Petani Berkuasa

Petani Berkuasa
Mulai pelelangan


__ADS_3

Malam itu ditakdirkan menjadi malam yang panjang karena banyak orang yang tidak bisa tidur tenggelam dalam euforia menyambut terobosan mereka.


Mo Yi datang menemui Andi dan memberikan laporan.


"Mata-mata pangeran pertama ada di sini tuan muda, tadi mereka sudah mengirimkan surat ke ibukota memberitahukan keberadaan tuan di tempat ini. Aku sudah mencegat burung pembawa pesannya dan ini pesan yang kusalin dari surat yang dibawa burung itu".


"Bacakan saja isinya".


" Pangeran pertama, tuan muda Yohan masih hidup dan tinggal di desa Genteng, minta petunjuk selanjutnya".


Mo Yi membacakan isi surat yang sudah dia salin.


"Mereka juga mengirimkan surat ke organisasi pembunuh Atap langit, meminta mereka untuk meneruskan pekerjaan mereka yang tertunda, sepertinya kita akan kedatangan banyak tamu".


"Tidak apa-apa, biar mereka datang. Kita akan bereskan mereka semua. Little Fox di sini, atur dia untuk bertemu denganku setelah pelelangan besok dan biarkan dia mengenaliku. Aku berencana untuk mengungkapkan siapa diriku kepada Joan. Aku sudah capek berpura-pura amnesia ".


"Siap tuan ".


Mo Yi segera pergi dari ruangan itu untuk menemui Little Fox dan memberitahukan apa yang diinginkan oleh tuan mudanya.


Tabir kegelapan malam turun kembali dan semua penghuni desa itupun sudah kembali ke rumah tinggalnya masing-masing, istirahat malam kecuali untuk mereka yang sedang bertugas shift malam.


Pagi-pagi itu seperti biasa penduduk desa Genteng berkumpul bersama di lapangan terbuka di aula beladiri untuk mengucap syukur kepada sang pencipta dan melakukan olahraga beladiri bersama.


Kegiatan ini menarik perhatian para tamu dan undangan sehingga banyak dari mereka yang ikut terlibat dalam kegiatan bersama dengan penduduk desa Genteng.


Setelah kegiatan itu selesai barulah mereka membubarkan diri, kembali ke tempat tinggalnya masing-masing untuk mempersiapkan diri dalam menjalankan tugasnya masing-masing.


Sebelumnya mereka akan berkumpul untuk makan pagi bersama di kantin besar. Semua orang makan di sana termasuk dengan keluarga Joan. Penduduk desa itu meskipun tidak menahbiskan diri sebagai sekte tetapi rutinitas mereka mirip dengan sebuah sekte.


Mereka hidup dalam sebuah komunitas seperti sebuah keluarga besar, mereka semua tidak memiliki aset pribadi karena semua aset yang ada tercatat sebagai milik Badan Otorita Desa Genteng. Semua unit bisnis di desa Genteng juga adalah milik Badan Otorita Desa Genteng.


Mereka berkerja mendapatkan upah, jaminan hidup dan jaminan hari tua, juga kepemilikan saham.


Kesejahteraan yang mereka rasakan sungguh-sungguh membuat semua anggota sekte yang datang ke desa itu menjadi iri. Badan Otorita Desa Genteng juga menjamin kebebasan semua bentuk kepercayaan yang penting tidak saling mengganggu apalagi memaksakan keyakinan kepada orang lain.

__ADS_1


Banyak dari mereka yang tertarik untuk bergabung menjadi penduduk desa Genteng tetapi saat ini mereka sudah sangat selektif untuk menerima penggabungan penduduk baru. Hanya mereka yang memiliki keahlian dan kompetensi yang bisa diterima itupun melalui ujian berat yang ditetapkan oleh Badan Otorita Desa Genteng.


Badan Otorita Desa Genteng tidak menerima suaka dari para pelarian politik tetapi mereka memiliki desa binaan untuk menampung para pengungsi akibat bencana alam atau mereka yang lari karena kekerasan politik.


Pelelangan akan dimulai pada tengah hari dan orang-orang mulai berdatangan untuk mengisi bangku-bangku yang disediakan. Hall hanya diisi setengah dari kapasitas gedung. Tamu dan undangan sudah diajak untuk memeriksa barang-barang yang akan dilelang, deposit juga sudah diisikan dalam kartu hitam khusus yang diterbitkan oleh Badan Otorita Desa Genteng. Kartu itu juga menjadi kartu anggota dan kartu diskon untuk makan di seluruh jaringan rumah makan Selera Kita


Manajer Chen memang tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk menghasilkan uang bagi organisasinya. Meskipun mereka yang memodali pembuatan kartu itu tetapi tentu saja mereka akan mendapatkan keuntungan yang besar karena mereka mendapatkan tambahan ratusan member baru dari rumah makan Selera Kita.


Kartu hitam itu juga bisa dicairkan melalui semua lembaga keuangan milik kekaisaran Langit di manapun di seluruh kekaisaran.


Benar-benar kerjasama yang sangat menguntungkan semua pihak yang terlibat.


Semua penduduk desa juga memiliki kartu serupa tentu dengan jenis yang berbeda; Ada yang memiliki kartu perunggu, kartu perak dan kartu emas. Untuk jajaran manajemen dan keluarga Joan, mereka memegang kartu hitam juga.


Bangku-bangku sudah hampir terisi semuanya. Penjual minuman dan makanan kecil berjalan di lorong diantara bangku-bangku peserta lelang sehingga menolong peserta lelang untuk tidak perlu meninggalkan tempat duduknya kalau mau membeli minuman atau makanan kecil yang akan membuat mereka kehilangan kesempatan dalam pelelangan itu.


Tetapi penjual-penjual minuman dan makanan kecil itu tidak berteriak-teriak dalam menjajakan dagangannya karena itu akan mengganggu jalannya pelelangan. Tamu-tamu yang mau membeli juga tidak perlu berteriak untuk memanggil penjual. Mereka cukup mengangkat tongkat dengan nomor token berwarna merah untuk memanggil penjual minuman dan makanan kecil itu


Tamu-tamu VIP yang duduk di ruangan VIP di atas balkon yang hanya ada dua puluh kamar saja sehingga ada tamu yang tidak kebagian kamar VIP mencoba untuk membeli kamar yang sudah dibooking tamu lain dengan harga yang berlipat ganda.


Joan, Andi dan keluarga nya duduk di ruang manajemen yang terletak di tengah-tengah balkon di lantai ke tiga.


Saat itu Joan, Andi, tuan Joko dan juga master Lung duduk di dalam ruangan itu. Mereka memandang kesibukan yang terjadi di ruangan bawah.


Tamu-tamu yang masih hilir mudik mencari nomor bangku mereka dengan dibimbing oleh masing-masing penerima tamu yang ditugaskan dan penjual makanan, minuman yang melayani pembeli.


Setelah semua tamu duduk ditempatnya masing-masing.


Mo Ying naik ke atas panggung dengan memakai baju cheongsam berwarna biru yang membuatnya tampil cantik dan mempesona berbeda dengan kesehariannya yang selalu memakai baju ringkas seragam penjaga bayangan yang selalu berwarna hitam.


Mo Ying didampingi oleh Mo Shan berdiri di atas panggung dan memulai pelelangan hari itu.


"Selamat pagi bapak dan ibu, hari ini kita akan memulai pelelangan dan perkenalkan saya Paulina yang akan memimpin jalannya pelelangan ini".


Mo Ying tidak memakai nama panggilannya untuk pelelangan itu, justru dia memakai nama aslinya yang sudah lama tidak digunakannya karena setiap penjaga bayangan akan mengubah nama mereka sesuai dengan keinginan majikannya.

__ADS_1


Kami akan melelang item pertama lima ratus kilogram beras mistik organik dengan pembagian sepuluh kilogram per kantong dan kami akan melelang sepuluh kantong untuk lima kali penawaran".


"Usul nona, bagaimana kalau langsung saja dilelang semua lima ratus kilogram itu"


Seorang mengangkat tongkat token nomornya dan memberikan usulan.


"Benar-benar, itu menghemat waktu kita".


"Tidak, itu tidak benar. Kalau hal itu disetujui, kami yang modalnya kurang tidak akan memperoleh apa-apa. Aturan itu sudah tepat tidak perlu diubah lagi".


"Benar, meskipun kami tidak menjamin semua tamu akan mendapatkannya tetapi pembagian itu akan membuat lebih banyak orang bisa mengambil bagian. Aturan lelang itu sudah kami pertimbangkan untuk kepentingan banyak orang ".


Kata Mo Ying menjawab usulan itu.


"Ok, saya lanjutkan, semua sudah tahu manfaat beras mistik ini menyegarkan jiwa, menyehatkan tubuh dan membuang racun dari dalam tubuh ".


"Baik untuk harga dasar, kami buka untuk item beras mistik sepuluh kantong yaitu mulai dengan harga sepuluh batu roh kelas tinggi".


"Dua puluh batu roh".


"Tiga puluh"


"Lima puluh "


"Seratus batu roh "


Peserta pelelangan yang duduk di bagian bawah menawar mengatakan angka harga tawarannya dengan mengangkat tongkat nomor sedang untuk peserta VIP cukup dengan menyebutkan penawaran nya saja karena setiap mereka mengajukan tawaran, lampu di atas kamar mereka akan berkedip.


Akhirnya penawaran pertama dimenangkan oleh Sekte Awan biru dengan seratus batu roh.


Penawaran untuk empat item beras mistik organik menghasilkan empat ratus sepuluh batu roh.


Beras mistik organik ini dibagi rata untuk lima peserta lelang.


Penawaran itu dilanjutkan dengan penjualan ayam mistis organik dengan penjualan total mencapai enam ratus lima puluh batu roh untuk duaratus ekor ayam.

__ADS_1


Little Fox tidak mengajukan penawaran untuk beras dan ayam karena rumah makan Selera Kita sudah mendapatkan hak untuk penjualan eksklusif untuk dua item ini.


__ADS_2