
****
Setelah kepergian keluarga afkan fidira segera menarik tangan ian membawa nya masuk ke kamar.
"Ngapain sih narik narik?" tanya ian kesal
"Maen ps yukk gua barcelona" ajak fidira
"Gasss!!! ps berapa ni?" tanya ian sambil mengambil stik ps.
"Ps 5 donkk" ucap fidira sombong
"Wahh baru donkk?" ucap ian dan diangguk i fidira yg sedang fokus memprogram playstationnya.
"Gercep to ah!!" ucap ian kesal karena fidira lama memprogramnya.
"Sek to ahhh. Ruwet iki rek bahasa inggris ku rendah e" ucap fidira frustasi
Beberapa menit kemudian playstation berhasil di program.
"Yess bisa nih, gue barcelona. Jangan di pilih!" ancam fidira
"Gua mancester united aja" ucap ian santai.
Permainan di mulai,terlihat pertandingan begitu sengit. Sampai setiap waktu habis akan berakhir dengan score 0-0.
" akkkkhh seri terus, ngalah dikit ngapa sih yan!" teriak fidira
"Eh kebo...elo aja yg ngalah. Skil gua kan le bih tinggi" ucap ian sombong
"Kalo skil lo tinggi pasti lo bisa goll in langsun" ucap fidira seraya menggelengkan kepalanya.
Ibu tria yg sedari tadi melihat dari luar pintu kamar yg terbuka, tersenyum melihat kedekatan putri nya dengan temannya.
__ADS_1
"Banyak cowok nya temannya" gumam ibu tria
Fidira dan ian bermain sampai larut yaa sekitar jam 11 malam. Bukan cuma sepak bola tapi juga bermain tembak tembak an, balab motor mobil, dan naruto.
"Huaaaahhhh...ngantuk gua" ucap fidira sambil mengangkat tangan nya ke atas
"Udah deh...gua tidur mana ni?" tanya ian sambil menidurkan tubuh nya di kasur fidira.
"Eh eh eh jangan tidur situ itu kasur kesayangan gua" ucap fidira sambil menedang pelan ian. Lalu fidira pergi.
Beberapa saat fidira kembali dengan kasur kecil.
"Ni yann tidur sini" ucap fidira sambil menata kasur di sebelah lemari fidira.
"Lo ngasih gua di pojokan banget?" ucap ian sambil pindah kasur. Fidira tidak menjawab langsung tidur.
***
Ian dan fidira kembali ke jakarta. Mereka berbocengan naik motor fidira. Tidak banyak percakapan sepanjang pejalanan.
"Nii ya gua kasih,anggep aja kado ulang tahun lo kemarin. Maaf telat" ucap fidira memberi paper bag pada ian.
"Wahhh dapet hadiah gua. Maksih ya? Nggak mampir dulu?" tanya ian seraya mengelus pucuk kepala fidira.
"Nggak ah mau tidur gua. Ngantuk!" jelas fidira
"Dasar kebo!! Eh bentar gue juga punya sesuatu buat lo. Tunggu ya!" pinta ian segera masuk ke kos an nya.
Beberapa saat kemudian ian detang dengan membawa paperbag yg sama.
"Niii buat lo!" ucap ian memberi paperbag ke fidira.
" eh kok sama bungkus nya. Coba kita buka bareng? " ajak fidira mendapat anggukan ian.
__ADS_1
Setelah mereka membuka isi paperbag masing masing dan mengangkat isi nya.
"Lah kok sama!!" teriak mereka bersamaan
"Ya ampun sama lo kuning juga lagi" teriak fidira histeris seraya tersenyum lalu menggeleng.
"Iya kok sama? Jangan jangan kita sehati wkwkwk. Lo beli di mana?" tanya ian
" kembang shop" jawab mereka bersamaan lalu tertawa bersama.
"Kompak lagi deh" ucap fidira sambil terus tertawa.
"Sama sama kuning tulisan nya sama 'playstation' lagi" jawab ian heran
"Oke...karena kita couple jadi kalo kita keluar bareng pakek ini aja! Gimana?" ajak fidira sambil menaikan satu alisnya.
"Kerja juga? Bau donkk" jelas ian
" ya nggak juga kali, kalo kita main aja. Gimana? Mau nggak?" tanya fidira balik
"Oke, btw thanks ya buat semuanya" jelas ian seraya tersenyum dan mengelus pucuk rambut fidira.
"Gue cabut dulu ya, makasih juga buat semuanya. Byee" ucap fidira seraya tersenyum lalu pergi.
hay gess...tolong bantu
like
comment
dan vote
cerita aku.
__ADS_1
maaf belum bisa kasih yg terbaik karena ini novel pertama aku.