
Matanya terpejam dan tak lama pun dia tertidur lelap di sofa ruang baca.
🌹🌹🌹
Pagi yang cerah...
Jam sudah menunjukkan pukul setengah 6,Mama Ranti merasa heran belum melihat putranya yang satunya,karna tidak biasanya Yoga tidak ikut sholat subuh berjamaah.
"Ndri,Yoga mana...kok mama belum liat dari tadi. Mama liat ke kamarnya juga nggak ada. Apa semalam dia nggak pulang???"
Andri yang sedang memakai sepatu untuk berjoging pun menoleh ke arah mamanya,lalu matanya menyapu seluruh sudut rumah. Dia baru sadar,dari sholat subuh tadi,dia tidak melihat Yoga.
"Masak di kamarnya nggak ada mah,tadi malam pulang kok sama Andri. Sebelum tidur Andri malah sempet ngobrol dulu di..." ucapan Andri menggantung tapi dia segera bangkit berjalan ke ruang baca. Benar saja,Yoga masih terlihat meringkuk diatas sofa ruang baca.
"Maaa...tuh anak mama yang hilang" tunjuk Andri
"Astaghfirullah...kenapa bisa tidur disini..."
Mama pun segera menghampiri putranya.
"Maaa...Andri joging dulu ya...Assalamu'alaikum..."
"Ya...Wa'alaikumsalam..."
Mama duduk disamping Yoga yang masih tertidur lelap,dibelainya kepala anaknya dengan lembut.
"Sayang...ayo bangun,hari sudah siang...kamu telat sholat subuh lho...Andri saja sudah berangkat joging.Lagian kamu kok tidur disini sih..." ucapan dan sentuhan mamanya,akhirnya membuat tubuh Yoga menggeliat.
"Jam berapa sih ma..." tanya Yoga dengan mata masih terpejam.
"Setengah 6..."
"Astaghfirullah...kok mama ngga bilang dari tadi...Yoga sholat subuh dulu ma..."
Yoga melompat dari sofa dan segera berlari ke kamar mandi lalu menuju musholla yang ada di rumahnya. Mama hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah putranya.
Pukul 7 tepat sarapan sudah terhidang dimeja makan. Papa,mama dan Andri sudah siap sarapan. Lagi-lagi si ganteng Yoga yang jadi masalah.
"Masya Alloh Ndri...kemana lagi saudaramu...kok udah waktunya sarapan masih saja ngilang..." omel mama
"Paling masih di kamarnya mah,coba Andri liat dulu..."
Belum lagi Andri sempat melangkah,Yoga sudah menuruni tangga menuju meja makan.
"Hmmm...rapi amat...mo kemana???" tanya Papa Bachtiar.
"Jalan mumpung masih libur" jawab Yoga sambil mendudukkan pantatnya ke kursi makan. Papa Bachtiar mengerutkan dahinya.
"Jalan...??? Jalan kemana dan sama siapa??? Lha wong pacar aja ngga punya..." ejek papanya sambil terkekeh.
__ADS_1
Yoga cemberut dibuatnya...Papa Bachtiar makin terkekeh melihat ekspresi Yoga...Andri pun ikut senyum-senyum tapi seketika senyumnya hilang ketika mata Yoga melirik dengan tajam.
"Eeehhh...sudah...sudah...ayo segera sarapan...keburu dingin ni masakannya..." lerai mama.
Sejurus kemudian mereka pun mulai berdo'a dan menikmati sarapan mereka masing-masing.
Di Rumah Tami
"Tam,tadi malam yang membawaku ke kamar siapa ya??? Aku kok nggak ingat..." tanya Tya
"Bukannya nggak ingat neng,tapi tidurmu ngebo,jadi nggak tau dech siapa yang membopongmu sampe kamar Tami" sahut Yuli.
"Dibopong??? Diangkat maksudnya??? Digendong gitu..."
Yuli mengangguk,sementara Tami dan Indri pun tersenyum geli melihat mimik muka culun Tya yang kebingungan.
"Serius??? Kok bisa??? Terus siapa yang membopongku??? Ih malunya aku...kenapa kalian nggak bangunin aku sih...jahat dech..."
"Salah sendiri...tidur kok kaya kebo...Yoga yang membopongmu dari mobil sampai kamar Tami. Dia juga yang ngelarang kita ngebangunin kamu..."
Ucapan Yuli pun diikuti dengan tawa Tami dan Indri yang membuat Tya semakin salah tingkah...
"Duh,gimana ini nanti kalau aku ketemu Yoga...aku harus bagaimana...duuuhhh kok bisa-bisanya dia mau gendong aku siiihhhh...aaahhh..." bathin Tya
Tya diam melamun,pandangannya menerawang jauh entah kemana. Sampai suara bel rumah membuyarkan lamunannya. Tya berdiri tapi bukanya dia menuju pintu depan,Tya justru berjalan menuju halaman belakang rumah Tami.
"Biar aku yang buka..." Indri membukakan pintu
"Wa'alaikumsalam...
Eh Yoga...Andri...ayo masuk..." Indri mempersilahkan
"Tumben ada apa nich...???" tanya Tami basa basi...
"Main aja...ngganggu ya...sampai nggak ditawarin duduk..." goda Andri
"Eh iya sampe nggak ditawarin duduk...Duduk dech...mo minum apa nich???" ucap Tami salah tingkah.
"Tam...Tya mana???" tanya Yoga,matanya yang sedari tadi menyapu ruangan tak jua menangkap sosok Tya.
"Ada...tadi habis sarapan terus ke halaman belakang kayanya...Tau tu anak...dari pagi ngelamun mlulu"
"Boleh aku nyusul Tya ke halaman belakang???"
"Tentu saja..."jawab Tami.
Yuli dan Indri keluar dari dapur membawa minuman dan camilan.
"Eh mo kemana Ga...nich minumnya..." kata Yuli.
__ADS_1
"Taruh depan aja dulu Yul...trimakasih..."
Yoga berjalan menuju halaman belakang rumah Tami. Dilihatnya Tya sedang duduk dipinggir kolam renang dengan kaki yang dimasukin ke kolam. Matanya menerawang jauh entah kemana. Yoga menghampirinya dan mengikuti Tya duduk dipinggir kolam sambil ikutan memainkan kakinya di kolam renang. Tya terkejut mengetahui kedatangan Yoga disampingnya.
"Kaaa...kamu...kok tiba-tiba ada disini...sejak kapan???" tanya Tya gugup,Yoga tersenyum melihat keterkejutan Tya.
"Makanya jangan suka melamun...jadi aja nggak liat ada cowok ganteng dateng" goda Yoga. Tya tersenyum malu.
"Mikirin apa sih..."
"Nggak ada" Tya menundukkan kepalanya
"Kenapa menyendiri...enakan kan ngumpul rame-rame"
"Lagi pengen sendiri aja"
Yoga menatap Tya intens,membuat Tya semakin salah tingkah.
"Ga...makasih ya..." katanya sambil masih menunduk,Tya tak berani menatap Yoga yang sedari tadi belum mengalihkan pandangannya.
"Makasih apa..."
"Makasih tentang semalam..."
"Memang kenapa semalam..."
"Yaaaa....semalem...kamu udah berbuat banyak untukku"
"Berbuat apa...???"
Yoga pura-pura nggak tau arah pembicaraan Tya,membuat Tya jengkel dan sebel.
.
.
.
.
.
.
.
Lanjut......
Jangan lupa like dan komennya yaaaa....
__ADS_1
Trimakasih 🙏🙏🙏....