
Sampai dirumah suasana sedikit rame,sepertinya sedang ada tamu. Tya turun dari mobil dan berjalan bergandengan dengan Yoga.
🌹🌹🌹
"Assalamu'alaikum..."
"Wa'alaikumsalam..." jawab dari dalam rumah bersamaan.
"Naa...ni anakku sama calon mantuku datang...sini Tya...Yoga...kenalin ini temen ibu..."
"Tya...Yoga...???"
"Iya...kenapa...???"
Tya dan Yoga melangkah masuk,dan...
"Mama...papa..."
"Tya...Yoga..."
"Lho kalian saling kenal???" tanya ibu bingung
"Ras,Yoga ini ya anak bungsuku yang aku ceritakan tadi..."
"Lha Tya ini anak sulungku...yang belum sempet aku perkenalkan padamu"
"Lah,mama sama papa kok bisa kenal ibu..."
"Ibunya Tya dan Almarhum bapaknya Tya adalah sahabat kami waktu SMA dulu..."
"Ooo...Jadi kalo gitu sekarang ngga perlu ada sesi perkenalan segala ya...hehehe..." ucap Yoga
"Iyalah..." ucap mama
"MasyaAllloh...nggak nyangka ya..akhirnya kita jadi besanan seperti janji kita dulu...Sayang Indra nggak bisa menyaksikannya..." kata Papa Bachtiar yang sedari tadi hanya diam saja
'Maap ya Ras,waktu itu kami tidak datang dihari meninggalnya Indra. Waktu itu kami tau kalo ayah dari temen Yoga meninggal tapi kami tak tau kalo itu Indra..."
"Sudahlah semua sudah berlalu,yang penting kita segerakan saja apa yang telah kita sepakati dulu,aku yakin Mas Indra pasti bahagia menyaksikan penyatuan mereka"
"Asyik...akhirnya kita bakal nikah..." ucap Yoga bahagia.
Dan mereka pun tertawa bersama-sama dengan penuh kebahagiaan...
Karna waktu sudah menjelang maghrib maka mereka pun pamit undur diri.
__ADS_1
Di Rumah Yoga
"Mama sama papa kok ngga jadi menginap di Surabaya..."
"Mau nginep gimana kalo begitu sampai sana,tetehmu malah baru siap-siap untuk pulang kesini..." ucap mama cemberut
"Kita kesana kan mau jenguk cucu,kalau cucunya kesini kan malah Alhamdulillah to..." ucap papa sambil mengelus kepala mama
Mereka memang orang tua paling sempurna dimata anak-anaknya. Diusia yang tidak muda lagi,mereka pun masih tampak mesra.
"Jadi teteh sekarang disini ma...???"
"Iya...pling ada dikamarnya...katanya pengen kenal sama calon adik iparnya. Tapi dia juga ada janji sama teman masa kuliahnya dulu untuk ketemu di Jogja"
Tidak menunggu lama Yoga pun langsung naik menuju lantai atas untuk ketemu kakak dan keponakan-keponakannya.
"Om Yoga..." teriak Diaz sambil berlari melihat kedatangan Yoga.
"Eh...dari mana dek,kok tadi teteh datang nggak ada"
"Nungguin calon istri kerja...hehehe" ucap Yoga sambil menurunkan Diaz dari gendongannya
"Orang kerja kok ditungguin..." sahut Tiwi sambil mengganti popok bayinya
"Kan kerjanya diperusahaan kita,perusahaan yang nantinya akan aku pimpin...hehehe"
"Iya teteeeehhhh..."
"Suka gitu dech ne dibilangin..."
"Hehehe...Udah ah...mo mandi dulu...mo malam mingguan nich..."
"Om Yoga ikut..."
Diaz berlari hendak mengejar om nya tapi dihalangi maminya.
"Eh Diaz dirumah aja...tar kalo papi datang nanyain Diaz gimana...Lagian Aak Krisna sama Teh jani juga mo dateng lho...Paling bentar lagi sampe,jadi kakak dirumah aja ya..." bujuk Tiwi
"Iya mi...Om Yoga,kakak nggak jadi ikut..."
"Oke boss..."
Selesai mandi dan sholat maghrib,Yoga sudah berdandan rapi dan wangi. Dilihatnya jam tangannya sudah menunjukkan pukul 18.15 wib,Yoga bergegas turun untuk kerumah Tya.
"Hmmm...Bau apa ni pa...kok wangi amat,Andri jadi merinding..." sindir Andri
__ADS_1
"Iya Ndri...papa kok jadi ikutan merinding ya...hehehe..." ujar sang papa membumbui...
Yoga lalu mendekati Andri dan menonyor kepala Andri pelan.
"Nyindir urang nyak...(Nyindir aku ya)"
"Eh Yoga...cakep amat...mo kemana nich..." ujar Andri pura-pura nggak ngerti.
"Maneh (kamu) pura-pura ****,tar **** beneran tau rasa...week..." ledek Yoga
"Papa juga ikut-ikutan" lanjutnya
"Emang mo kemana kasep (cakep)" tanya mama yang baru datang dari dapur
"Malem mingguan dong...emang dia jomblo akut" jawab Yoga sambil melirik Andri
"Halah sombong...aku kan anak baik,malem minggu dirumah nemenin orang tua...nggak nglayap kaya kamu" ledek Andri sambil menjulurkan lidahnya
"Udah...udah...kalian ni kalo ribut kok nggak puas-puas..."
"Buru berangkat sana Ga...nanti Tya kelamaan nunggu kan kesian" ucap sang mama
"Iya ma...pa Yoga pamit dulu..." ucapnya sambil mencium tangan orang tuanya bergantian.
"Heh...nggak pamit sama cium tanganku???" teriak Andri
"Nggak sudiiii...." jawabnya sambil berlalu
Yoga memacu mobilnya sedikit kencang.
Tepat 20 menit,Yoga sudah sampai dirumah Tya. Tampak Tya masih duduk-duduk santai diruang tamu.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Lanjut...