Perjanjian Cinta

Perjanjian Cinta
42


__ADS_3

"Fii...!!! " Teriak afkan dari balik pintu.


Masih tidak ada jawaban......akhirnya afkan memutuskan untuk masuk, karena ia tau bahwa fidira tidak pernah mengunci kamarnya.


Creekkk


Suara pintu kamar fidira terbuka.


"Kebiasaan! " Ucap afkan menghela nafas Dalam,karena melihat fidira yg tengah tertidur di lantai dengan kertas yg berserakan.


Afkan mendekat dan berjongkok di hadapan fidira. Afkan melihat sekeliling fidira banyaknya kertas yg berserakan.


Sampai pandangan afkan tertuju pada suatu kertas yg berada di belakang fidira.


Afkan mengambil dan melihat gambar tersebut, ter gambar 2 bunga mawar yg berbeda, mawar yg pertama tergambar utuh nan cantik sedangkan yg kedua tergambar mawar yg sudah rontok kelopaknya.


Dan terdapat tulisan di bawah gambar mawar tersebut.


Kalimat di bawah mawar utuh:


"suasana hati saat cinta itu datang."


Kalimat di bawah gamabar mawar yg rontok:


" suasana hati saat cinta itu pergi."


"Buatlah kenangan indah sebelum semua itu lenyap" By fidira seftiana


"Tetaplah tersenyum sayang, I love you❤"


Entah mengapa Kata kata yg tertulis dalam gambaran tersebut membuat afkan merasa tertusuk, entah apa yg mengganggu pikiran nya sampai tidak terasa afkan meneteskan air mata.


Merasa ada yg membasahinya fidira dengan perlahan membuka matanya. Terlihat seorang laki laki yg berjongkok di hadapannya.


Melihat itu fidira langsung terbangun, afkan yg melihat fidira terbangun dengan cepat menghapus air matanya.


"Hm... Pak bos ngapain? " Tanya fidira mengucek matanya.


"Em... Ka-mu... Ehh... Cepet siap siap jadi ikut ke rumah papa nggak? " Ucap afkan yg berusaha bersikap biasa.


"Oiya.. Maaf pak bos saya ketiduran! Hmm... Tunggu dulu ya! Saya mau siap siap dulu! " Jelas fidira bangkit dan keluar kamar.


Fidira keluar kamar meninggalkan afkan sendiri di kamarnya. Sedangkan afkan hanya menatap kepergian fidira.


5mnt kemudian fidira sudah selesai mandi, alangkah terkejutnya fidira saat mendapati afkan yg tengah duduk merenung di pinggir kasurnya.


"Hmm... Pak bos belum keluar? " Tanya fidira membuat afkan tersentak.


"Hmm... Saya tunggu di luar! " Ucap afkan bangkit dan keluar kamar.


"Aneh! " Gumam fidira.


5mnt kemudian fidira keluar kamar, dengan memakai hoodie kuning, jeans hitam, sepatu tiga garis putih dan rambut yg di ikat seperti biasa membuat penampilan fidira terlihat sangat keren.


"Udah? " Tanya afkan yg duduk di sofa


"Siap" Ucap semangat fidira


"Bi.. Kami pergi dulu.. Mungkin pulang malem, kalo bibi mau pulang sekarang gak papa mau disini jaga rumah juga boleh" Jelas afkan bangkit dari duduknya.


"Bibi jaga rumah aja den, banyak yg belum di beresin! " Jelas bi inah


"Yaudah, kami pergi dulu! " Ucap afkan keluar rumah.


"Assalammuallaikum bi.... Daaaa" Ucap ceria fidira melambaikan tangan.


Di garasi


Afkan sudah berada di tempat duduk kemudi. Fidira datang dan masuk di tempat duduk belakang dengan nyamannya tanpa dosa.


"Ngapain duduk di situ? " Tanya afkan melihat fidira dari kaca spion tengah.


"Gak papa pengen aja" Jawab fidira tanpa dosa

__ADS_1


"Pindah! " Ucap dingin afkan


"Tap-" Ucap fidira yg terpotong oleh afkan.


"Pindah!! Kalo enggak AC nya saya nyalain" Ucap afkan menoleh pada fidira.


"Ngancem terosss! " Ketus fidira keluar mobil dan masuk ke tempat duduk depan. Afkan hanya menggeleng melihat sikap fidira.


Di perjalanan tidak ada perbincangan hanya keheningan yg terjadi.


Kreukkk kreukk


Suara lirih terdengar di dalam mobil, fidira mulai memegangi perutnya.


Kreuukkkk kreukk


Suara kembali terdengar.


"Haiisss! " Ucap fidira kesal memukul perutnya.


"Jangan di pukul, sakit lo! " Ucap afkan melirik sekilas fidira.


"Hmm" Ucap fidira menyenderkan kepalanya di kursi mulai memejamkan matanya.


Mobil afkan berhenti membuat fidira terbangun.


"Kok berhenti? " Tanya fidira bingung


"Turun aja! " Ucap afkan dingin keluar mobil


Fidira hanya mengikuti afkan dari belakang, seketika senyum mengembang terukir di wajah fidira ketika melihat afkan menuju ke sebuah restoran.


"Ahhh... Rejeki" Gumam fidira yg tampak bersemangat.


Afkan mulai memesan di depan kasir, fidira duduk di samping kasir. Beberapa saat kemudian.....


"Ayo...!! " Ucap afkan


"Lah?.. Udah? " Tanya fidira yg sedikit bingung. Afkan hanya mengangguk lalu berjalan keluar.


Di dalam mobil


"Ni.. " Afkan memberi sebungkus roti dan sebotol air minerah.


"Yaelah... Pak bos tadi cuma beli ni roti? " Tanya fidira memanyukan bibirnya dan bersedekap dada.


"Nggak mau? Yaudah" Ucap afkan mengbalikan roti ke dalam kantung kresek.


"Eee... Rezeki tu gak boleh di tolak... Yekan? " Ucap fidira tersenyum paksa dan mengambil roti yg baru masuk kantong kresek. Afkan hanya tersenyum tipis melihat tingkah fidira.


Mobil afkan kembali berjalan, dalam perjalanan fidira tidak pernah berhenti mengunyah, afkan hanya melirik sekilas.


"Kelaparan banget emangnya? " Tanya afkan sekilas menoleh pada fidira.


"Hm.. Belum makan dari tadi siang! " Jelas fidira dengan mulut yg penuh.


"Makanya jangan tidur mulu! " Ucap afkan


"Hehe.. Namanya juga ngantuk" Ucap fidira cengengesan sambil membuka botol air.


Tiba tiba


Ciiiitttttt


Mobil afkan merhenti tiba tiba membuat fidira yg sedang minum tersedak dan muncrat kemana mana.


Ukhuk.. Ukhuk..


"Kamu gak papa? " Ucap afkan menupuk punggung fidira dan memberikan tisu.


Ukhuhkkk


"Yaallah.....!!" Keluh fidira menynderkan kepalanya di kursi.

__ADS_1


"Pak bos apa apaan sih? Ngapain ngrem dadakan? Liat jadi tumpah kan! Basah semua! " Omel fidira panjang lebar sambil membersihkan bajunya yg basah.


"Iya maaf.. Liat... Depan macet dadakan juga" Jelas afkan membuat fidira menatap ke arah depan.


"Macet emang bisa dadakan ya? " Ucap fidira melirik afkan.


"Hehe.. Iya maaf tadi sedikit ngebut, eh taunya macet" Jelas afkan menggaruk garuk kepalanya yg tidak gatal.


"Untung kita slamet... Coba kalo kita di tabrak dari belakang" Ucap fidira kesal


"Hm" Ucap afkan kembali melajukan mobilnya.


"Mulai sekarang gak boleh ngebut ngebut! Okey? " Ucap fidira memberi jadi klingkingnya.


"Iya" Jawab afkan singkat.


"Janji? " Ucap fidira menatap afkan dan menggerakan jari klingkingnya.


"Gitu donk! " Ucap fidira tersenyum melihat afkan membalas jari klingkingnya. (Seperti orang janji gitu deh😁)


Beberapa saat kemudian fidira baru menyadari ada yg berbeda dari afkan hari ini.


"Yaampun? " Ucap fidira mengagetkan afkan.


"Kenapa? " Tanya afkan bingung


"Ini pak bos.. Beneran kan? " Ucap fidira mendekat ke arah afkan.


"Kamu apa apaan sih?" Tanya afkan yg sedikit salting.


"Enggak masutnya... Pak bos ganteng kalo pakek baju kayak gini" Ucap fidira bersemangat.


"Baru sadar kamu kalo saya ganteng? " Ucap afkan sombong.


"Lah... Ke PD an baru di puji gitu doank... Masutnya tu bukan ganteng... Tpi lebih keren lah dari biasanya kayak anak muda. Biasanya kayak bapak bapak" Ucap fidira tanpa dosa.


"Emang tampang saya mirip banget apa sama bapak bapak?" Tanya afkan menoleh pada fidira.


"Yaa... Gitu deh" Ucap fidira tanpa dosa


"Bapak bapak tpi kaya mah.. Banyak yg suka" Ucap afkan membanggakan diri.


"Heee... Buktinya mana kalo banyak yg suka?... Mungkin cuma pacar pak bos yg itu tu... " Ucap fidira mengingat ingat.


"Kamu aja yg gak tau! " Ketus afkan


***


"Assalammualaikum" Ucap afkan dan fidira di depan pintu rumah besar, yaitu rumah papa dan mama afkan.


Ting tung


Afkan memencet bell


Ceklek


"Hai sayang udah sampek? " Ucap bu nanda memeluk fidira dan mencium keningnya.


Sedangakan afkan langsung masuk begitu saja, fidira yg melihat nya sedikit heran.


"Ayo sayang kita masuk! Papa ada di dalam! " Jelas bu nanda di angguki oleh fidira.


Di ruang tengah


Terlihat afkan dan papa indra sedang mengobrol tentang bisnis sedangkan fidira ikut bu nanda menyiapkan camilan dan minum.


"Asik banget ngobrolnya" Ucap bu nanda membawakan camilan diikuti fidira di belakangnya.


"Eh mama... Sama menantu papa akrab dan kompak banget buat minumannya" Ucap papa indra menyruput kopi.


Fidira duduk di samping afkan.


"Oiya kalian gak mau liburan kemana gitu? " Tanya papa indra

__ADS_1


"Enggak" Jawab dingin afkan


__ADS_2