Petani Berkuasa

Petani Berkuasa
Rencana


__ADS_3

"Kakak ke tiga dipenjara bawah tanah, lalu bagaimana nasibnya saat ini".


Tanya Little Fox pada Jendral Wong.


"Jangan kuatir, kondisi nya baik-baik saja, ibumu sudah membayar cukup banyak untuk melindungi kakakmu, lagipula banyak pengikut ibumu di istana kekaisaran".


Kata Jendral Wong lagi, kebetulan jendral Wong juga cukup dekat dengan ibu Little Fox karena ayahnya yaitu kakek dari Little Fox merupakan teman dekat jendral Wong.


"Tetapi mungkin kakakmu tidak akan dapat keluar dalam waktu dekat karena pangeran pertama merencanakan untuk membunuh kakakmu setelah kami merebut kemenangan di sini".


"Jadi bagaimana sekarang, kakak ipar, apakah kita akan pergi ke ibukota untuk membebaskan kakak ke tiga ".


Tanya Little Fox kepada Joan.


"Ya, kita akan berjalan-jalan ke ibukota tetapi kita harus merencanakan dengan cermat terlebih dahulu".


"Bagaimana menurut tuan Wong, apa yang kita akan lakukan ".


Mereka merapatkan rencana untuk membebaskan Andi, mula-mula jendral Wong harus mengirimkan berita ke ibukota bahwa penyerbuan mereka mendapatkan perlawanan yang keras bukan hanya dari penduduk desa Genteng tetapi juga dari masyarakat provinsi Kubar yang banyak bersimpati dengan Badan Otorita Desa Genteng yang selama ini dirasa ikut membantu perkembangan ekonomi masyarakat kota Krikilan dan juga provinsi Kubar dengan membuka cabang pengiriman barang dan jasa pengawalan yang menolong menghindarkan mereka dari bahaya perampokan yang selama itu sering terjadi.


Memang meskipun masyarakat provinsi Kubar tidak ikut dalam perlawanan desa Genteng terhadap prajurit kekaisaran tetapi mereka memang menolak rencana penyerangan itu dan masyarakat banyak membantu dengan menyediakan informasi tentang pergerakan pasukan yang melalui provinsi Kubar.


Dengan rencana itu diharapkan pangeran pertama akan datang ke desa Genteng karena tidak sabar untuk melihat kehancuran desa Genteng, kemudian menangkap pangeran pertama, menyanderanya dan menawarkan menukar tawanan atau dalam opsi yang ke dua, Joan akan datang ke ibukota untuk membebaskan Andi.

__ADS_1


Setelah membicarakan panjang lebar untung ruginya untuk kedua opsi itu maka diputuskan untuk mereka pergi ke ibukota untuk menyelamatkan Andi sekaligus menyelesaikan persoalan dengan Kaisar agar dapat mencabut dekrit mengenai pemberontakan desa Genteng.


Kalau menyandera pangeran pertama itu bukan pilihan yang baik dan malah akan menimbulkan masalah baru yang akan memperkuat dugaan Kaisar bahwa putera ketiganya memang berniat untuk memberontak.


Jendral Wong berserta seluruh prajuritnya tetap memasang tenda mereka di depan lembah Harau, mereka hanya bersenang-senang setiap hari. Mengisi waktu dengan mengadakan pertandingan beladiri, pertandingan gulat dan pertandingan gaplek.


Prajurit jenderal Wong pada mulanya agak heran dengan situasi itu karena sejak kembalinya para perwira mereka dari desa Genteng sepertinya mereka tidak lagi lagi berniat untuk menyerang desa Genteng malah mereka sering mengadakan kunjungan ke desa Genteng.


Setiap kunjungan pasti mereka akan membawa sekumpulan prajurit mulai para komandan resimen, komandan batalion, komandan peleton, komandan kompi sampai sejuta prajurit itu semua pernah mengunjungi desa Genteng dan sekembalinya dari desa Genteng.


Mereka seperti berubah menjadi orang lain, lebih ramah dan perduli.


Berbeda dengan jendral Loe Som Bong yang tidak pernah mengirim berita sehingga pejabat di ibukota curiga bahwa jendral Loe sudah dikalahkan dan ditawan


Jendral Wong mengatakan bahwa ada banyak aset yang berguna untuk kekaisaran Langit di dalam desa Genteng yang sangat sayang jika dihancurkan sehingga jendral Wong tidak mau menyerang secara frontal karena takut mereka akan kehilangan properti yang sangat berharga itu.


Jadi jendral Wong memilih pendekatan yang lebih lunak untuk bernegosiasi dengan Badan Otorita Desa Genteng agar mereka mau menyerah dengan sukarela tetapi Badan Otorita Desa Genteng masih belum mau menyerah jadi mereka hanya mengepung desa Genteng untuk melemahkan semangat perlawanan mereka dan memutuskan semua hubungan desa Genteng dengan daerah lain karena jalan keluar dari desa Genteng hanya ada satu melewati kota Krikilan.


Dengan asumsi itu pangeran pertama percaya bahwa tidak akan lama sebelum Badan Otorita Desa Genteng menyerah karena mereka akan kehabisan bahan makanan yang harus disuplai dari luar.


Tentu saja pangeran pertama di ibukota tidak menduga bahwa desa Genteng memiliki garis pantai yang membuat mereka sebenarnya memiliki jalan keluar untuk melarikan diri seandainya mereka ditekan oleh pasukan prajurit musuh.


Juga desa Genteng justru adalah lumbung pangan utama di provinsi Kubar.

__ADS_1


Kalau pangeran pertama tahu bahwa pasukan besar jendral Wong Nge Dan justru bersenang-senang dan menganggap tugas mereka sebagai liburan dengan dibiayai negara pasti dia akan muntah darah segar karena marah.


Jendral Wong juga sudah meninjau pelabuhan yang sedang dikerjakan oleh Badan Otorita Desa Genteng. Negara Kekaisaran Langit belum punya prajurit angkatan laut jadi sejuta prajurit itu diseleksi kembali, mereka yang memiliki kemampuan untuk berenang dan menyelam dikumpulkan menjadi satu batalyon tersendiri yang berkekuatan duapuluh ribu prajurit.


Mereka mulai berlatih untuk mengemudikan dan mengendalikan kapal layar hibrid, maksudnya adalah kapal yang digerakkan bukan hanya oleh layar dibantu kekuatan angin tetapi juga dengan tenaga manusia melalui dayung-dayung yang dipasang di sisi kanan kiri lambung kapal di dek bawah dan di dek kedua dibuat jendela-jendela untuk penembak meriam. Kapal-kapal itu didesain Joan berdasarkan pengetahuannya tentang kapal-kapal tentara Romawi kuno.


Kapal-kapal itu memiliki panjang seratus enam puluh tiga meter dan bisa mengangkut dua ribu prajurit. Prajurit yang terpilih kemudian dibuatkan barak-barak di sekitar pelabuhan.


Tentu saja hal ini belum dapat dilaporkan oleh jenderal Wong kepada Kaisar saat ini.


Jendral Wong berencana untuk kembali ke ibukota bersama, jendral Loe, Joan, Little Fox, Ocha dan beberapa penjaga bayangan.


Kalau memungkinkan mereka reka akan mencoba untuk bernegosiasi dengan Kaisar dan melaporkan jasa dari Badan Otorita Desa Genteng yang sudah membangun pelabuhan dan juga kapal-kapal yang akan berguna untuk perdagangan jalur laut ke negara lain.


Tetapi kalau semua tidak berjalan sesuai dengan rencana maka jalan kekerasan akan terpaksa dilakukan, bukan dengan kekuatan sejuta prajurit yang sudah dikuasai oleh Joan tetapi cukup oleh kelompok kecil mereka saja karena bukan persoalan besar untuk menyusup ke ibukota bahkan ke dalam istana kekaisaran.


Little Fox mengirimkan surat dengan sarana burung pembawa pesan, meminta ibunya untuk menemui mereka di kantor pusat rumah makan Selera Kita di ibukota.


Ibu Andi bermarga Ouyang, nama lengkap nya adalah Ouyang Ku.


Meskipun nyonya Ouyang merupakan selir kesayangan Kaisar tetapi dia tidak suka tinggal di istana, ayahnya adalah mantan Jenderal besar yang sangat disegani di kekaisaran Langit. Kaisar sangat menyayangi selir Ouyang dan dia tahu bahwa selirnya yang satu ini tidak suka dengan protokoler istana sehingga Kaisar membebaskannya untuk tidak tinggal di istana tetapi dia harus mengijinkan Andi untuk dididik menjadi salah satu kandidat penggantinya.


Sayangnya Andi juga mengikuti sikap ibunya, dia juga kurang suka dengan birokrasi sehingga dia sering keluar istana untuk mengurus organisasi agen rahasianya bersama ibu dan adik-adiknya.

__ADS_1


__ADS_2