Perjanjian Cinta

Perjanjian Cinta
59


__ADS_3

Sreeetttt


Kaca pintu mobil afkan terbuka membuat fidira kaget tidak kepalang.


"Brengsekkk" umpat fidira mengambil sesuatu di samping nya dan melempar nya kedalam mobil afkan.


"Auuu!!" suara terdengar dari dalam mobil.


*kok ada yg ngomong*batin fidira mendekat ke mobil afkan.


Breuuummm


Tiba tiba mobil afkan menyala,fidira tersentak.


"Bentar deh!...jangan jangan.." fidira menengok ke dalam kaca mobil afkan.


"Astagfirullah" fidira kaget tidak kepalang melihat sesosok pria yg sedang duduk di kemudi mobil dengan membawa dua buah obeng.


"Yaallah pak bos!!" pekik fidira "ngapain sih disitu? Kurang kerjaan banget!" omel fidira melepas helm nya.


Afkan hanya terdiam. Fidira meletakan helmnya dan langsung masuk ke dalam mobil afkan.


"Ups!! Ini punya saya bos" pelan fidira mengambil obeng yg di pegang afkan.


"Kamu pikir nggak sakit?" tanya afkan dingin sembari menancap gass mobilnya untuk berjalan.


"Hehe..moon maap bos,, namanya juga gaget" fidira meringis. "Lagian pak bos diem diem di dalem ngapain juga?" omel fidira.


"Serah deh" dingin afkan.


Fidira hanyan memandang ke luar jendela kaca mobil yg terbuka. Menikamati angin malam yg segar dan menenangkan. Melihat kendaraan yg berlalu lalang di kehidupan kota.

__ADS_1


Ditengah tengah menikmati pemandangan malam kota tiba tiba fidira teringat sesuatu. Fidira menoleh pada afkan.


"Emang ini kita mau kemana bos?" tanyanya.


"Tanpa arah" jawab dingin afkan


"Yakallee..kalo gak tau tu nanya,,bisa gak sih bos? Tak kirim di WA ya" fidira segera mengirim lokasi tempat mereka tuju.


Afkan tersenyum miring. "Kamu lupa?" tanyanya.


"Hm?" fidira masih belum konek.


"Kamu pikir hp saya udah ancur kayak gini!! Bisa di lihat!?" tanya afkan sembari memperlihatkan ponsel yg layarnya sudah remuk.


"Hehe iya aduh maap ya pak bos oke? Pakek hp saya nih" fidira memberi ponselnya.


Afkan menerima ponsel fidira dan mulai mengikuti rute yg tertera di layar ponsel tersebut.


"Masa jam segini udah tutup?" pikirnya


"Salah alamat ini pasti" ucap afkan berada di samping fidira.


"Enggak mungkin sih boss....hmm...itu keterangan nya masih buka kok" fidira menunjuk pintu masuk. "Kita masuk lah!"


"Jangan...ini udah pasti tutup, liat!! Udah gelap semua?" tolak afkan


"Udah lah kita coba dulu boss!! Ayokk..." fidira menarik lengan afkan agar mengikuti nya.


Fidira dengan beraninya membuka pintu yg ternyata tidak di kunci. Saat fidira menginjakan kakinya....


Byarrrr

__ADS_1


Lampu menyala terang bebarengan dengan suara terikan banyak orang.


"SUPRAISE!!!"


"Tiup lilin nya, tiup lilinnya,tiup lilinya sekarang juga,sekarang juga sekarang juga" nyanyian bergemuruh di dalam kafe.


Fidira bersiap meniup lilinnya...tapi...


"Eittss!!" halang ian menahan kepala fidira.


"Hm?" tanya semua orang memandang ian.


"Make wish dulu donk" seru ian.


"Kelupaan" sahut jojo


Fidira pin segera memejamkan matanya beberapa saat dan lilin pun mati karena ditiupnya.


"Selamat ulang tahun fidira". Teriak heboh teman teman fidira.


"Aaa... Sweett" Teriak fidira heboh memeluk semua temannya begitupun dengan teman temannya yg menyambut hangat.


Afkan menyinggung senyuman menyaksikan momen berharga para sahabat yg saling menyayangi.


"Udah gak usah baper... Mending kita foto dulu!! " Rafa semangat.


"Gasss! " Teriak semuanya kecuali afkan yg hanya memilih diam.


"Ayo pak bos! " Fidira seenaknya menarik tangan afkan agar mengikutinya.


thank you

__ADS_1


__ADS_2