
"Itu kayak baju nya afkan ya? " Tanya papa indra.
"Hehe... Iya sih" Fidira menggaruk tengkunya yg tidak gatal.
"Afkan kenapa istrimu pakek bajumu? " Tanya papa indra berganti pada afkan.
"Dia yg mau pa" Dingin afkan.
"Udah deh... Masalah baju doank! Mending kita makan... Udah laper ni" Fidira bergegas duduk memgalihkan pembicaraan.
Tidak banyak percakapan dalam makan malam, afkan memilih untuk diam dan fokus dengan makanan nya sedangkan fidira agak terganggu dengan bau pakaian yg di kenakan nya terlalu wangi.
*dasar fidira gak pernah nyium bau sewangi ini.... Makanya pusing* batin fidira menahan pusing.
"Fi... Minggu depan ikut mama yuk! " Ajak mama nanda memecah keheningan.
"Kemana ma? "
"Hm...Shopping gimana? "
"Sop-sopping? "
"Iya... Kita belanja baju atau spa gitu? " Tawar mama nanda.
"Spa? " Fidira terlihat cengo.
"Iya nak... Kalian sopping sopping aja... Nenangin pikiran" Tambah papa indra.
*perasaan pikiran gue sans sans aja* batin fidira.
"Atau kita berempat barengan aja? " Tawar mama nanda bersemangat.
"Iya boleh boleh" Jawab papa indra.
"Enggak! " Jawab kompak fidira dan afkan.
"Ups! " Bi inah tertawa kecil.
"Hm? Enggak gimana? " Tanya papa indra.
"Hm.. Mak-sudnya tu gini... Enggak... Enggak ada kerjaan minggu depan... Iya kan af? " Alasan fidira menatap afkan tajam.
"Hm"
"Yaudah minggu depan kita jalan sekitar jam 10 pagi aja ya? " Semangat mama nanda.
"Iya"
***
"Eh fi... Tiap weekend kita joging yukk?" Ajak ian bersemangat.
"Hm... "
"Mau gakk? "
"Serah deh ah"
"Okey... Setiap jam 05.00 pagi gue bakal dateng ke rumah lo oke? " Ian mencubit pipi fidira.
__ADS_1
"Iya iya" Fidira membalas cubitan ian.
"Oiya... Nanti sore ke toko gak lo? " Tanya ian
"Iya... Bantu dikit dikit... Kasian mereka keteteran" Fidira tertawa.
"Barengan ya?"
"Iya... Langsung ya pulang kerja! "
"Siap bu boss"
***
Di hari weekend pukul 04.30 pagi
Alarm fidira sudah berdering untuk ke 3 kalinya, fidira beranjak mengumpulkan nyawanya. Melakukan aktivitas hari nya yaitu melaksakan sholat subuh lalu berganti pakaian hoodie kesanyangannya dengan celana training panjang dengan rambut di ikat, siap melaksanakan olahraga paginya.
Ting
Pesan singkat masuk ke ponsel fidira.
'Udah di depan ni' pesan singkat dari ian.
'Otw' balasan fidira lalu keluar kamar.
Saat fidira keluar rumah terlihat dua pria sedang berbincang di luar gerbang rumahnya.
"Hm? I-tu ian gak sih? Sama siapa? " Gumamnya masih terpaku
"Ehh fii ayoookkk! " Suara ian membuat fidira tersentak.
"Heh?... Ee... Iya" Fidira menghampiri.
*yakaleee.... Pak bos lagi* batin fidira malas.
"Kenapa gitu banget ngliatin nya? " Sewot afkan menyadari fidira yg menatapnya kesal.
"GR" Ketus fidira
Fidira pun mulai pemanasan dengan berlari kecil, dan loncat loncat mereka pun berangkat dengan santai, dengan posisi fidira berada diantara ian dan afkan.
Di tengah tengah perjalanan
Drrttt
Ponsel fidira berdering, fidira pun menghentikan langkahnya.
"Kenapa fi? " Tanya ian ikut berhenti begitu pula dengan afkan.
"Ini tumben jojo telpon...duluan aja!" Fidira menggeser tomboll hijau pada layar ponselnya.
"Allo?... Tumben udah bangun? " Tanya fidira tertawa.
.....
"Mungkin malem deh.. "
.....
__ADS_1
"Okey... Byee.. Cepet cucimuka yee... Byee" Fidira menutup ponselnya dengan tawa.
"Kenapa? " Tanya ian
"Ini nanti malem gue mau ke toko" Jelasnya
"Ooo... Hmm.. Oiya pak afkan nanti malem ikut juga ya? " Ajak ian pada afkan
"Ngapain ngajak sih?" Ketus fidira
"Hm? Gak boleh ya?"
"Ya masutnya tu.. Pak bos kan orang sibuk pakek banget... Jadi gak usah ngajakin" Jelas fidira panjang lebar.
"Boleh... Nanti malem saya gak telalu sibuk kok... Kemana? " Afkan santai
"Kalau sibuk gak maksa" Ketus fidira
"Tpi saya gak sibuk! "
"Ya kalo gak minat"
"Husssttt!" Bentak ian
"Masih pagi lo ini... Masak berantem terus...." omel ian membuat mbuat Fidira dan afkan terdiam.
"Jadi nanti malem kalian dateng berdua...BARENGAN!" ian menekankan kata terakhir dengan tegas.
"Isssttt apaan sih yan?" fidira manyun
"Gak ada penolakan...malam ini dateng ke toko barkery kita...fidira udah tau alamatnya....jadi kalian harus dateng bareng!!" omel ian panjang lebar.
"Iyaa" fidira terpaksa menurut.
Pukul 09.45 pagi
Fidira masih bergelut dengan ponselnya di ruang tamu. Wajah fidira terlihat serius memainkan ponselnya.
Tiba tiba
Drrrttt
Layar ponsel berganti menjadi saluran telepon dengan nomor tak dikenal.
"Yaelah siapa sih ganggu aja...di jamin afk gueee...haaa" gumam nya sembari menggeser tanda hijau.
"Hallo!" teriak fidira kesal.
"Hallo sayang ini mama" ucap seseorang dari sebrang telepon.
"Whattt!!!??" pekik fidira tepok jidat.
"Aduhh!! Maaf ma...hehe ada apa ya?" tanya fidira sedikit malu.
"Hmm...iya..gak papa... Ini mama sama papa udah otw ke rumah kalian, udah siap kan?" tanya mama nanda.
*siap kemana?* batin fidira.
"Hmm...kemana ma?" tanya fidira memberanikan diri.
__ADS_1
"Kamu lupa? Kita kan janjian mau belanja bareng kan sayang"
"Ooo...i-tu.. Iya maa enggak nggak lupa kok...hehe iya iya udah siap" fidira sedikit panik.