RAHASIA JODOH

RAHASIA JODOH
BAB 55 Acara Lamaran


__ADS_3

Anin dan Andri pun larut dalam obrolan,sesekali Andri melirik ke arah Anin yang sedang semangat bercerita.


🌹🌹🌹


Hari semakin siang...Yoga dan Andri sudah pulang dari tadi. Tya masih termenung membayangkan kejadian malam itu. Betapa dia sangat ketakutan menerima perlakuan Zaki padanya,Tya menyentuh bibirnya.


"Kenapa kamu jahat sekali Mas Zaki...kenapa kamu tega melakukan itu pada Tya,tak puaskah kau telah menyakiti Tya???" gumam Tya tanpa sadar,matanya pun kembali basah dengan air mata.


Sementara diluar rumahnya tampak tiga sahabatnya baru turun dari mobil.


"Assalamu'alaikum..."


"Wa'alaikumsalam...Eh kalian udah datang...masuk...masuk..." sambut Bu Laras


"Tyanya dimana bu..." tanya Tami sambil mencium tangan Bu Laras dilanjutkan bercipika cipiki.


"Ada di kamarnya...masuklah..."


Setelah acara cium tangan dan cipika cipiki selesai,mereka pun masuk ke kamar yang pintunya tidak ditutup.


Tok tok..


"Assalamu'alaikum..."


"Wa'alaikumsalam...hai...masuk-masuk..."


Mereka pun berpelukan karna memang sudah sebulan lebih tidak bertemu.


"Duh yang mo nikah...wajahnya mah beda euy...selamat ya..." goda Yuli sang dokter


"Baunya juga harum ya...hehehe...selamat.." tambah Indri yang sekarang menjadi sarjana tehnik mesin.


"Selamat Tya...akhirnya tiba waktunya kau bahagia..." ucap Tami sambil memeluk erat Tya,Tami kini adalah seorang dosen fakultas ekonomi di salah satu Universitas Negri di Yogyakarta


"Terimakasih semua...huuu jadi pengen nangis..." ucap Tya sambil menitikkan air mata haru...

__ADS_1


"Yaaaa...dia mewek..." ucap Yuli yang disambut dengan gelak tawa yang lainnya.


"Oya Tya,bagaimana ceritanya insiden tadi malam..kok bisa gitu...cerita dong..." pinta Yuli


Tya lalu menceritakan kejadian tadi malam secara detail. Dia juga menceritakan bahwa sebelumnya Lia pernah datang dan minta tolong padanya.


"Astaghfirullah...jahat banget sih Mas Zaki...nggak nyangka dech...


Udah nyelingkuhin sekarang malah nglecehin...Si Lia lagi ngapain minta tolong...nggak tau malu amat ya..." cerocos Indri emosi


"Itulah...Dan karna kejadian semalam itu maka Yoga memutuskan untuk melamar sekalian menikah esok harinya"


"Ooo...jadi tadinya hari ini acaranya cuma lamaran doang gitu..." tanya Yuli


"Acara lamaran pun sebenarnya diluar rencana,karna kebetulan kemarin kakak-kakaknya Yoga ada di Jogja jadi Yoga mengusulkan untuk melamar hari ini. Jadi semua serba dadakan" jelas Tya


"Tapi aku pikir memang lebih baik begitu...kalian sudah lama berpisah dan banyak kejadian-kejadian yang sepertinya membahayakanmu jadi dengan menikah mungkin Yoga merasa lebih tenang karna bisa melindungimu dan melihatmu setiap hari" ucap Tami


"Iya...betul itu..." sahut Indri


Di Rumah Yoga


"InsyaAlloh..."


"Ngedadak amat sih dek...emang Tya mau dinikahi secara sederhana kaya gini??? Teteh bahkan belum sempat mengenalnya"


"Kenal mah gampang...tar kalo dah ketemu juga akan kenal. Dia orangnya baik,lembut,sabar dan sederhana...nggak pernah minta yang mewah-mewah seperti gadis lain. Pokoknya istimewa dech..." ucap Yoga bangga


"Eh kok malah pada ngobrol...udah siap semua belom???" ucap sang mama


"Udah ma...Sinta udah cek semua kok" kata Teh Sinta,istri Ak Pras


"Teh...Teh Tiwi...Mas Dega mana...nanti suruh pake mobilnya Yoga aja yang luas,soalnya nanti kan ada Pak RT,Pak RW sama Pak Ustadz segala..."


"Iya mama...Mas Dega nya udah tau...kan tadi pagi mama udah kasih tau..."

__ADS_1


Kesibukan keluarga Yoga memang luar biasa,berbeda dengan keluarga Tya yang justru lebih santai. Bu laras dibantu ketiga teman Tya dan tetangga-tetangga dekat sudah selesai menyiapkan semuanya. Rumah Tya yang sederhana terlihat megah dan elegan.


Sore itu terlihat dua mobil mewah terparkir di sisi jalan,depan rumah Tya. Teryata itu adalah rombongan keluarga Yoga.


Setelah dipersilahkan masuk,maka acara pun segera dimulai. Tya keluar dari kamarnya didampingi ketiga temannya,berbalut kebaya muslim modern warna biru navy Tya berjalan menuju kursi yang ada dihadapan Yoga.


Yoga memandang Tya yang tertunduk malu tanpa berkedip.


Akhirnya acara demi acara telah terlewati dan kini tinggal acara santai sambil menikmati hidangan...


Mama Ranti pun sibuk memperkenalkan keluarganya pada Tya.


"Tya...ini Teh Tiwi kakaknya Yoga,kalo yang ini Teh Sinta,istri dari Ak Pras kakak tertua Yoga. Pras...Dega..." panggil sang mama


"Ini Ak Pras dan ini Mas Dega...ini Teh Jani,Aak Krisna dan Kakak Diaz. Ada satu lagi Dek Dian tapi karna masih bayi jadi ditinggal dirumah sama susternya" jelas sang mama memperkenalkan anak,mantu dan cucu-cucunya.


"MasyaAlloh..cantik bener calon adik iparku ya ma...pantesan Yoga terus ngebet kawin" goda Tiwi


"Iya...dan baju yang dipakai pun cocok sekali,membuat kamu makin cantik" ucap Sinta


"Terimakasih..." ucap Tya sopan


Tepat pukul 9 malam acara selesai,semua tamu pun berpamitan pulang,kecuali ketiga teman Tya yang menemani Tya dirumahnya untuk terakhir kalinya sekalian melepas masa kegadisan Tya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Lanjut...


__ADS_2