
Tya pun berlalu,berangkat menuju rumah Yoga.
🌹🌹🌹
Yoga sudah menunggu Tya di teras rumahnya. Wajahnya tersenyum ketika melihat seorang wanita berhijab keluar dari sebuah mobil.
iya
"Assalamu'alaikum..."
"Wa'alaikumsalam tuan putri cantiku..."
"Kok diluar...mama sama papa mana???" ucap Tya
"Aku kan nungguin kamu...Kalo mama sama papa ada didalam...Andri juga...Ayuk masuk..." Yoga merangkul Tya sambil berjalan memasuki rumahnya.
"Ini nasi goreng untukku???"
"Aku masak banyak...siapa yang mau boleh makan"
"Nggak...ini buat aku semua...nggak ada yang boleh minta"
"Idih pelit..."
Yoga tersenyum mendengar komentar Tya.
"Assalamu'alaikum semua..."
"Wa'alaikumsalam...eh Tya...kami baru mau sarapan,kamu sudah sarapan belum???" tanya mama
"Belum ma .."
"Itu yang kamu bawa apa Ga .???" tanya Andri
"Nasi goreng special buatan Tya..."
"Mau dong...kata Tami,nasi goreng buatan Tya itu enak banget..."
"Kamu bisa aja..." kata Tya tersipu
"Oya...papa boleh dong ngicipin..." rayu papa ke Yoga
"Nggak,Tya masak kan buat aku...nggak ada yang boleh minta..." ucap Yoga
"Aak...Tya bikin kan banyak,masak iya akan habis buat Aak sendiri..." bujuk Tya lembut
"Tapi aku akan lama ngicipin nasi gorengmu lagi nanti,sebagian aku akan makan nanti"
__ADS_1
"Astaghfirullah Yoga...pelit amat sih"
"Iya...iya...tapi aku mau sarapannya disuapin ya..." pinta Yoga manja
"Iya..." jawab Tya
Yoga memperlihatkan senyum kemenangannya.
"Jangan lirik-lirik Ndri...makanya cari pacar biar ada yang manjain...hehehe..." ledek Yoga
Yang diledek hanya melotot dan memanyunkan bibirnya. Selesai sarapan,akhirnya mereka pun berangkat ke bandara dan tak lebih dari satu jam,mereka pun sampai ke bandara.
Dari berangkat ke bandara hingga sampai di bandara tangan Yoga tak pernah lepas dari genggaman Tya. Hingga tiba saatnya berpisah,seolah Yoga enggan melepasnya.
"Aku berangkat...jaga diri baik-baik dan jaga hatimu untukku. Aku janji akan menyelesaikan sekolahku lebih cepat dan ketika aku pulang,aku akan segera meminangmu. Tunggu aku ya..."
"InsyaAlloh...Aak juga jaga diri baik-baik,jangan lupa sholatnya,makannya dan istirahatnya yang cukup. Jaga mata dan hati Aak untuk Tya,InsyaAlloh Tya selalu menunggu kedatangan Aak" ucap Tya
"Yoga,tuh udah ada panggilan"
"Iya ma..."
"Yoga berangkat dulu ya ma,pa...Andri...titip Tya ya...jaga dia baik-baik"
Andri mengangguk patuh. Yoga mulai menjauh menuju pesawatnya,tak terasa air mata Tya meleleh dipipinya.
Pulang dari mengantar Yoga,Tya segera berangkat kerja.
"Tya...dipanggil boss di ruangannya" titah Pak Reza.
Ya...setelah kejadian itu kini Pak Reza sudah kembali bekerja lagi,walaupun hatinya berat melepas rasanya kepada Tya tapi dia harus bisa terima kalau Tya sekarang adalah calon mantu bossnya.
"Iya pak..." ucap Tya sambil membereskan pekerjaannya
"Assalamu'alaikum bu..."
Walaupun Tya sudah diakui sebagai calon mantu,ditempat kerja dia tetap memanggil Mama Ranti dengan sebutan 'ibu' bukan 'mama'.
"Wa'alaikumsalam sayang...masuk-masuk...duduklah"
"Iya bu..." jawab Tya patuh
"Tya...di ruangan ini cuma ada kita berdua,kok manggilnya ibu"
"Tapi disini ibu adalah boss saya,kalo dirumah kan beda lagi..hehehe..."
"Yach,senyamannya kamu aja dech...
__ADS_1
Begini Tya...selama ini mama selalu memperhatikan kinerjamu dan mama puas dengan hasilnya. Lalu mama coba buka file ijazahmu teryata nilaimu bagus-bagus. Apa kau tak tertarik untuk kuliah lagi???"
Tya diam sesaat,lalu dia menarik napas pelan.
"Sebenarnya tertarik juga bu,tapi keadaan yang memaksa saya harus menerima kondisi saya saat ini. Saya harus menghidupi keluarga saya dan menyekolahkan kedua adik saya" jawab Tya tertunduk
"Kau anak yang hebat Tya...pantas Yoga tergila-gila padamu" ucap Mama Ranti sambil memegang kedua tangan Tya
"Tya,bulan depan Siska bagian keuangan akan mengundurkan diri karena dia akan melahirkan dikampung halamannya. Untuk itu,mama ingin kamu yang menggantikannya"
"Apa saya akan sanggup bu..." ucap Tya terkejut
"InsyaAlloh sanggup,Siska sendiri yang merekomendasikan kamu. Dan masih ada waktu sekitar 3 minggu untuk belajar bahkan Siska pun siap jika harus mundur seminggu kalau kamu memang belum mengerti tentang seluk beluk keuangan"
"Lalu counter saya bu..."
"Kamu nggak usah khawatir,sudah ada penggantinya 2 orang malah"
"Kantor juga akan memberikan beasiswa agar kamu bisa melanjutkan kuliahmu sambil bekerja"
"Maap bu...apa ini nggak terlalu berlebihan,apa ini karna saya kekasih Yoga???"
"Sayang...mama melakukan ini memang karna kamu layak mendapatkannya" ucap Mama Ranti berdiri dan membelai kepala Tya
"Sekarang kamu bisa mengejar cita-cita kamu,kamu juga tetap bisa membiayai hidup dan sekolah adik-adik kamu"
"Terimakasih bu..."
Tya berdiri dan mencium tangan Mama Ranti,air mata haru tak dapat dibendungnya lagi.
Mama Ranti tersenyum lalu memeluk Tya penuh kasih.
.
.
.
.
.
.
.
Lanjut...
__ADS_1