingga tidak terasa malam semakin sepi, Tante Yana pun meminta izin pamit sudah pun hilang dari pandangan mata, Mak Yana juga masuk ke rumah, kini ruang tamu menjadi tempat rebahannya untuk sementara, hati Mak Yana jadi ngak enak hati, dia semakin tidak bisa tidur sebelum anak dan suami nya pulang.


Brummmmm....


"Alhamdulillah... akhir nya kalian sampai juga!" ucapnya sendiri di kala terdengar suara motor yang tidak asing di pendengarannya sudah masuk ke perkarangan rumahnya.


Bergegas Mak Yana menuju ke pintu rumah yang sudah di kunci sebelumnya, hatinya lega melihat orang-orang yang di tunggu-tunggu kan sudah pulang, terlihat Abah dan anaknya Yana tersebut sedang turun dari motor yang membawa mereka.


" Kok lambat sekali pulangnya Abah, macet ya di jalan?" tanya Mak Yana yang sudah tidak sabaran mendengar kabar dari Abah, sesudah Abah duduk di kursi yang ada di teras rumah, Abah pun mulai membuka ceritanya.


" Mak pikir kita tinggal di Jakarta apa sampai macet segala?" canda Abah meredakan suasana malam yang sepi.

__ADS_1


Yana ngak ikut gabung dengan orang tua nya, Yana beralih ingin melihat keadaan anaknya lebih dulu, sudah seharian tidak bertemu dengan anak-anak nya, Yana rindu akan anak-anak nya, suasana dalam rumah sudah hening, anak-anak sudah berada di alam mimpi, Yana terus pergi ke pintu kamar anak nya yang di buka, Yana tidak membenarkan anak nya menutup pintu kamar, jika terjadi sesuatu pada mereka Yana tidak tahu.


"Ngak jumpa kalian sehari seperti seribu tahun lama nya nak." ucap Yana sambil terus mengusap pundak dan dan wajah anaknya satu persatu, bagi Yana di tinggal suami ngak ada apa-apa nya jika di bandingkan berpisah dengan anak-anak.


Puas memandangi wajah mereka satu persatu segera Yana bangkit berputar arah menuju ke arah luar kamar, Yana harus membersihkan diri dulu, seharian di luar bermandi keringat dan debu di sepanjang jalan menuju ke kampung halaman bang Faizal. Guyuran air di kamar mandi benar-benar membuat tubuh lelah menjadi lebih baik, Yana pun merebahkan diri di kamarnya.


Pagi menyapa dengan cerah, Azham yang bangun awal kaget melihat Umi nya sudah memasak di dapur bersama Nenek nya. Azham langsung mendekati Umi nya yang masih sibuk mengaduk kuah di dapur, sesekali Umi menoleh ke arah telor yang di goreng di dapur yang sama.


"Umi!" sergah Azham pada Umi yang sibuk dengan sendok kuah di dapur.


" Cepat kali Azham bangun hari ini? mimpi apa tadi malam sampai bisa bangun cepat?" tanya Yana pada anak nya yang masih setia berdiri di samping nya.


Mak Yana sesudah mengambil wudhu langsung ke sejadah, begitu juga dengan Abah, Yana sambil menunggu mereka sholat, berinsiatif memasak dulu untuk sarapan mereka nanti.


" Umi kemarin lama kali pulang nya, Azham capek menunggu di rumah dengan Nenek, Umi kemana sih sampai ngak pulang-pulang?" mulut Azham sudah di muncung kan sepanjang mungkin, Yana malah ketawa terkekeh-kekeh melihat tingkah anak nya.


" Sudah! cepat sholat dulu, nanti kita sarapan sama Atok dan Nenek." lanjut Yana lagi, Azham melompat kegirangan mendengar ucapan Umi nya, Azham pun berlari-lari menuju ke kamar mandi.

__ADS_1


Nasi goreng kampung dan telor dadar sudah di sedia kan di atas lantai di ruang tamu, sambil menunggu Azham bersiap Yana memandikan anak yang kecil dulu, sebentar lagi akan di hantar oleh Yana.


" Kalian sudah siap, bentar lagi biar Umi yang hantar." ucap Yana ketika mereka sedang makan, Mak dan Abah juga ikut makan sekalian.


" Anak-anak biar Abah aja yang hantar Yana, kamu siap-siap aja dulu , kamu kan harus kerja juga." ujar Abah membuat nya sedikit lega dengan bantuan Abah.


" Terima kasih banyak Abah ya?" ucap Yana dengan mata berkaca-kaca.


" Terima kasih untuk apa Yana?" tanya Abah sambil menyuap nasi goreng kampung buatan Yana tadi, anak-anak Yana makan dengan lahap, walau pun sebelum ini Yana sering bikin nasi goreng kampung, tapi tidak makan seperti hari ini.


" Nasi goreng Umi enak ya Azham?" Yana beralih bertanya pada anak nya yang duduk berdampingan dengan Abah.


" Enak banget Umi, Umi bikin gimana sih sampai enak keg gini?" tanya Azham lagi, mulut Azham selalu penuh dengan nasi, baru kali ini anak nya Yana makan selahap itu.


Acara makan selasai setalah piring masing-masing kosong tidak tersisa, Mak Yana membereskan semua piring kotor, sementara Yana bersiap-siap untuk berangkat ke tempat kerja. Badan Yana masih capek akibat perjalanan jauh kemarin, hari ini Yana sudah di harus kan masuk kerja lagi.


" Yana! hujung bulan ini kamu berhenti aja kerja di warung itu ya?"

__ADS_1


__ADS_2