RAHASIA JODOH

RAHASIA JODOH
BAB 28 Ke Pantai


__ADS_3

Yoga pura-pura tidak tau arah pembicaraan Tya,membuat Tya jengkel dan sebel.


🌹🌹🌹


Tya bangkit dari duduknya. Dia jengkel karna Yoga terus menggodanya dengan berpura-pura tidak tau dengan apa yang dibicarakan Tya.


Yoga memegang tangan Tya ketika Tya akan melangkah pergi.


"Mau kemana...???"


"Katamu tadi lebih seru ngumpul daripada menyendiri...ya mau ngumpul sama teman-temanlah" jawab Tya ketus


Yoga tersenyum,dia tau kalau Tya sudah mulai merajuk.


"Tunggu aku dong...aku kan juga mau ngumpul bareng..."


Yoga mengedipkan sebelah matanya membuat Tya melengos dan cemberut.


Bukannya merasa bersalah tapi Yoga justru terkekeh melihat tingkah Tya.


Akhirnya mereka berdua pun masuk kerumah untuk berkumpul dengan teman-temannya.


"Nah ini dia Romeo and Juliet datang..." celetuk Andri yang langsung hadiahi tinju pelan dilengannya oleh Yoga.


"Apaan sih...Ngawur aja..." Tya pun cemberut dibuatnya


Tami,Yuli dan Indri terkekeh.


"Oya Tya...kamu libur kan hari ini???" tanya Tami


"Mang kenapa???" Tya balik nanya


"Kebiasaan dech...kalau ditanya bukannya jawab tapi pasti malah balik nanya.." kini Indri yang gantian cemberut.


Tya tertawa dicibitnya kedua pipi Indri dengan gemas.


"Iya...iya...maap...aku libur hari ini...memangnya kenapa???"


"Andri ngajak kita ke pantai...mau yaaa..." pinta Indri penuh harap,dia takut Tya sudah ada janji sama Zaki


"Serius??? Aku mau...mau..."

__ADS_1


Tya tampak girang sekali. Sudah lama dia pingin pergi ke pantai...dia ingin membuang semua penat di hatinya.


Tapi tiba-tiba sebuah pesan masuk di ponselnya,dan teryata pesan dari Zaki.


📩 "Dimana??? Tya libur kan hari ini...maap mas nggak bisa nemenin Tya. Mas lagi sibuk biar tugas akhir mas cepet selesai. Jangan marah ya... Semua kan buat masa depan kita"


Tya terdiam...dari mukanya tampak jelas ada rasa kecewa setelah membaca pesan itu. Wajahnya yang tadinya ceria pun menjadi terlihat muram.


"Kenapa...???" tanya Tami dengan lembut.


"Nggak papa...kita jadi ke pantai kan...Ayo kita siap-siap terus berangkat...Kalo kesiangan keburu panas..."


Tya kembali ceria dan bersemangat.


Akh Tya...selalu begitu,dia memang paling pandai menyimpan rasa sedihnya. Mereka pun kemudian disibukkan dengan persiapan piknik ke pantai.


Di Rumah Ari


"Kamu serius nggak ngajak Tya??? Katamu kemarin dia sedang libur hari ini" ucap Ari.


"Nggak...aku sedang ingin sendiri,walaupun sudah sebulan lebih kami belum ketemu"


"Tumben...biasanya nggak bisa kalo harus nggak ketemu"


"Eeehhh kok masih pada disini...udah ayo cepet siap-siap...keburu panas ni..." ucap Ulfa


Zaki dan Ari pun segera beranjak dari duduknya. Setelah semua siap mereka pun berangkat menuju pantai. Ari,Zaki,Ulfa dan Lia.


Di Dalam Mobil


"Zak,emang Tya nggak marah kamu nggak bisa nemenin dia pas dia libur kerja" tanya Ari


"Entah...tapi pesan ku tadi cuma dibaca saja,nggak dibalasnya. Pasti dia sangat kecewa"


Zaki membuang napas pelan...Terbayang olehnya wajah Tya yang murung karna dia tak bisa menemaninya. Ada sedikit penyesalan dia tak mengajak Tya liburan ke pantai kali ini,tapi rasa kecewa Zaki pada Tya menutup rasa sesalnya. Zaki kecewa karna semenjak mereka memutuskan untuk kembali,Tya justru seperti enggan datang ke tempat tinggal Zaki yang sekarang. Tya selalu punya banyak alasan ketika Zaki mengajaknya kesana. Bahkan ketika Zaki dengan sengaja tidak menemuinya selama sebulan dengan alasan sibuk,Tya juga tidak mau meluangkan waktu untuk mengunjunginya sebagai wujud perhatian pada Zaki.


Dan disaat-saat seperti ini justru Lia lah yang sering mencurahkan perhatiannya kepada Zaki.


Tak butuh lama,akhirnya mobil mereka pun sampai di salah satu pantai di Yogyakarta. Setelah memarkir mobilnya,Ari,Zaki,Ulfa dan Lia pun turun. Mereka berjalan menyusuri jalanan berpasir menuju pantai.


Tak begitu ramai karna memang bukan pas hari libur tapi dengan begitu malah lebih nyaman dibanding jika datang pas hari libur. Ulfa menggelayut manja di lengan pacarnya,sementara Lia berjalan mensejajarkan langkahnya dengan langkah Zaki.

__ADS_1


"Liat pantai jadi pengen pulang" kata Zaki


"Emangnya rumahmu di pinggir pantai Zak???" tanya Lia.


"Nggak juga sih...cuma deket aja...ya kira-kira 3 km dari rumah"


"Emmm...deket juga ya..."


"Oya selama kalian bertunangan,Tya sudah berapa kali pergi ke rumahmu???" tanya Lia hati-hati.


Zaki melirik wanita disampingnya,dia menggelengkan kepalanya.


"Maksud kamu,dia belum pernah ke rumahmu???"


Lagi-lagi Zaki hanya menganggukkan kepalanya.


"Kok bisa...padahal hubungan kalian sudah pada tahap serius dan orang tua kalian juga sudah saling kenal" ucap Lia sedikit memanas-manasi hati Zaki.


"Entahlah...dari dulu dia tidak pernah mau kalo aku ajak pulang ke Pekalongan,bahkan ketika kakak dan orang tuaku yang mengajak pun,Tya selalu punya alasan yang bisa membuat keluargaku memaklumi keputusannya"


"Akh...andai aku ada diposisi Tya,pasti aku akan sering berkunjung kesana. Kan biar bisa mengenal lebih jauh keluarga besarmu,karna cepat atau lambat aku nanti kan akan jadi bagian dari mereka" ucap Lia berapi-api.


Zaki melirik Lia sekilas dan Lia pun memberikan senyum termanisnya untuk Zaki.


.


.


.


.


.


.


.


Lanjut...


Jangan lupa like dan komennya ya...

__ADS_1


Terimakasih 🙏🙏🙏...


__ADS_2