
"Yaampun lo kira gue bocil apa? " Ucap fidira tidak habis fikir dengan menutup mulutnya menahan tawa.
"Makasih ian... Lo manis banget hari ini! " Ucap fidira seraya menerima pemberian ian.
"Kita foto yuk?!" Ajak ian, membuat fidira tambah semangat.
Cekrek
"Nanti gua upload langsung! " Semangat fidira.
"Kita kesana yuk! " Tanpa basa basi ian menarik tangan fidira menuju bianglala.
***
"Gimana suka nggak? " Tanya ian saat mereka berada di atas.
"Gue takut!! Ian" Rengek fidira menutup mata.
"Seorang fidira masak takut naik ginian? " Goda ian
"Ini pertama kali gua naik tau!! Cepet turun ahhh" Kesal fidira dengan masih menutup mata.
"Eh buka mata donkk asik tau!! Permen kapas mu abis ketiup angin ni nanti! " Jelas ian tertawa
"Oke... Hufff!! 1 - 2 - 3" Fidira membuka matanya perlahan.
"Wuuuuuuaaaaaaa!!!! " Teriak histeris fidira
"Eh tenang! Nggak usah heboh deh... Nikmati jangan takut dulu! " Ucap ian menanang kan fidira. Fidira perlahan tenang.
"Udah tenang? Sekarang lo makan permen kapas lo keburu di makan angin tu! " Ucap ian menunjuk permen kapas.
"Iya iya" Jawab fidira cemberut namun tetap memakan permen kapasnya.
"Gimana seru kan? " Tanya ian membuat fidira menggangguk pelan.
"Hah? " Tanya fidira bingung karena ian memeluk nya secara tiba tiba.
"Sorry! " Ucap ian melepas pelukannya. Namun merangkul fidira.
"Fi..! " Panggil ian menatap langit.
"Hmm? " Jawab fidira yg menikmati pemandangan yg indah dari atas.
"Gue boleh minta sesuatu gak? " Tanya ian menatap fidira.
"Boleh aja selama gue mampu dan positif! " Ucap fidira membuat ian tersenyum.
"Buka ikat rambut lo! " Ucap ian tersenyum
"Kenapa? " Tanya fidira heran
"Itu yg gue minta! " Jelas ian membuat fidira menarik tali rambut nya. Menyisir rambut nya dengan tangan.
"Gini? " Tanya fidira menatap ian.
"Cantik lo kalo gitu! " Jelas ian seraya tersenyum dan mengelus rambut fidira.
Tingkah ian yg menurut fidira terlalu manis. Membuat fidira salting.
"Eh lu lebay deh yan!! " Ucap fidira memalingkan wajah nya yg sudah memerah.
"Gue jujur lo beneran. Tpi sayang... " Ucap ian terhenti
"Kenapa? " Tanya fidira kepo
"Karena...... Lo galak! Awokawok! " Ucap ian mendapat setilan dari fidira.
"Udah ah. Pulang yukk!! " Ajak fidira beranjak dari tempat duduk nya. Ian hanya mengikuti dari belakang.
"BANGGGG!! " teriak fidira heboh.
" KAGET NENG!! ADA APA? "teriak abang bianglala tak kalah heboh.
" BERHENTI YA!! SAYA MAU TURUN! " teriak fidira
"SIAP NENG!! BENTAR YA! " teriak abang bianglala. Diangguk i oleh fidira. Ian yg hanya menyaksikan tersenyum menggeleng.
***
Di depan kos an fidira
__ADS_1
"Nggak mampir dulu yan? " Tawar fidira seraya turun dari motor ian.
"Nggak usah udah jam 10" Jawab ian
"Sok alim lo!! Wkwkwk... Oiya ni! " Ucap fidira memberi kertas undangan.
"Beneran nikah lo? " Tanya ian menggoda
"Ihhh... Lo besok ke rumah gue ya!" Pinta fidira dengan wajah memelas nya.
"Iyaa... Mungkin gue bakal dateng malem sih! " Ucap ian
"Gpp yg penting lo dateng! Nginep rumah gue aja! Gue bakal ngomong sama ibuk gue! Please!! " Ucap fidira memohon.
"Iyaaa.. Yaudah gue pulang dulu. Besok jalan jauh ke rumah lo! Sendiri lagi" Ucap ian dramatis
"Haiss lebay lo! Cepet pulang sana! " Ucap fidira kesal.
"Iyaaa.. Malah ngusir ni! " Ucap ian manyun. Fidirayg greget mencubit hidung ian.
"Aaaa!!! Iya gue pulang!! Byee. Calon bini orang jam segini baru pulang!! " Ejek ian langsung mengegas motor nya. Karena ia tau fidira mungkin akan menimpuknya.
***
Jam 06.00 am
Tok tok tok
Bunyi ketukan pintu kamar kos fidira. Dan penghuninya masih menjalan kan misi mimpinya.
Tok tok tok
Suara ketukan terdengar lagi membuat fidira terbangun. Dengan langkah malas nya fidira membuka pintu.
Ceklek
"Hmm? " Ucap fidira bersender di pintu yg masih dengan mata tertutup.
"Lama banget kamu! Cepet siap siap!! " Suruh seseorang tersebut
"Hmm? Anda siapa? D.o kyunsoo ya, ganteng banget? " Gumam fidira ngawur dengan mata tertutup.
"Tuh ngawur ngawur!! Fi...!! " Ucap seseorang tersebut dengan mecelek kan mata fidira.
"Nggak usah teriak teriak!! Udah cepet kita telat nanti!! " Ucap afkan. Fidira hanya mengangguk malas.
"Nggak di suruh masuk? " Tanya afkan
"Terserah!! " Teriak fidira yg sudah menuju kamar nya.
***
"Gass yukk!!" Ajak fidira kepada afkan yg duduk di depan komputer fidira.
"Cepet banget? Nggak ada 10mnt lo ini tadi? " Tanya afkan heran.
"Kata nya suruh cepet!! " Protes fidira
"Yaudah... Papa sama mama nyusul nanti. Kita di suruh berangkat duluan. Bawaan kamj udah semua? " Tanya afkan.
"Iyaa... " Jawab fidira malas.
Afkan berjalan menuju mobilnya sedangkan fidira mengunci kamar kos nya. Dan mengikuti afkan.
"Pak bos... Nanti berhenti di gang depan nomer 8 ya!" Pinta fidira sambil membuka jendela mobil.
"Ngapain? Itu kan gang yg nggak ditempati? " Tanya afkan
"Mau kasih undangan. Yg penting berenti aja! " Pinta fidira lembut.
*tumben ni bocah ngomong nya lembut banget* batin afkan.
Tanpa menjawab afkan melajukan mobilnya. Tidak ada percakapan antara keduanya. Afkan sibuk berkendara, sedangkan fidira melihat lihat pemandangan agar tidak mual.
Mobil afkan berhenti di gang yg cukup sepi, kumuh dan banyak sampah.
Fidira keluar dari mobil, afkan berjalan mengikuti fidira.
"Kok ikut? " Tanya fidira menoleh ke belakang.
"Nggak boleh? " Tanya balik afkan membuat fidira tersenyum kemudian kembali berjalan.
__ADS_1
*aneh tu anak lama lama* batin afkan.
Afkan mengikuti kemana fidira pergi. Sudah cukup jauh mereka berjalan. Afkan yg heran kenapa fidira datang ke tempat para pemulung tinggal. Tiba tiba..
"Kak fidira...! " Panggil seseorang dari belakang membuat fidira dan afkan menoleh.
"Hai! Sayang... " Sapa fidira menyapa sekumpulan anak jalanan.
Fidira menghampiri anak anak tersebut dan memeluknya afkan melihat dengan heran.
"Apa kabar bro? " Tanya fidira kepada anak anak
"Kita baik!" Jawab beberapa anak tersebut kompak.
"Kak fidira cari kak jojo ya? " Tanya salah satu anak
"Tau aja kamu is! Dimana mereka? " Tanya fidira
"Biasalah base camp! " Jawab bocah lain
"Kalian udah pulang kerja, apa mau berangkat? " Tanya fidira
"Mau berangkat kak!! " Teriak semua anak bersamaan.
"Kompak banget kalian!! Yaudah ini buat makan!! Di bagi bereng bareng ya! Ingat minum nya... " Ucap fidira memberi selembar uang seratus ribu rupiah.
"Air putih!! " Teriak mereka bersamaan.
Mereka pun tertawa bersama. Afkan yg sedang melihat interaksi itu seketika tersenyum.
"Yaudah kakak cari kak jojo ya! Pasti dia lagi molor! " Pamit fidira
"Makasih kakak daaa" Teriak anak anak seraya melambaikan tangan.
Fidira kembali berjalan. Tak berselang lama terdapat sebuah gudang yg membuat fidira menghentikan langkah nya. Tiba tiba
Branggg brangg brangg
Suara seng yg di ketuk fidira dengan keras.
"HEY!! GESSS BANGUN OEEE!! " Teriak fidira heboh dari luar.
"Nggak usah teriak teriak fi masih pagi lo.. Saya kaget lo! " Protes afkan
Braakkk
Fidira menendang pintu. Pintu langsung terbuka.
"HELLO EVERYBODY BANGUN YOKK!! " teriak fidira yg masuk kedalam tanpa dosa.
"Yaampun elo fi...? Pagi pagi ganggu lo! " Teriak jojo yg sedang mengumpulkan nyawa.
"Kira in preman depan ternyata preman pensiun" Teriak elma dari dalam kamar mandi
"Ada apa? Nggak biasa lo dateng sepagi ini? " Tanya rafa
"Fii gue minta kalo lo dateng.. Nggak usah nggagetin deh! " Pinta nando yg masih asik dengan selimut nya.
"sorry sorry gue cuma canda!! Gue cuma mau kasih ini! " Jelas fidira yg membuat semua teman nya langsung mendekat.
"Apa? Undangan? " Tanya nando
"Yaampun lo mau kawin fi..? " Tanya jojo heboh
"Gila gue patah hati! " Ucap rafa sok dramatis
"Awokawok" Teriak mereka bersama termasuk fidira
"Ini dateng ya!! " Ucap fidira memberi undangan.
"Sama yg itu fi? " Tanya elma membuat fidira lesu.
"Lo tau el kok gue gk di ajak!! " Kesal rafa
" Ya do'a in yg terbaik aja! " Ucap fidira tak semangat.
"Ini sama ian kan? " Tanya nando fidira menggeleng.
" Yaampun bukan? Trus siapa? " Tanya jojo, fidira menoleh kebelakang terdapa afkan yg menatap mereka sedari tadi.
"Sama ganteng nya sih! " Bisik rafa kepada nando
__ADS_1
Afkan berjalan memdekati mereka.
Hai semua dukung terus ya 😊