Perjanjian Cinta

Perjanjian Cinta
40


__ADS_3

***


Pukul 07.00 pagi fidira baru bangun dari tidurnya.


"YAAMPUN GUE TELAT!! " teriak fidira heboh sendiri di kamarnya.


Mendengar teriakan fidira afkan tersenyum tipis sedangkan bi inah merasa heran.


Fidira bergegas pergi ke kamar mandi tanpa peduli dengan afkan dan bi inah yg berada di meja makan.


5mnt kemudian fidira keluar kamar mandi dan langsung berlari ke kamarnya.


"Non fidira kenapa ya? " Ucap bi inah heran


"Kesiangan dia bi" Ucap afkan menikmati sarapannya.


"Kok nggak di bangunin den? " Tnya bi inah


"Hmm...Gak papa" Ucap afkan singkat


Fidira keluar kamar terburu buru dengan memakai sepatunya asal.


"Non sarapan dulu"ucap bi inah


" Hah? " Ucap fidira bingung


Brukk


Fidira menabrak meja ruang tamu.


"Asem!! " Umpat fidira kesal


"Masih ngumpulin nyawa? " Ucap afkan tertawa


"Hmm" Ucap fidira pasrah


"Den istri nya kesakitan kok ketawa? " Ucap bi inah heran.


"Ya tu bi, tertawa di atas penderitaan orng lain" Ucap kesal fidira merebahkan tubuh nya di sofa.


"Sarapan dulu non! " Ucapan bi inah


"Enggak deh bi... Belum laper" Ucap fidira dengan mata terpejam.


"Non harus makan lo biar sehat! " Ucap bi inah memberi sepiring nasi dan ayam goreng.


"Iya bi makasih" Ucap fidira memakan makanannya dengan agak malas.


"Pagi ini meeting fi, jangan telat! " Ucap afkan dengan meneguk air minum.


"Hm" Lagi lagi hanya kata hm yg keluar dari mulut fidira.

__ADS_1


"Non den bibi keatas dulh mau beres beres" Pamit bi inah.


"Bi kamar aku gak usah di bersihin ya! " Ucap fidira


"Iya non" Ucap bi inah lalu pergi


"Kenapa gak di bersihin sekalian? " Tanya afkan bangkit dari kursinya


"Gak papa" Singkat fidira


"Kamu kenapa hari ini gak semangat banget? " Tanya afkan heran dengan sikap fidira hari ini karena beda dari biasanya yg nggak pernah bisa berhenti ngomong.


"Hm.." Ucap fidira pergi menuju parkiran lalu berangkat kerja.


"Tumben banget tu bocah" Gumam afkan yg masih berada di rumah.


Di kantor


Fidira baru saja memakirkan motornya, terlihat ian yg berada di ambang pintu.


"Hai fi... Tumben telat? " Tanya ian


"Gak papa" Ucap singkat fidira


"Cuek banget lo" Ucap ian menyentil kening fidira.


"Gak tau mood gue buriq banget hari ini" Jelas fidira lesu


"Gak ada sebenernya, mungkin lagi gak mood aja" Jelas fidira bingung sendiri


"Lagi pms lo ya? "Tanya ian reflek membuat fidira melotot


" Udah deh, gue ada meeting pagi. Dadakan ni! " Ucap fidira


"Dadakan banget!? " Tanya ian merangkul fidira


"Selalu... Yaudah gue ke atas dulu! Byee" Pamit fidira mendapat senyum manis dari ian.


"Lumayan dikit mood gue" Gumam fidira menuju lantai atas.


***


Meeting selesai lagi lagi perusahaan afkan berhasil mendapatkan kontrak dengan mudah.


"Ciee bu bos gercep banget dapetin job nya" Goda ian pada fidira yg baru keluar dari ruang meeting.


"Iya donk.... Fidira cewek paling pintar di kator ini" Ucap fidira sombong


"Iyee☹️..... Hmm btw lo sekarang bukan cewek tpi wanita" Ucap ian


"Hmm serah deh... Yg penting gaji gue naik" Ucap fidira mengakat tanganya ke atas.

__ADS_1


"Yess dan gue pasti dapet traktiran" Ucap ian ikut mengangkat tanganya ke atas.


Afkan yg baru keluar dari ruang meeting bingung melihat tingkah fidira dan temanya ian, yg terkesan sedikit gila.


"Kalian ngapain? " Tanya afkan membuat ian kaget dan malu sendiri. Sedangkan fidira malah menambah semangatnya dengan loncat loncat tidak jelas.


"Gak papa pak lagi seneng aja! " Ucap ian menahan malu.


" Ini kenapa ni loncat loncat gak jelas? " Tanya afkan heran.


"Yaa seneng aja sih pak bos... Kan gaji zeye naik.. Ye kan? " Ucap fidira manaik turunkan alisnya.


"Siapa yg naikin gaji kamu" Ucap afkan pergi fidira hanya melongo.


"Yahhh gak jadi naik gaji" Ledek ian berlari sebelum kena tonjok fidira,lebih baik cari aman.


"Ngajak war ni orang orang" Gumam fidira kesal.


Semua orang merasa kagum atas prestasi fidira, semua karyawan merasa senang kecuali sahila musuh fidira beberapa waktu lalu.


"Mungkin lo sekarang di puja puja tpi bentar lagi lo bakal nangis darah" Gumam sahila kesal melihat fidira mendapat ucapan selamat dari para karyawan lain.


***


Pukul 22.00 malam fidira belum pulang ke rumah.


"Kemana si tu bocah? " Ucap afkan dengan terus mencoba menghubungi fidira, namun lagi lagi hanya operator jaringan yg menjawab nya.


Beberapa saat kemudian terdengar suara motor fidira masuk ke pekarangan rumah, afkan bergegas membuka pintu.


"Hehe pak bos" Ucap fidira dengan senyum cengo nya.


"Dari mana? " Ucap afkan dingin.


"Assalamuallaikum pak bos" Ucap fidira mengalihkan perhatian.


"Waallaikumssallam" Ucap afkan singkat


"Minggir pak bos saya mau lewat! " Ucap fidira polos


"Dari mana? Jawab dulu! " Ucap afkan


"Base camp" Jawab fidira singkat


"Kok jam segini baru dateng? " Tanya afkan.


"Aduh pak bos... Di perjanjian kita kan tidak boleh ikut campur urusan orang lain kan? Jadi terserah saya donk! " Ucap santai fidira.


"Tapi kamu kan ist...... Hmm.... Tpi kan ini sudah malem banget. Saya juga ngantuk! Kapan saya bisa tidur kalo saya harus jaga pintu buat kamu pulang! " Jelas panjang lebar afkan


"Tumben ceramah pak bos? Biasa nya cuma hm... Iya... Terserah" Ejek fidira meragakan bak afkan yg dingin. Afkan yg merasa malu langsung meninggalkan fidira yg masih berada di depan pintu.

__ADS_1


"Yahh... Tu.. Tu... Kan... Malah di tinggal! Huff! " Ucap kesal fidira menutup pintu.


__ADS_2