Petani Berkuasa

Petani Berkuasa
Keberangkatan


__ADS_3

Menjelang hari keberangkatan Joan untuk menelusuri peta yang ditinggalkan oleh kedua orang tuanya juga untuk memimpin ekspedisi angkatan laut kekaisaran Langit bersama jendral Loe Som Bong dan pangeran ketiga menjelajahi pulau-pulau di sekitar benua Etam.


Pak Joko dan keluarganya semakin merasa enggan untuk berpisah dengan Joan, meskipun sekarang sudah terbuka rahasia yang sudah dipendamnya bertahun-tahun. Joan tidak merasakan bahwa mereka akan menjauh darinya bahkan perasaan mereka malah semakin dalam.


Keluarga pak Joko sungguh-sungguh mencintainya. Sebenarnya itu juga membuat Joan enggan meninggalkan mereka tetapi dia menguatkan hatinya karena dia ingin mengerti dengan jelas siapa dirinya.


Apa hubungan dirinya di dunianya sebelumnya dengan dunianya saat itu, dia merasakan bahwa tubuh Joan ini sebenarnya merupakan tubuhnya sendiri karena dia sama sekali tidak merasakan sedikitpun penolakan dari tubuh ini, apakah sebenarnya dia sudah bertransmigrasi ke tubuh itu pada waktu dilahirkan dan karena dia idiot, dia tidak dapat mengingat apapun sebelumnya.


Mengapa liontin itu ada bersamanya di dunianya sebelumnya dan mengapa tubuh itu juga memiliki liontin sejak bayinya. Joan membutuhkan jawaban untuk itu. Dia bertekad untuk menemukan jawaban walaupun dia harus pergi sampai ke ujung bumi.


Sementara itu Selir Ouyang dan Ocha sudah datang ke desa Genteng, mereka disambut baik oleh keluarga pak Joko. Meskipun selir Ouyang dan ibu Joko belum pernah bertemu sebelumnya tetapi sebentar saja mereka berdua sudah sangat akrab seperti saudara kandung yang sudah lama tidak bertemu.


Hari-hari itu desa Genteng sangat ramai dengan pengunjung yang datang dari kota-kota dari seluruh daerah kekaisaran Langit karena kabar tentang keindahan pantai Kersik dan juga berita tentang ekspedisi pelayaran yang pertamakalinya akan dilakukan oleh angkatan laut kekaisaran Langit sudah tersebar di mana-mana.


Badan Otorita Desa Genteng juga sudah melakukan pelelangan bahan-bahan mistis untuk ke dua kalinya. Kali ini mereka mendapatkan sepuluh juta batu roh.


Mereka membutuhkan banyak batu roh untuk dibawa dalam perjalanan ini, Joan sudah berhasil memodifikasi mesin sekoci kapal dengan bahan bakar batu roh yang menyebabkan sekoci


itu memiliki kecepatan seperti Speedboat di dunianya sebelumnya.

__ADS_1


Sementara desa Genteng hiruk-pikuk dalam persiapan. Pasukan pengawal berbaju Jirah emas yang berkekuatan sepuluh ribu prajurit mengawal Kaisar dalam perjalanannya ke desa Genteng.


Kaisar menyerahkan tanggung jawab untuk memimpin istana kepada pangeran pertama selama Kaisar pergi untuk melepaskan kepergian Joan dan angkatan laut kekaisaran Langit.


Pelatihan juga tidak mengendur, mereka yang sudah lolos seleksi tetap berlatih untuk meningkatkan kekuatan dan ketrampilannya. Mereka menyadari bahwa perjalanan ini kemungkinan besar akan menjadi perjalanan panjang dengan sedikit kemungkinan untuk bisa kembali.


Kalau mereka tidak berkerja keras untuk meningkatkan kemampuan, alih-alih membantu mungkin mereka hanya akan menjadi beban bagi yang lain. Jadi baik personil dari desa Genteng maupun prajurit angkatan laut kekaisaran Langit, mereka sama-sama berusaha untuk mencapai ketinggian yang lebih baik.


Kaisar datang dengan kemegahan yang terasa sangat luar biasa bagi penduduk desa Genteng. Meninjau semua tempat dan sarana yang ada di desa Genteng, melihat bagaimana Badan Otorita Desa Genteng mengelola tempat itu. Kekaguman yang luar biasa dari Kaisar membawa kebanggaan bagi penduduk desa Genteng.


Bagaimana desa yang sebelumnya terisolir hanya dalam dua tahun saja dapat memperoleh keagungan yang bahkan dapat membuat kekaisaran Langit terpesona. Dari desa yang sebelumnya tidak ada dalam peta kekaisaran Langit menjadi wilayah kabupaten yang membuat mereka memiliki otonomi khusus dan memiliki seorang Adipati.


Hal seperti itu tidak pernah ada dalam mimpi mereka. Juga bagaimana desa mereka bisa menyatukan dua organisasi pembunuh bayaran yang sangat berpengaruh di Kekaisaran Langit menjadi penjaga di desa Genteng.


Jadi tidak mengherankan kalau Kaisar menjadi terkagum-kagum bahkan yang juga mengejutkannya adalah karena dia melihat bahwa jendral-jendral yang terkenal angkuh terlihat begitu rendah hati di hadapan Joan.


Padahal Kaisar bisa melihat bahwa Joan terlihat sama dengan gadis-gadis lain pada umumnya, terlihat tidak memiliki kekuatan tetapi mengapa semua kekuatan yang memiliki level di atasnya bahkan juga memiliki kekuasaan yang bisa menggoncang negara menundukkan diri dihadapannya.


Kaisar sangat bersyukur bahwa Joan tidak menjadi musuhnya, dia tidak dapat membayangkan kalau jenius muda yang sudah menciptakan banyak keajaiban ini akan menjadi musuhnya. Lebih bersyukur lagi bahwa gadis ini adalah calon menantunya.

__ADS_1


Kaisar sudah menyetujui proposal Andi dan Joan, dia bisa menerima bahwa pangeran ketiga hanya akan menjadikan Joan menjadi isterinya satu-satunya. Pangeran ketiga sudah mengajukan surat pengunduran dirinya dari persaingan untuk menjadi putera mahkota.


Apalagi dengan rencana Joan dan pangeran ketiga untuk memimpin ekspedisi angkatan laut kekaisaran Langit untuk penjelajahan dunia baru. Tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan ini dan apakah mereka akan bisa kembali dengan selamat.


Meskipun berharap hal yang baik akan datang bagi mereka tetapi hal seperti itu tidak dapat diprediksi dengan tepat. Itu membuat Kaisar menjadi tidak berdaya dan memutuskan untuk menyetujui surat pengunduran diri pangeran ketiga dari persaingan perebutan tahta putera mahkota.


Ada tiga buah kapal besar yang dipersiapkan dengan kapasitas dua ratus orang penumpang per kapal. Seratus orang bertugas untuk mendayung kapal, mereka membutuhkan tenaga pendayung untuk membawa kapal keluar dari teluk Blue Phoenix.


Setelah keluar dari teluk itu barulah mereka bisa menggunakan layar untuk menjalankan kapal itu.


Hari yang ditentukan, semua penduduk desa, pejabat-pejabat militer dan pemerintahan dari Kekaisaran Langit, pejabat dari provinsi, kota Krikilan juga kota-kota disekitarnya sudah berkumpul di pelabuhan pantai Kersik.


Antrian panjang dari kereta-kereta dan kuda yang diparkir memenuhi jalanan, menurunkan penumpangnya satu persatu di pelabuhan untuk mengikuti acara spektakuler yang belum pernah terjadi dalam berabad-abad sejak berdirinya kekaisaran Langit.


Kursi-kursi di atas panggung sudah diatur dengan rapi, tentu saja kursi Kaisar terletak di tempat utama, kursi untuk pengurus Badan Otorita Desa Genteng tepat di bawah Kaisar.


Acara dimulai dengan parade dari semua prajurit dan penjaga yang akan mengikuti ekspedisi penjelajahan dunia baru. Joan tidak memberitahu Kaisar akan rencananya untuk menelusuri jejak orang tua nya. Dia pikir itu tidak perlu diberitahukan kepada Kaisar.


Mereka berbaris dengan rapi di depan panggung kehormatan itu. Acara kemudian diisi dengan sambutan-sambutan, ketrampilan beladiri dan atraksi di atas laut.

__ADS_1


Pada akhirnya tibalah hal yang paling ditunggu tetapi juga hal yang menyedihkan dari puncak acara itu, saat perpisahan yang diharapkan tetapi sekaligus tidak diinginkan, acara yang menguras banyak air mata kesedihan karena perpisahan dengan orang-orang yang mereka kasihi.


Prajurit meniupkan terompet panjang dan kapal-kapal itu mulai bergerak meninggalkan pelabuhan, lambaian tangan yang tidak terhitung banyaknya melepaskan keberangkatan prajurit angkatan laut pertama kekaisaran Langit yang akan memulai penjelajahan mereka ke dunia baru.


__ADS_2