
"Apes banget gua! Lowbat lagi... Asemm!! Au ah bodo! " Gumam fidira kesal.
Fidira pergi berjalan jalan di sekitar hotel yg mewah itu. Fidira berjalan dengan santai nya, kadang juga bernyanyi. Beberapa orng yg melihat heran, namun fidira tidak peduli.
Tiba tiba...
Brukk
"Aduh... Sorry sorry" Ucap fidira membantu bangun seseorang yg ia tabrak.
"Fidira!! " Ucap wanita itu.
"Hm.. Ami? " Ucap fidira mengingat ingat.
"Hei... Apa kabar? " Ucap ami memeluk fidira
"Baik. Lo gimana? Lama gk ketemu! Sorry gua tabrak" Ucap fidira menepuk punggung ami.
"Gue juga baik. Gpp lah biasa, oiya duduk dulu yuk! " Ajak ami
Mereka duduk di sebuah kafe yg berada di hotel sembari memakan ice cream.
"Oiya, lo mau nikah ya? " Tanya ami antusias
"Hm... Udah kaleee! " Jawab fidira ragu
"Yaampun oiya... Nanti malem kan acaranya. " Ucap ami
"Sorry gue gak bisa nganter undangan nya cuma nitip doank! " Jelas fidira
"Gpp kale.. Sans aja. Yg penting lo undang gue. Dan ketemu di sini! Seneng banget" Ucap ami
"Hehe iya" Jawab fidira ragu.
__ADS_1
Ditengah perbincangan mereka yg asik, terdengar suara seseorang.
"Hai... " Sapa seseorang
Fidira menoleh... Sontak ami dan fidira berteriak histeris.
"DENA!!! " teriak fidira dan ami.
Sampai semua orang yg berada di cafe tersebut menoleh. Tpi fidira dan ami tidak peduli,Langsung memeluk dena.
"Yaampun apa kabar? Dena! Lo bener dena kan? " Ucap fidira nerocos
"Iya... Gue dena temen gila waktu kita smp dulu! Apa kabar lo? Masih sama kayak dulu. Malu maluin! " Ucap dena
"Awokawok" Sahut ami, mereka pun tertawa.
"Oiya gue nggak nyangka kita ketemu di sini! " Ucap fidira
"Yaelah demi lo kali gue kesini! Lo kan undang gue" Ucap dena
Mereka begitu asik berbincang. Tibatiba ada seorang laki laki datang menghampiri.
"Fi.. Kamu ternyata disini? " Tanya seorang laki laki.
"Hm.. Pak bos!! " Ucap fidira terkejut.
"Fi... Siapa? " Bisik ami
"Hm... Ini pak bos afkan... Pak bos ini ami dan dena. Temen smp fidira" Ucap fidira mengenalkan afkan.
"Hai, afkan" Sapa afkan dingin sembari mengulurkan tangan.
"Hai, dena" Ucap dena menyalami afkan tanpa berkedip memandang afkan.
__ADS_1
"Hallo, ami" Ucap ami seeprti dena yg tidak berkedip menatap afkan.
*gitu banget liatnya, perasaan gak ganteng ganteng banget* batin fidira
"Cepet! Fi" Ucap afkan, fidira hanya memgangguk.
"Hm.. Gess gue duluan ya! Ada urusan. Byee" Ucap fidira pergi dengan afkan sembari melambaikan tangan.
Dena dan ami hanya tersenyum.
"Itu bos nya fidira boleh juga sama gue" Ucap dena memandang afkan yg perlahan menghilang.
"Iyaa, gue pepet aja! " Ucap ami semangat.
***
Afkan berjalan begitu cepat, sedangkan fidira kocar kacir mengejarnya.
"Pak bos pelan pelan donk! " Teriak fidira, namun afkan tidak menjawab.
"Terserah! " Gumam fidira kesal. Akhirnya fidira berjalan santai seenaknya sendiri, tidak peduli kalau ia tersesat lagi.
Karena merasa ada yg kurang afkan menoleh kebelakang. Terlihat fidira yg berjalan bagaikan bekicot alias lemot banget.
Tanpa basa basi afkan menghapiri fidira dan menarik tangannya untuk berjalan lebih cepat.
"Apaan sih pak boss!?" Ucap fidira meronta ronta.
"Aaaaaa jangan keras keras jalan nya saya nanti jatoh lo! " Ucap fidira panik karena ia sulit menyeimbangkan dirinya.
"Makanya jalan jangan lemot! " Ucap afkan melepas tangan fidira.
"Iyaaaa" Jawab fidira kesal.
__ADS_1
Jangan lupa like vote and komen :))