Petani Berkuasa

Petani Berkuasa
Pernikahan


__ADS_3

Dua puluh tunggangan terbang lepas landas dari bandara ibukota kerajaan Sendawar mengawal satu kereta yang diterbangkan oleh dua belas tunggangan terbang, empat di depan, empat dibelakang dan masing-masing dua disamping kiri dan kanan kereta sehingga kereta itu terbang dengan sangat stabil.


Ada Joan, Andi, ayah, ibu Joan duduk di dalam kereta itu. Mo Ying dan Mo Shan yang menjadi pengemudi kereta terbang itu, dua puluh penjaga bayangan di atas dua puluh tunggangan terbang. Mereka bersama-sama berangkat ke desa Genteng, sebelumnya mereka mampir terlebih dahulu ke kota Bohoq untuk melihat kemajuan perusahaan jasa pengawalan angkutan barang dan jasa pengiriman kargo.


Perusahaan Blue Phoenix menjadi semakin besar dan kuat, saat ini perusahaan itu dipimpin oleh Little Fox bersama Jessy. Kedua adik laki-laki Joan masih bersekolah di sekolah Pedang Terbang di ibukota, saat ini mereka sedang menghadapi ujian untuk menjadi pejabat negara di Kekaisaran Langit. Juned akhirnya menjadi salah satu menteri di kaisaran Langit, dia menikah dengan Melly sahabat Joan dan Juned yang menikah dengan Ocha adik Andi menjadi salah satu jendral besar yang menggantikan jenderal Wong Nge Dan menjadi gubernur wilayah militer di provinsi Kersik.


Desa Genteng menjadi desa yang makmur, meskipun sudah ditetapkan oleh Kaisar bahwa desa Genteng dinaikkan statusnya menjadi kabupaten dan Kersik menjadi provinsi wilayah militer tetapi penduduk di sana lebih suka menyebut diri mereka sebagai penduduk desa Genteng.


Ini mengingatkan mereka untuk tidak menjadi sombong dan mengingat asal-usul mereka dari desa yang terbelakang dan terisolir menjadi kota kabupaten bahkan menjadi jalur untuk menuju ke pelabuhan satu-satunya di Kekaisaran Langit.


Joan membangun bandara di desa Genteng dan di kerajaan Sendawar, tentu bukan digunakan untuk pesawat terbang tetapi sebagai pangkalan tunggangan terbang dan kereta terbang, membuat satu-satunya perusahaan penerbangan antar kota dan antar negara. Biaya untuk satu orang dari kerajaan Sendawar kekaisaran Langit sebesar sepuluh batu roh, meskipun mahal biaya ini masih dianggap sangat murah karena memangkas waktu perjalanan.


Dari desa Genteng ke ibukota Sendawar yang biasanya satu bulan naik kapal plus perjalanan darat sekarang dengan memakai tunggangan terbang cukup satu minggu dengan satu kali transit di kota pelabuhan Bohoq.

__ADS_1


Antar kota di seluruh kota kekaisaran Langit biayanya sama satu batu roh, demikian juga dengan penerbangan antar kota di kerajaan Sendawar. Untuk menyewa satu kereta biayanya seratus batu roh untuk penerbangan antar negara dan tiga puluh batu roh untuk penerbangan antar kota.


Penerbangan Joan dan keluarganya kali itu merupakan penerbangan perdana jadi rakyat kerajaan Sendawar sangat senang dengan hal itu, hari itu rakyat mendapatkan anugerah penggratisan biaya sekolah untuk warga yang kurang mampu di sekolah-sekolah negeri, untuk mereka yang mampu, anak-anak mereka bisa bersekolah di sekolah swasta dengan bantuan subsidi biaya sekolah.


Fasilitas yang didapatkan di semua sekolah sama, kualitas guru juga merata, yang membedakan sekolah negeri dan swasta hanya sekedar pengaruh gengsi saja. Itu di awal tahun saja ketika tahun-tahun berikutnya anak-anak Andi dan Joan bersekolah di sekolah negeri maka pamor sekolah negeri pun menjadi sama dengan sekolah swasta.


Penerbangan perdana itu mendatangkan kehebohan besar di kekaisaran Langit karena masyarakat di sana tidak pernah memiliki tunggangan terbang, Joan dan Andi menjemput Kaisar dan selir Ouyang untuk turut serta dalam penerbangan itu, sedang pasukan prajuritnya menyusul dengan tergesa-gesa dengan perjalanan darat, sepanjang jalan mereka terus melihat ke langit, takut Kaisar akan jatuh dari kereta karena Kaisar jadi heboh sendiri dan tidak bisa diam di dalam kereta, dia terus melihat ke luar jendela dan mau mengambil segenggam awan.


Di aula beladiri desa Genteng sudah berkumpul semua penduduk desa Genteng, spanduk dan baliho penyambutan sudah di pasang sepanjang jalan desa itu. Jendral Loe Som Bong sudah pulang dari pelayarannya dan mereka membawa oleh-oleh rempah-rempah dari pulau Jawa Dwipa.


Kereta dan tunggangan terbang itu mendarat aula desa Genteng dibawah tatapan kekaguman banyak orang, ketika Joan dan keluarganya turun dari kereta terbang itu, semua penduduk desa termasuk anak-anak segera mengerumuni tunggangan terbang itu, Mo Yi dan kawan-kawannya mendadak menjadi selebritis lokal.


Bapak dan ibu Joko menyambut kedatangan mereka dengan haru, sudah setahun mereka berpisah dengan Joan, mereka melihat dengan terharu karena Joan tidak melupakan mereka setelah bertemu dengan orang tua kandungnya. Adik-adik Joan menyambut kakak mereka dengan pelukan hangat, Little Fox dan Ocha juga datang untuk menyambut Kaisar dan Selir Ouyang serta tentu saja Andi!

__ADS_1


Pertemuan yang hingar bingar itu mendatangkan kebahagiaan besar bagi seluruh penduduk desa Genteng tetapi ada juga yang menyambut Joan dengan sedikit penyesalan. Itu mantan ketua organisasi pembunuh Bayangan Hitam, itu tuan muda A Sen. Dia menyesal meminta masuk ke ruang dimensi sehingga dia kehilangan kesempatan untuk memperjuangkan cintanya pada Joan.


Begitu keluar dari ruang dimensi itu, bukan hanya dia tidak dapat mengingat apapun dari ruang dimensi karena memang tujuannya untuk masuk ruang dimensi adalah untuk mengetahui cara kerja ruang dimensi yang berhasil menundukkan master Lung dan keempat tua-tua organisasi pembunuh Atap Langit selain itu rasa cinta nya juga lenyap diganti oleh rasa hormat dan penundukkan pada Joan. Hatinya agak terhibur karena Joan mengangkatnya sebagai saudara.


Pada Minggu itu juga dirayakan pernikahan Joan bersama Andi, itu membuat desa Genteng bermandikan cahaya sampai ke langit, tamu-tamu undangan datang, bukan hanya dari kota-kota dari kekaisaran Langit tetapi juga dari kota-kota di kerajaan Sendawar, pejabat-pejabat pemerintah, jenderal militer, ketua-ketua Sekte dan Klan serta siswa-siswi Sekolah Pedang Terbang.


Setelah pernikahan, Joan, Andi dan Joan beserta tuan dan nyonya Arthur kembali ke kerajaan Sendawar. Andi memilih untuk mengikuti Joan jadi dia melepaskan haknya untuk menjadi putera mahkota dan dengan itu Putera pertama yang memiliki kans lebih besar untuk menjadi putera mahkota tetapi itu juga belum tentu karena kandidat lain dari pangeran ke dua dan keempat segera menunjukkan niatnya untuk bersaing dengan pangeran pertama, tentu saja itu akan menjadi cerita yang berbeda di masa depan.


Pak Joko dan isterinya kali ini ikut untuk berkunjung ke kerajaan Sendawar, mereka akan tinggal di sana untuk berapa bulan, sementara pemerintahan di desa Genteng dipegang oleh pengurus Badan Otorita Desa Genteng, dengan lebih dari tujuh puluh persen pengurus Badan Otorita Desa Genteng adalah orang yang telah menerima cap jiwa, jadi mereka tidak akan mungkin berkhianat kepadanya.


Sementara penduduk desa Genteng kembali berkumpul di aula beladiri untuk mengantar kepergian keluarga Joan kembali ke kerajaan Sendawar, kali ini Kaisar Yu Kang Kang tidak ikut naik kereta terbang, dia memilih untuk lewat perjalanan darat karena selir Ouyang mabuk dalam penerbangan sebelumnya.


Kereta terbang bersama dengan dua puluh tunggangan terbang lepas landas dari aula beladiri di sertai dengan sorakan dari penduduk desa Genteng, sampai kereta terbang itu tidak terlihat lagi di garis pandang mata mereka, barulah dengan enggan mereka membubarkan diri....

__ADS_1


Demikianlah cerita ini berakhir, kembali mohon maaf kalau akhir cerita mungkin tidak memuaskan hati para pembaca. Terimakasih atas kebersamaan selama ini, terimakasih atas dukungan, Like, vote yang diberikan dan kalau berkenan bisa ikut kembali membaca cerita ku yang baru masuk episode ke dua malam ini


Gadis Luar biasa.


__ADS_2