Petani Berkuasa

Petani Berkuasa
Seleksi.


__ADS_3

Pengumuman tentang seleksi ini tidak pelak lagi menjadi pembicaraan dan keributan di banyak tempat, anak-anak muda yang merasa memiliki kemampuan, bahkan mereka yang sudah berumah tangga berminat untuk mengikuti seleksi ini sehingga menyebabkan banyak keributan dalam rumah tangga karena banyak isteri yang tidak rela suaminya mengikuti ekspedisi.


Pagi-pagi setelah berolahraga bersama, nyaris semua penduduk desa Genteng sudah berkumpul di aula beladiri. Lebih dari lima ribu orang yang merasa memiliki kemampuan yang mumpuni sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi.


Untuk menyingkat waktu, maka pertandingan bela diri ini tidak diadakan dalam sistem duel satu lawan satu tetapi lima ribu peserta itu langsung berhadapan, mereka boleh memilih siapapun lawan mereka, hanya seribu orang yang masih sanggup berdiri yang lulus seleksi.


Peraturannya sederhana saja, yaitu mereka hanya diijinkan untuk melumpuhkan lawan dengan menyegel meridian. Terlihat sederhana tetapi itu tidak mudah dilakukan bagi mereka yang memiliki kultivasi yang lemah karena lebih mudah untuk melukai atau membunuh daripada menotok jalan darah untuk melumpuhkan meridian seseorang.


Tidak terlalu lama tampaklah pemandangan yang aneh karena ada empat ribu orang yang berbaring dengan tidak bergerak dengan posisi yang berbeda, ada yang masih berdiri dalam posisi tangan terentang, ada yang dalam posisi sedang menendang, ada yang berjongkok, ada juga yang berbaring.


Macam-macam gaya dan posisi mereka membuat seolah-olah aula beladiri itu menjadi sebuah pameran patung-patung manusia. Seribu orang yang dinyatakan lulus sebagai pemenang dibawa menuju pantai Kersik untuk mengikuti seleksi perkelahian di air. Penjaga bayangan berseliweran untuk membebaskan mereka yang tersegel meridiannya.


Sesudah kembali bebas bukannya marah-marah, tidak tahu siapa yang memulai meledaklah tawa mereka setelah mereka melihat macam-macam gaya dari kawan-kawan mereka.


Itulah sikap hidup penduduk desa Genteng, mereka sangat rukun dan tidak suka membesar-besarkan masalah. Bukan hal yang memalukan bagi mereka untuk tersisih dari seleksi itu tetapi justru hal itu memacu mereka untuk berlatih lebih giat lagi.


Hari itu penduduk desa Genteng diliburkan dari pekerjaannya kecuali mereka yang berjaga di gerbang desa dan penjaga bayangan yang bertugas seperti biasa karena mereka tidak perlu mengikuti seleksi itu.

__ADS_1


Jadi empat ribu orang yang kalah ini dengan penduduk desa yang lain segera bersama-sama berangkat ke pantai Kersik sehingga tampaklah iring-iringan kereta dan kuda yang ketika rombongan pertama sudah tiba di pantai Kersik, rombongan yang paling belakang bahkan baru bergerak meninggalkan desa Genteng.


Ada banyak dari penduduk desa itu yang baru pertama kali datang ke pantai Kersik dan karena itu hari libur, mereka membawa seluruh keluarga untuk sekalian berdarmawisata ke pantai Kersik.


Keluarga prajurit yang tinggal di sekitar pantai Kersik memanfaatkan peluang bisnis mendadak ini, mereka segera membuka lapak-lapak untuk menyewakan tikar, tenda dan berjualan makanan juga minuman. Lumayan dapat penghasilan tambahan.


Karena banyak penduduk desa Genteng yang baru pertama kalinya datang ke pantai Kersik dan itu juga baru pertamakalinya mereka melihat kapal-kapal besar yang masih terasa asing pada pemandangan mata mereka, maka disediakan juga para pelukis cepat untuk mereka yang mau berselfi.


Di pantai dan di pelabuhan disediakan spot-spot Selfi dengan latar belakang gambar kapal atau lautan. Souvernir yang terbuat dari kerang atau bunga karang menjadi barang dagangan yang laris terjual.


.


Kali ini yang dipertanggungkan adalah ketahanan mereka untuk bertahan di dalam air laut. Dari seribu orang yang mengikuti seleksi ini hanya tiga ratus orang yang bertahan. Yang terlemah diantaranya mereka bertahan sekitar tiga puluh menit, kalau itu di sungai atau danau air tawar, bisa dipastikan mereka akan bertahan lebih lama. Di laut sangat berbeda selain air laut yang asin bisa membuat mata cepat iritasi, juga tekanan air laut lebih besar daripada air tawar.


Seleksi terakhir adalah ketahanan untuk bertahan di menghadapi gelombang besar, mereka yang tersisa berdiri di atas papan, karena pantai Kersik itu ada dalam teluk maka sebenarnya tidak ada ombak besar di sana.


Master Lung lah yang mengadakan gelombang besar itu, dia memukul permukaan laut yang tenang itu dan membuat pusaran angin dari dalam laut itu yang membuat ombak bergulung sehingga terciptalah sebuah gelombang buatan. Ini menimbulkan kekacauan yang besar bagi mereka yang berdiri di atas papan itu.

__ADS_1


Ada yang tetap bisa berdiri tegak di atas papan itu tetapi ada juga yang berbaring untuk memegang tepian papan, lebih banyak lagi yang terlempar dari papan itu jatuh ke dalam laut.


Akhirnya hanya tersisa dua ratus dua puluh lima orang yang dapat bertahan di atas papan itu, meskipun lebih dua puluh lima orang, akhirnya ke dua ratus dua puluh lima orang itu dinyatakan lulus seleksi.


Ke duaratus duapuluh lima orang ini masih akan mengikuti pelatihan untuk membuat mereka mengerti tugas dan keseharian mereka di atas kapal nanti pada waktu mereka berlayar. Mereka belajar untuk mendayung kapal bersama-sama, lima puluh orang pendayung di sisi kanan dan kiri lambung kapal. Paling depan ada petugas yang menabuh drum sesuai ritme yang sudah di tetapkan.


Mereka juga belajar untuk menaikkan dan menurunkan layar, mengikat tali temali untuk menambatkan kapal pada kapal yang lain jika terjadi badai atau menambatkan kapal ketika kapal berlabuh di pantai atau pelabuhan.


Sementara itu mereka juga menyiapkan bahan-bahan makanan yang akan dibawa dalam pelayaran itu. Sebenarnya Joan tidak memerlukan semua itu sebab dia membawa ruang dimensinya kemana saja, hanya tentu dia tidak bisa menyingkapkan rahasia ruang dimensinya sehingga semua perbekalan harus tetap dipersiapkan.


Daging-daging disiapkan dalam kontainer pendingin yang dioperasikan dengan batu roh. Air minum ditampung dalam kontainer tersendiri. Juga berapa kandang untuk ayam-ayam hidup untuk diambil telornya.


Keberangkatan mereka akan dilepas oleh Kaisar sendiri. Persiapan untuk menyambut kedatangan Kaisar dipersiapkan dengan teliti. Penduduk desa Genteng bahkan kota Krikilan meledak dalam euforia karena selama kota Krikilan bahkan juga provinsi Kubar berdiri baru kali inilah Kaisar mengunjungi mereka.


Kota-kota yang akan dilewati oleh rombongan dari kekaisaran Langit juga meledak dalam kegembiraan. Sepanjang jalan yang akan dilalui dipercantik dengan cat yang berwarna-warni juga pot-pot bunga.


Tidak perduli apakah nanti Kaisar melihat ini atau tidak. Itu tidak penting, yang penting kan anggarannya yang bisa dinikmati oleh berapa orang pejabat daerah.

__ADS_1


__ADS_2