Perjanjian Cinta

Perjanjian Cinta
29


__ADS_3

***


Tiiinnn (suara bell motor ian membangunkan tidur fidira)


"FIIII!!! " Seru ian di depan pintu kamar kos fidira.


"Haisss ni bocah" Gumam fidira sambil membuka pintu.


Ceklek


"Tumben cepet? " Tanya ian dengan senyum manis


Fidira hanya cengo melihat ian yg sangat tampan hari ini.


"Nggak usah bengong ngelihat ketampanan gua yg hakiki ini" Bangga ian sambil mengedipkan satu matanya.


"Hmm iya gue akuin hari ini lo ganteng" Jelas fidira sambil menguci pintu kos nya.


"Oke berangkat sekarang? " Tanya ian bersemangat. Lalu diangguk i oleh fidira.


****


Terlihat fidira dan ian sangat menikmati perjalanan mereka menggunakan motor sport bewarna hijau itu. Mereka terlihat seperti sepasang sejoli yg sedang melakukan kencan. Tidak jarang banyak orang yg memperhatikan mereka saat di lampu merah.


Tujuan pertama mereka adalah salah satu mall besar di jakarta. Mulai dari nonton bioskop, bermain, berbelanja baju, berbelanja novel, makan dan tidak lupa kegiatan wajib mereka berfoto bersama.


Tak terasa hari sudah menunjukkan pukul 1 siang. Mereka beristirahat di taman dekat mall.


"Aduhhh!! " Keluh fidira sambil duduk di bangku taman.


"Gimana? " Tanya ian duduk dj samping fidira.


"Capek! " Keluh fidira.


"Tpi seru kan? " Tanya ian dengan terus memandangi wajah fidira dari samping. Fidira mengangguk dengan menatap ian.


"Hmm, makasih ya! Duit lo pasti abis! " Ucap fidira seraya tertawa. Ian juga ikut tertawa seraya menggeleng.


Ian menatap fidira dengan lekat, fidira hanya cuek. Pura pura tidak tau, namu saat wajah ian mendekat pada wajahnya, fidira mulai risih. Saat wajah ian benar benar berada di samping pipinya. Fidira segera menjauhkan wajah nya.


"Lo-lo ngapain? " Tanya fidira panik


"Hmm" Jawab ian dengan tersenyum tapi tidah memindahkan wajah nya sedikitpun.


"Lo apa apaan sih? " Tanya fidira panik lalu mencubit pipi ian.


"Auuuuu" Teriak ian mengusap pipi nya.


"Lo apa apaan sih fi? " Tanya ian kesal


"Lo yg kenapa coba, deket deket wajah gua yg imut ini" Kesal fidira


"Iyaa maaf" Tawa ian seraya mengacak kecil rambut fidira.


Jam menunjukan pukul 2 siang. Pastinya fidira mulai merasa bosan.


"Pulang yukk!? " Ajak fidira menggandeng tangan afkan


"Kan gue minta nya sampek malem! " Jelas ian


"Tpi gue ngantuk ian!!! Mau mandi juga " Seru fidira


"Yaudah deh, nanti jam 7 gass lagi ya!? " Jelas ian


"Siap pak bos" Semangat fidira sambil memberi hormat pada ian.


***


Fidira langsung merebahkan tubuh nya di kasur, tanpa berlama lama fidira langsung terlelap.


Drrttt drrrttt


Ting tung ting ting tung (mungkin begitulah nada suara ponsel fidira😅)


Suara telpon berdering namun fidira tidak bergeming. Sudah 5 kali ponsel fidira berdering. Fidira mulai tegangganggu dengan bunyi ponsel nya. Ia meraih ponselnya tampa membuka mata.


"Ha-lo? " Tanya fidira malas


"LAMA BANGET NGANGKATNYA KAMU!! " Suara dari sebrang sambungan


Fidira menjauhkan ponsel dari telinga nya.

__ADS_1


"Heii!!! Fiiii!!! " Tanya seseorang di sebrang panggilan


"Hmm" Jawab fidira lesu


"Kamu kesini sekarang, saya tunggu!! "


Tuut


Fidira melempar ponselnya ke kursi.


"Haiiisss dasarrr!!! " Teriak fidira kesal.


Tanpa basa basi mandi atau pun cuci muka fidira langsung berangkat.


***


Tok tok tok


Suara fidira mengetuk pintu.


Ceklek


" Silahkan masuk mbk, udahdi tunggu! " Ajak pembatu rumah. Fidira hanya tersenyum lalu mengukuti pembantu tersebut.


"Hai, sayang udah sampek aja? Sini duduk!! Mau minum apa sayang? " Tanya mama nanda menhambut kedatangan fidira.


"Air putih aja maa" Jawab fidira tersenyum


"Beneran cuma air? " Tanya mama nanda meyakinkan. Fidira mengangguk.


Terdengar suara dari dalam ternyata afkan dan papa indra yg asik mengobrol menuju ruang tamu.


"Wahhh!!! Menantu papa udah dateng, sini sayang!! " Ucap papa indra pada fidira langsung memeluknya. Fidira hanya tersenyum lalu duduk kembali.


"Udah lama sayang? " Tanya papa indra


"Baru sampek kok pa" Jelas fidira dengan tersenyum.


"Eh mama kok minum nya cuma air sih buat menantu papa? " Tanya papa indra pada mama nanda


"Eng-gak pa, fidira yg minta kok" Jawab fidira agak terbata.


"Tuu, menantu nya sendiri yg bilang! " Jawab mama nanda sambil membawa beberapa camilan.


"Oiya ada apa pa ma? Minta fidira ke sini?" Tanya fidira agar cepat terbebas.


"Oiya ini lo.. Mama mau tanya bener cuma ini yg kamu undang di pernikahan kamu? " Tanya mama nanda menunjukan buku daftar


"Iya ma" Jawab fidira singkat


" Berapa sih ma? " Tanya papa indra sambil menyruput kopi.


"Cuma 6 orang paa" Ucap mama nanda menunjukan buku daftar.


"Hah?! Cuma 6 orang? " Kaget papa indra. Fidira hanya tersenyum cengo.


"Afkan berapa temen yg kamu undang? " Tanya papa afkan


"50 orang pa" Jawab singkat afkan


"Hah? Kalian tu kenapa sih? Ini hari pernikahan kalian lho. Papa aja udah nyiapin 1000 undangan buat kalian! " Ucap papa indra.


"Hah? Banyak banget paa!! Fidira cuma pengen pernikahan sederhana saja!! Nggak usah mewah mewah! " Jelas fidira


"Nakk, afkan ini satu satu nya anak papa jadi papa ingin yg terbaik di hari bahagianya" Jelas papa indra membuat fidira tidak bisa berucap lagi.


"Jadi sayang!! Kamu harus undang temen temen kamu minimal 100 orang! Entah temen sekolah kamu temen kerja atau siapa pun boleh kamu undang ya? " Pinta bu nanda


"Tap-i fidira nggak punya temen sebanyak itu" Keluh fidira


"Yg penting lebih lah dari ini, masa cuma ian, jojo, elma/eda, nando, rafa dan silva. Tambahin donkk! Ya? " Pinta papa indra


"Iya" Fidira menggangguk.


Jam sudah menunjukan waktu pukul 5 sore. Fidira masih berada di rumah afkan karena membicarakan tentang tema pernikahan mereka, sebenarnya fidira merasa sangat bosan tpi tidak enak menolaknya.


"Ma pa fidira pulang dulu ya? " Pamit fidira seraya berdiri


"Nginep sini aja sayang. Ya? "Pinta bu nanda


" Enggak ma fidira pulang aja! " Jawab fidira sopan

__ADS_1


" Ini mau magrib lo sayang, disini aja ya? " Pinta bu nanda


"Afkan bujuk donk calon mu! " Suruh papa indra kepada afkan


"Fi nginep aja di sini! " Suruh afkan dengan nada datar


Fidira menoleh dengan sadis.


"Nggak pak bos, ma, paa... Fidira ada urusan" Jelas fidira


"Yaudah sayang hati hati ya!? " Pinta bu nanda cemas.


***


Fidira melajukan motor nya dengan kecepatan tinggi. Jam sudah menunjukan pukul 18:00 sore.


Fidira bergegas mandi dan berganti pakaian. Sambil menunggu ian fidira membuka galeri heandphone nya berniat mengupload foto nya bersama ian. Senyum tipis terukir di wajah fidira melihat banyak nya foto bersama ian di galerinya.


Fidira mengupload foto di instagram,dengan caption "makasih buat hari ini" Dan menghastag akun ian. baru 5mnt mengunggah banyak like dan komentar yg berhamburan.


'Ciee jadian ya mbk e? '


'Serasi banget sih! '


'Yg langgeng ya'


'Couplenya bikin iri'


'Aku patah hati! :('


Begitulah beberapa komentar yg membanjiri upload an fidira hari ini.


Tiiinnn


Suara bel motor ian terdengar, fidira segera membuka pintu.


"Ayo! "Ajak ian dengan senyum manisnya


" Gass" Semangat fidira


Ian menyerahkan helm kepada fidira.


"Sama sama" Ucap tiba tiba oan membuat fidira terkejut.


"Hmm? " Fidira heran


"Tadi katanya makasih buat hari ini" Ucap ian tersenyum


"Ooo,, gass ahhh! " Ajak fidira bersemangat.


Tiba akhirnya mereka di pasar malam.


"Lo ngajak gue ke sini? " Tanya fidira heran


"Nggak suka? " Tanya ian balik


"Suka, tapi gue nggak naim permainan ya? " Pinta fidira


"Yah kenapa? rugi tau! " Seru ian


"Pokok nya gak mau, gue nanti pusing trus masuk angin. Mual mual lagi" Jelas fidira


"Yaudah kita jajan aja gimana? " Tanya ian


"Deal" Semangat fidira.


Mereka berkeliling pasar malam, mencoba jajanan ini itu, mulai dari sempol, cilok, janggung rebus hingga ice cream.


"Aduhhh!! Gue gendut tiba tiba ni! " Seru fidira


"Tunggu sini ya?!" Tanpa menunggu jwban dari fidira ian langsung pergi.


"Tu bocah aneh banget" Gumam fidira


Beberapa saat kemudian...


"Hai fi? " Sapa seseorang membuat fidira menoleh.


Fidira tersenyum seraya menggeleng.


"Buat lo! " Ucap ian memberi permen kapas berbentuk hati dan juga balon berwarna merah juga berbentuk hati.

__ADS_1


"Yaampun lo kira gue bocil apa? " Ucap fidira tidak habis fikir


hai gess😊dukung akh terus ya!!!


__ADS_2