RAHASIA JODOH

RAHASIA JODOH
BAB 32 Kenyataan


__ADS_3

Tya masih belum mengangkat kepalanya dan belum mau membuka suara,hanya suara tangisan yang terdengar dari bibirnya.


🌹🌹🌹


"Sayang,bicaralah pada kami...Kenapa kau malah menangis..." tanya ibunda Zaki


"Bunda...Tya mau bicara tentang kejadian yang sebenarnya tapi sebelumnya Tya minta maap,jika semua ini tidak akan bisa merubah keputusan Tya" kata Tya disela tangisannya


"Apa maksudmu sayang...???"


"Apakah itu berarti kau tetap akan meninggalkan masmu...??? Apa kau benar-benar sudah tidak sayang dan tidak cinta padanya...???


Ibunda Zaki menyecar Tya dengan berbagai pertanyaan,membuat Tya ragu untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya.


"Nda...biarkan Tya tenang dulu...agar Tya bisa bercerita dengan jelas" ucap Nia menenangkan ibundanya.


Ibunda Zaki akhirnya sedikit tenang.


Kemudian Tya menceritakan dari awal dia mengenal Lia,kejadian dimalam ulang tahun Ulfa,kejadian di pantai dan kejadian di rumah makan dua hari yang lalu.


Tya juga cerita kalau selama sebulan Zaki mengaku sibuk padanya tapi justru sering pergi bersama Lia yang teryata sekarang dia juga ikut tinggal disitu. Tya juga menceritakan bahwa Tya pernah melihat Lia masuk ke kamar Zaki dan ditunggunya sampai 30 menit tidak keluar-keluar. Tya juga menceritakan bahwa Zaki pernah beberapa kali terang-terangan meminta kesuciannya.


Selesai menceritakan semua,Tya kembali terisak...dia merasa sedih harus menceritakan kejadian-kejadian yang telah menyakiti hatinya.


Nia tampak menenangkan Tya yang terus terisak. Sementara ibunda Zaki terlihat syock tak busa berkata-kata lagi.


"Astaghfirullah...bunda tak menyangka Zaki tega berbuat seperti itu...Bunda seperti tidak percaya..." wanita paruh baya itu menutup mukanya dengan kedua telapak tangannya.


"Maapkan Tya bunda,sepertinya kami memang tidak ditakdirkan untuk bersama. Sebenarnya berat sekali Tya mengucapkan kata berpisah tapi hati Tya tak sanggup lagi menerima kehadiran Mas Zaki disisi Tya. Sekali lagi Tya minta maap bunda,Tya tidak bisa memenuhi keinginan Mas Zaki dan juga keinginan bunda"


"Dan kalau memang bunda masih kurang yakin dengan cerita Tya,ada baiknya bunda dan Mbak Nia menanyakan langsung pada Mas Zaki. Semoga Mas Zaki mau jujur untuk mengakui semuanya"


Tya kembali terisak,Nia jadi bingung mengambil sikap untuk menenangkan siapa karna ibundanya pun menangis sesunggukan mendengar cerita Tya.


"Tya sayang...maapkan bunda yang memaksakan kehendak bunda...maapkan masmu juga yang telah menyakiti hatimu" ucap ibunda Zaki ditengah isak tangisnya.

__ADS_1


"Tya,apapun keputusanmu kami akan mendukungmu dsn menerima dengan lspang dada. Maapkan Zaki adik mbak ya..." Nia mencium pucuk kepala Tya.


"Kami pamit dulu...InsyaAlloh lain waktu kita bisa bertemu lagi" pamit Nia.


"Kita pulang bunda..."


Tya mencium tangan kedua wanita itu.


"Bunda...Mbak Nia...terimakasih telah menerima keputusan Tya,semoga Mas Zaki bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari Tya" ucap Tya.


Ibunda Zaki langsung memeluk Tya erat sekali. Diciuminya kedua pipi Tya berkali-kali sambil terus menangis.


"Bunda sayang Tya...bunda mau Tya yang jadi menantu bunda. Takkan ada wanita yang melebihi kebaikan Tya...hikz...hikz...hikz"


"Bunda ayo kita pulang"


Nia menarik pelan badan ibundanya yang seolah enggan terlepas dari pelukan Tya. Namun pada akhirnya drama peluk-pelukan dan tangis-tangisan itu pun berakhir. Nia memapah ibundanya menuju mobilnya.


"Assalamu'alaikum Tya...istirahatlah...kami pulang terlebih dahulu..." pamit Nia yang diangguki oleh Tya.


Tak lama kemudian suara adzan Dzuhur berkumandang. Tya segera masuk kerumah untuk sholat,menyiapkan makan siang untuk adik-adiknya dan mempersiapkan diri untuk berangkat kerja.


Jam dinding menunjukkan pukul 13.30 WIB,Tya sedikit gelisah karna adik-adiknya belum pulang,sementara dia harus segera berangkat kerja.


"Tak biasanya jam segini mereka belum pulang...biasanya jam segini mereka sudah sampai kerumah" gumam Tya.


Tya mengambil ponselnya untuk menghubungi Anin,tapi belum sempat dia menghubungi adiknya itu,ada pesan masuk dari Anin.


📩"Maap telat ngehubungi...Anin dan Karin tadi dijemput Mas Zaki trs sekarang diajak jln2 dulu.


Bisa jadi pulangnya sore."


📨"Motormu kemana??"


📩"Aku titipkan dirumah Sarah"

__ADS_1


📨"Ya sudah...Kunci rumah mbak titipin Budhe Siti,sekarang mbak mau berangkat kerja."


📩"Okey...."


📩"Eh iya...mbak nggak pengen tau kita lagi dimana"


📨"Mbak bukan orang yang kepo"


📩"Hehehe...mbak nggak nitip salam sama Mas Zaki???"


📨"Mbak berangkat kerja dulu...Assalamu'alaikum..."


Tya menyudahi pesan di ponselnya. Dia sadar akan kemana arah pembicaraan adiknya.


Baru saja dia berjalan beberapa langkah untuk berangkat kerja,sebuah mobil Pajero sport warna hitam menghampirinya.


.


.


.


.


.


.


.


Lanjut...


Jangan lupa like dan komennya yaaa....


Trimakasih...🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2