RAHASIA JODOH

RAHASIA JODOH
BAB 86 Benar Benar Terjebak


__ADS_3

Luna merasa mendapat lampu hijau dari Yoga,dia mulai tambah berani memeluk-meluk Yoga.


🌹🌹🌹


"Kak Yoga...." panggilnya manja.


"Apa...???" jawabnya ketus,dia sudah mulai gerah dan jijik dengan sentuhan-sentuhan Luna.


"Ih kok ketus sih..." ucapnya masih dengan gaya sok manjanya.


"Luna...sebenarnya siapa kamu..." tanya Yoga yang sudah tak sabar ingin mengungkapkan kebenaran


Yoga mendorong tubuh Luna ke dinding dapur,Luna tertawa mendengar pertanyaan Yoga.


"Aku adik sepupumu kan..."


"Tapi aku tidak merasa begitu..."


"Lalu apa yang kakak rasakan??? Cinta??? Sayang??? atau nyaman???" tangan Luna hendak menarik tengkuk Yoga tapi dengan cepat Yoga menepisnya.


"Kenapa kak??? Bukannya setiap laki-laki menyukai hal itu???"


"Tapi bukankah kita kakak beradik...walaupun sepupu..."


Yoga masih memancing Luna palsu yang masih begitu rapi menutupi kebohongannya


"Itu bukan alasan..." teriaknya


"Oke...aku sudah capek dengan sandiwara ini kak...Aku adalah Lucy...bukan Luna..."


"Apa maksudmu...???" kata Yoga pura-pura nggak tau.


"Yach...inilah aku yang sesungguhnya...Aku adalah Lucyana Santosa,aku sahabat baik Luna. Sebelum Luna pulang ke Indonesia,dia menitipkan rumah dan dokumen yang akan kakak ambil waktu itu. Luna sudah mengatakan bahwa kakaknya tampan namun sudah beristri dan aku tak boleh menggodanya.Tapi salahkah aku ketika pertama bertemu dengan kakak,aku langsung jatuh cinta.Lama-lama ada rasa aku ingin memiliki kakak...dan untuk memuluskan keinginanku maka aku mengaku menjadi Luna karna menurut Luna kalian sudah lama sekali tidak bertemu dan kemungkinan kalian tidak saling paham lagi satu sama lain. Dan aku memanfaatkan hal itu..."


"Kak...Lucy mohon...terima Lucy jadi kekasih kakak..ya...???" Lucy kembali akan memeluk Yoga tapi Yoga menghindar sambil memanggil keluarganya.


"Ma...pa...Luna...sudah cukupkah pengakuannya???"


Papa dan Mama Yoga juga adik sepupunya yang bernama Luna pun muncul.

__ADS_1


"Luna..."teriak Lucy kaget.


"Kakak menjebakku???"


"Aku hanya mencari kebenaran. Kau tau...gara-gara kau...aku mengabaikan istriku,gara-gara kau...aku menyakiti istriku,gara-gara kau...aku dibenci istriku,dan gara-gara kau...aku hampir kehilangan istriku...Kau merusak semuanya...kau merusak rumah tanggaku..."


"Hah...gara-gara aku??? Bukannya kakak juga suka???"


"Tidak...aku hanya menghargai kau sebagai adik sepupuku..."


"Aku kecewa sama kamu Lucy..." ucap Luna


"Maap Luna...tapi semua ini diluar kendaliku..."


"Kau menyalahgunakan kepercayaanku dan menghancurkan persahabatan kita..."


"Maap Luna tapi aku memang benar-benar mencintai Kak Yoga"


"Tapi aku tidak mencintaimu...asal kau tau,satu-satunya wanita yang kucintai itu adalah Tya...tak ada yang lain..."


"Jangan pernah berharap kamu bisa menggantikannya...tidak akan pernah"


Lucy mau mendekati Yoga tapi langsung dihalangi oleh Mama Ranti.


"Pergilah dari kehidupan kami nak,aku janji tidak akan melaporkanmu pada polisi,asal kau tidak mengganggu keluarga anak dan mantuku" ucap Papa Bachtiar


"Tapi saya mencintainya..."


"Tapi anak saya tidak mencintaimu...pergilah...jangan kau rendahkan harga dirimu hanya untuk mencintai laki-laki yang tak mencintaimu nak..." tambah Mama Ranti


"Kau dengar...uwa ku sangat baik...mereka semua penuh kasih pada siapa saja,bahkan padamu yang sudah menyakiti anak mantu yang sangat mereka sayangi...Pergilah Lucy...carilah laki-laki yang bisa membalas cintamu" ucap Luna


Lucy tertunduk malu...sementara Yoga sudah pergi diam-diam dari rumah itu,untuk pergi ke rumah sakit.


Di Rumah Sakit


Yoga berjalan menuju kamar istrinya,dia terkejut melihat pintu kamar istrinya terbuka,dengan langkah yang lebar Yoga memasuki kamar itu...


"Ibu..."

__ADS_1


Yoga langsung mendekati mertuanya dan mencium tangan ibu mertuanya itu,Bu Laras pun tersenyum ramah.


"Ibu sehat??? Ibu kapan datang...mana Anin dan Karin???" tanya Yoga


"Alhamdulillah sehat...ibu baru saja sampai,dari bandara dijemput calonnya Anin langsung dibawa kesini. Sekarang Anin dan Karin lagi nengokin ponakannya sama calonnya Anin"


"Maap bu...calonnya Anin Andri???"


"Lho emang kamu nggak tau kalo mereka sudah nggak pacaran lagi???


"Nggak ada yang bilang sama saya bu..."


"Ya sudah...itu kita bahas nanti..."


Yoga mengangguk patuh.


"Bagaimana keadaan Tya sebenarnya nak...???"


Yoga tiba-tiba tampak sedih...


"Maapkan saya bu...saya nggak bisa jaga Tya dengan baik...Tya dinyatakan koma setelah pendarahan,sehingga Tya terpaksa dioperasi untuk melahirkan bayi kami yang sebenarnya belum waktunya. Tapi kata dokter InsyaAlloh kondisi Tya yang seperti ini tidak akan lama. Semoga ya bu...Tya segera sadar... Sekali lagi maapkan saya bu..."


"Sudahlah,ini bukan salahmu nak...ini semua adalah takdir Alloh. Yang sabar,semoga Tya segera sadar dari koma nya..."


Yoga tertunduk lesu,Bu Laras tau betul bahwa Yoga sangat terpukul menerima kenyataan istrinya yang dinyatakan koma.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Lanjut...


__ADS_2