
Jam menunjukkan pukul 6:30 pagi namun Kirana belum menunjukkan tanda-tanda dia sudah bangun.
"Ana,bangun.Nanti kamu lewat ke sekolah."Kata Nissa
"Iya,mummy."sahut Kirana.
"Iya-iya ayo bangun cepatan mandi."
Nissa pun keluar dari kamar Kirana..
**Sekolah**
"Untung aku sampai awal lima menit sebelum gerbangnya ditutup."Ucap Kirana dalam hati.
Brukk... Ada seseorang yang menabrak Kirana dan menyebabkan dia terduduk di lantai.
"Opss,Sorry ya aku nggak sengaja"kata lelaki yang tertabrak Kirana sambil mengutip buku-buku Kirana yang berhamburan di lantai kerana merasa bersalah atas kejadian tersebut.
"Enggak apa-apa kok."Ucap Kirana dingin tanpa mempamerkan senyumannya.Dia segera melangkah pergi menuju ke kelasnya.
"Eh,tunggu!"Kata lelaki tersebut menyebabkan Kirana memberhentikan langkahnya.
__ADS_1
"Ada apa??Kamu mau apa?Aku mau cepet nih...Aku udah telat masuk kelas.. " Kata Kirana dengan kasar.
"Err..Aku cuma mau tau nama kamu?"Soal lelaki tersebut takut-takut.
"Oh, nama aku Kirana Dewi.Nama kamu apa?Pasti kamu ini pelajar perpindahan karena aku belum pernah ngeliat kamu di sini..Iya kan.. "Kata kirana.
"Nama aku Andrie Ray.. Salam kenal ya emm.. Dewi.. Loh bisa panggil aku Ray..iya aku pelajar perpindahan dari negara A."kata Andrie.
"Kalo gitu aku pamit duluan ya.. Sampai ketemu lagi. Bye."Kata Kirana sambil melambaikan tangannya dan tersenyum mesra namun tidak bermaksud ingin menggoda Andrie.
Sementara Andrie masih lagi berdiri sambil memandang kelibat Kirana yang semakin menjauh.
"Ya Tuhan,cantik sekali dia sehingga ku ingin sekali memilikinya."kata Andrie dengan perlahan dan hampir tidak didengari oleh sesiapa pun.
"Opss.. Sorry ya teman.. aku nggak sengaja..siapa suruh buat aku terkejut..Rasain tuh"kata Andrie..
"Siapa yang kamu kata cantik tadi"soal Kenn teman Andrie..
"Aku ngak ngerti apa yang kamu bicarakan."Kata Andrie sambil melangkah ke arah kantor guru untuk menggelakkan daripada disoal oleh kedua temannya.
"Emm.. Alex kamu ada liat gak perempuan yang tertabrak oleh Ray tadi."soal Kenn.
__ADS_1
Andrie yang mendengar Kenn berbicara seperti itu langsung berhenti.
"Iya.. terus kalo aku liat dia kenapa?? "soal Alex.
"Pada pandangan pertama,aku merasakan ada sesuatu yang aneh..Mungkinkah aku udah jatuh cinta kepada dia"kata Kenn sambil menghayati kata-katanya sendiri.
"Aku juga sama sih,Ken..apakah ini nama nya cinta pandang pertama"sahut Alex sambil melirik ke arah Andrie sambil menahan tawa..
"Hei, kakian berdua jangan macem-macem ya.. Dia itu harusnya dengan aku bukan dengan salah satu dari kalian berdua."kata Andrie geram dengan gelagat kedua temannya.
Langsung tawa Alex dan Kenn pecah saat mendengar bicara Andrie.
"Kamu masuk ke jebakan kami,Ray."kata Alex sambil menahan tawanya.
"Berarti kalian berdua ngerjain aku ya.. "kata Andrie semakin geram dengan mereka berdua.
"Sudah tau pake nanya lagi.. "kata Kenn sambil tertawa..
"Ya udah, aku males layan kalian berdua.."kata Andrie sambil menuju pantas ke arah kantin sekolah.
"Woii.. Ray masa kamu merajuk..inget kamu tuh laki-laki ngak pantas merajuk.. "kata Alex masih lagi tertawa.
__ADS_1
Di suatu tempat,Kirana dari awal memerhatikan tingkah laku ketiga-tiga lelaki tersebut.Dia juga melihat bagaimana Andrie dikerjain oleh Alex dan Kenn.
"Bagaimana jika Andrie benar-benar jatuh hati padaku.. "kata Kirana menuju ke kelasnya dengan perasaan bercampur aduk.