Perjanjian Cinta

Perjanjian Cinta
31


__ADS_3

"Hai gue afkan calon suami fidira" Ucap afkan berkenalan


"Bentar... Lo yg di hotel pesta bareng fidira itu kan? " Tanya rafa


"Iya" Jawab afkan singkat


"Wahh!!! Lo nikah sama boss lo fi? " Tanya nanda heboh. Fidira hanya mengangguk.


"Kalian bener mau nikah? " Tanya elma


"Emang kenapa? " Tanya jojo, rafa dan nando bersamaan.


"Udah diem dulu! " Pinta elma serius.


"Iya el kita bakal nikah, besok lagi" Jelas fidira tersenyum paksa.


"Tpi kalian nggak saling suka kan? " Tanya elma menekan


"Terlanjur! Emang salah gue sih, cari ide konyol kayak kemaren" Jelas fidira tersenyum


"Trus... Kalian bisa? " Tanya elma


"Nggak tau.. Kita jalan nin dulu yg ada saat ini" Jelas fidira sedangkan afkan hanya diam.


" Pesen gue... Jaga fidira bos afkan...!! " Ucap elma serius


"Lo serius amat el !! "Heran jojo


" Emang ada apa sih? " Tanya rafa


"Kayak ada yg di sembunyiin deh? " Tanya nando


" Udah udah gue cabut dulu. Nanti elma jelasin. Kalian harus dateng... Byeee!! " Jelas fidira.


"Alay lo fi! " Ucap jojo, nando dan rafa seraya memeluk fidira.


"LEPASIN!!! KALIAN BAU TAU!! " Teriak fidira


"Awokawok" Ucap mereka bersamaan seraya tertawa.


"Gue balik dulu gesss!! Byeee!! " Pamit fidira melambaikan tangan lalu keluar.


"Byee!! " Ucap teman teman fidira


***


Dalam perjalanan di sidoarjo tidak ada percakapan hanya keheningan yg terjadi.


Yaa seperti biasa karena perjalanan yg jauh fidira sudah tepar duluan. Dengan gaya yg estetik yaitu kaki yg diangkat diatas bagian depan mobil (gak tau namanya😅) dan kepala yg bersender di pintu mobil.


Afkan yg melihat hanya menggeleng pelan namun juga tersenyum.


***


Afkan memakirkan mobil nya di halaman rumah fidira. Banyak para tetangga yg kagum melihat mobil mewah datang ke rumah fidira.


Para tetangga yg membatu persiapan pernikahan mereka juga menghentikan aktivitas mereka karena ingin melihat calon suami fidira.


Fidira masih asik di alam mimpinya.


"Fi.. Fi.. Bangun udah sampek! " Ajak afkan menepuk bahu fidira.


Fidira tidak bergeming. Sampai ide jahil muncul di otak afkan.


"Aaaawwww!! " Jerit fidira kesakitan karena afkan mencubit hidungnya dengan keras.


"Asem!! Lo pak boss!! " Kesal fidira seraya melepas sabuk pengaman nya. Tpi...


"Dasarr!! Ini kanapa lagi juga?? " Kesal fidira karena tidak bisa membuka sabuk pengamannya. Tanpa basa basi afkan membatunya.


"Gini aja nggak bisa! " Gumam afkan


"Apa!? Ngomong apa tadi?!" Kesal fidira seraya keluar dari mobil. Afkan hanya mengikutinya.


"Yaampun fidira beruntung banget! "


"Calonnya ganteng banget"


"Udah ganteng, sultan lagi! "

__ADS_1


"Seganteng itu kok bisa nemplok sama fidira yg bobrok itu sih!? "


Begitulah kata kata para kerabat, tetangga dan sahabat yg berada di sana. Fidira dan afkan hanya tersenyum paksa.


"Assallammualaikum" Ucap fidira dan afkan bersamaan.


"Waallaikumssallam" Teriak heboh para tetangga bersamaan.


"Mas ganteng siapa namanya? " Ucap seorang wanita parubaya yg berada dalam gerombolan.


"Hallo, saya afkan indra! " Jawab afkan


"Namanya afkan coy!! " Seru para remaja.


"Ibukk!! " Ucap fidira memeluk ibu tria


"Udah dateng.. Ayo masuk afkan!! "


"Iya buk" Jawab afkan menyalami ibu tria


" Kalian istirahat dulu ya! Setelah itu foto! " Ucap ibu tria


"Poto apa buk? " Tanya fidira konyol


" Yg mau nikah itu...!! " Ucap bu tria membuat fidira mengangkat kedua alis nya.


"Prewedding kale!! " Sahut melati dari dalam


"Nggak usah ada itu nya kale! Udah telat" Rengek fidira


" Nggak.. Nanti sore kalian foto! "Jelas melati.


Fidira memutar bola mata malas dan masuk ke kamar. Afkan hanya mengikuti fidira.


Brukk


Fidira merebahkan tubuh nya di kasur kesayangan nya. Lekas menutup matanya.


" Kamar mandinya di mana? " Tanya afkan


"Hmm... Di sana, diatas meja! " Jawab fidira ngawur.


"Heh!! Fi... Kamar mandi di mana? " Tanya afkan menaikan suara nya.


Karena kesal afkan keluar kamar mencari keberadaan bu tria.


"Eh mas afkan ganteng cari siapa? " Tanya seorang gadis


"Maaf bu tria ada di mana? " Tanya afkan


"Mbk tria keluar. Emang kenapa? " Tanya gadis tersebut.


"Saya mau ke kamar mandi. Dimana ya? " Tanya afkan ragu


"Ooo... Ikut saya! " Ajak gadis tersebut.


***


Pukul 14.00 sore.


Afkan masih tertidur di kursi kamar fidira. Fidira masih asik di alam mimpinya.


Tok tok tok


Suara ketukan dari luar kamar fidira.


Tidak ada jawaban dari fidira.


Tok tok tok


"Fi... Fi... Bangun!! " Suara bu tria dari luar.


Fidira tidak bergeming. Jurus andalan pun di keluarkan.


Dorr dorr dorr


Suara ketukan pintu yg sangat kencang.


" FIDIRA CEPET BANGUN!!! " teriak bu tria heboh.

__ADS_1


Karena terganggu fidira pun beranjak bangun.


"Hmm" Sahut fidira mengumpulkan nyawa.


"Cepet bangun! " Teriak bu tria


"Iyaaa" Jawab fidira malas


Terlihat afkan yg juga beranjak bangun. Fidira menatap afkan begitu pula afkan menatap fidira.


Fidira dan afkan bergegas mengambil baju ganti dan menuju depan pintu.


"Saya dulu pak bos!! " Ucap fidira memegang gagang pintu


"Enggak saya dulu! " Ucap afkan


"Lady first!! " Ucap fidira


"No, no, no saya dulu! " Ucap afkan terkekeh.


"Kita suit gimana? " Tawar fidira


"Oke" Songong afkan.


"1-2-3, saya dulu" Teriak fidira


"Dasar curang! " Teriak afkan karena belum sampai mereka suit, fidira membuka pintu dan kabur terlebih dahulu.


***


Pukul 15.00 sore


Afkan dan fidira sudah berada di pemandangan alam yg menajubkan. Sudah memakai pakaian untuk prewedding.


Afkan memakai jas hitam yg formal seperti biasa, sedangkan fidira memakai longdress biru dongker berhijab.


"Pose ya mas mbk! " Suruh fotografer yg baru datang.


"Bang lele? " Tanya fidira


"Oh! Hai fi!! Yg nikah elo ternyata? " Tanya bang lele


"Hehe, lama gak ketemju bang! " Ucap fidira mengalihkan pembicaraan.


"Iya... Udah 1 tahun lo gak ke kelas! " Ucap bang lele


"Yaa... Ribet bang..biasalah anak muda. Awokawok" Ucap fidira cengengesan


"Udah udah cepet pose lah.. Udah sore. " Ucap bang lele


Fidira hanya berdiri sejajar dengan afkan. Tidak ada pose apapun.


"Yg mesra donk fi! " Teriak bang lele


Fidira malah berpose 2 jari seperti biasa.


"Yaelah. Fii!! Lo nggak bisa pose apa? " Tanya bang lele kesal


"Lah ini udah bang" Ucap fidira menunjukan 2 jari nya.


"Lo kan bisa pose yg romantis. Buat ghe nikah dulu lo yg atur. Masa lo gak bisa? " Jelas bang lele


"Gimana ni? " Tanya afkan


"Iya bang" Teriak fidira


Tanpa basa basi fidira menarik tangan afkan untuk memegang pinggang nya. Lalu fidira merangkul afkan.


"Pak bos pandang saya ya! Bayangin siapa pun yg membuat pak bos bisa menghayati! Oke!! " Jelas fidira di angguk i oleh afkan.


"Siap bang" Teriak fidira


Fidira dan afkan saling memandang. Terlihat sangat menghayati.


*kok gue deg deg an gini sih* batin afkan


"1-2-3 sipp. Ganti fi! " Teriak bang lele


Beberapa pose di lakukan fidira dan afkan.

__ADS_1


jangan lupa dukung author ya


dan tinggalin jejak :)


__ADS_2