RAHASIA JODOH

RAHASIA JODOH
BAB 59 Malam Pengantin


__ADS_3

Tiwi tersenyum lalu keluar dari kamar Yoga.


🌹🌹🌹


"Sayang..kesinilah..." panggil Yoga


Tya pun mengangguk dan mendekati suaminya,dia berbaring disofa dengan kaki Yoga sebagai bantalannya.


"Sayang,tau nggak...dari tadi aku menunggu kau bertanya tapi kenapa kau belum juga bertanya padaku...Memang kau tak ingin bertanya sesuatu padaku...???" ucap Yoga sambil membelai rambut Tya yang tak ditutupi kerudung


"Bertanya soal apa???"


"Ya soal apa saja...soal apakah kita nanti akan mengadakan resepsi atau enggak,soal nanti kita tinggal dimana atau soal kamar ini misalnya...kenapa tidak didekor selayaknya kamar pengantin...atau soal yang lain mungkin..."


"Hehehe ..iya... Awalnya Tya memang sempat bertanya-tanya...kenapa kamar Aak tidak didekor selayaknya kamar pengantin dan kenapa justru lebih heboh dekorasi ruang keluarga dibanding dekorasi kamar ini...tapi Tya urungkan bertanya..."


"Kenapa...???"


"Karna...bisa menikah dengan Aak dan diberi kelancaran saja sudah membuat Tya bahagia,jadi apalah arti sebuah kamar pengantin...Tya nggak mau jadi orang yang kufur nikmat...hehehe..."


"Subhanalloh baiknya istriku..."


Sebuah kecupan mendarat dibibir Tya,Yoga merasa sangat bahagia bisa memiliki Tya. Seorang gadis yang punya gambaran bahagia yang sangat sederhana.


"Kamu tau nggak kenapa kamar ini tidak didekorasi selayaknya kamar pengantin...???"


"Kenapa...???"


"Karna kamar pengantin kita memang bukan disini"


"Maksudnya...???”


"Iya...kamar pengantin kita ada disuatu tempat...nanti setelah isya' kita kesana..."


"Emang dimana itu...???" tanya Tya penasaran


Tya pun bangkit dan duduk dipangkuan Yoga,dikalungkannya kedua tangannya dileher Yoga sambil mengerjabkan matanya dengan lucu menunggu jawaban dari Yoga.


Yoga pun kembali mengecup bibir Tya sekilas,lalu diusapnya bibir tipis istrinya itu,sambil tersenyum dibisikkannya ke telinga istrinya.


"Rahasia..."


"Iiih kok gitu..."

__ADS_1


"Nanti kalo sudah waktunya,...Sekarang kita turun dan ikut ngobrol sama yang lain dulu...kamu kan juga belum kenal kan dengan ponakan-ponakanku,sementara besok mereka sudah pada pulang"


Tya mengiyakan apa yang dikatakan suaminya,diambilnya kerudung lalu mereka pun turun untuk bergabung dengan keluarganya yang lain.


Selepas sholat isya berjamaah dengan keluarga besarnya,Yoga dan Tya pamit. Mereka sengaja tidak ikut makan malam dirumah karna mereka ingin dinner romantis berdua.


Sebuah hotel yang berlatar belakang pantai disuguhkan Yoga untuk memanjakan istrinya. Dan dinner romantis dipinggir pantai pun telah dipersiapkannya. Terlihat dari kejauhan sebuah meja dengan dua kursi serta hiasan lampu-lampu kecil berbentuk hati,persis seperti di sinetron-sinetron yang sering dilihatnya di TV.


Tya terbengong-bengong melihat semua kejutan-kejutan yang disuguhkan suaminya.


"Aak..terimakasih..." ucapnya sambil memeluk suaminya


"Kamu suka???"


"Suka Aak...suka sekali"


Dia pun melompat-lompat kegirangan seperti anak kecil,Yoga hanya tersenyum-senyum melihat tingkah istrinya.


Lalu 'cup' sebuah kecupan mendarat di pipi Yoga...


"Terimakasih Aak...terimakasih..." ucapnya berkali-kali sambil kembali memeluknya


Tya hendak mencium pipi Yoga kembali tapi dengan sengaja Yoga menengok dan ciuman itu berakhir di bibir Yoga.


Tya terkejut lalu melompat mundur.


"Ihh ini ditempat umum Aak..."


"Memang kenapa??? Cium suaminya sendiri kan nggak papa... Lagian juga sepi ini..."


Yoga tersenyum melihat istrinya tersipu malu.


"Ayo kita makan,lalu kita lanjutkan nanti dikamar ya..."


"Ihh mesum"


"Namanya juga pengantin baru...hehehe..."


Selesai makan mereka berdua berjalan menyusuri pantai...angin pantai yang berhembus kencang membuat hawa hangat menjadi dingin.


"Ayo kita ke hotel...hawa sudah mulai bertambah dingin..." didekapnya tubuh Tya yang terlihat kedinginan.


Yoga membimbing Tya menuju kamar mereka.

__ADS_1


"Aak...koper kita kan masih di mobil"


"Sudah diantar ke kamar oleh orang hotel" jawab Yoga enteng


"Aak kok kita lewat lift yang ini...bukannya lift tamu hotel sebelah sana...tuh ada petunjuknya” ucap Tya


"Iyaa...itu memang untuk tamu...tapi kita kan bukan tamu..."


"Lalu...???"


"Lalu pintu lift nya sudah kebuka...ayo masuk,aku udah capek,keburu pingin sampe kamar"


"Tapi..."


Yoga tak menjawab pertanyaan Tya tapi dia segera menarik tangan Tya,begitu pintu lift tertutup,Yoga segera memeluk erat tubuh Tya dan menarik tengkuk Tya untuk ******* lembut bibir manis istrinya.


Tya mendorong tubuh Yoga ketika lift berhenti dan pintunya terbuka. Matanya terbelalak melihat pemandangan didepannya.


"Aak...kok lantai paling atas ini beda dengan lantai hotel pada umumnya...Kamar-kamarnya kok nggak ada nomernya..."


"Hadeehhh...dari tadi banyak nanya aja...cerewet banget ya kamu teryata..." ucap Yoga gemas terhadap istrinya.


Dibopongnya tubuh Tya menuju kamar pengantin mereka. Begitu pintu kamar dibuka,untuk kesekian kalinya Tya dibuat terbelalak oleh pemandangan yang dilihatnya.


Yoga membaringkan Tya diranjang pengantin yang penuh dengan bunga mawar merah. Baru Tya membuka mulutnya karna ingin bertanya banyak hal,Yoga sudah membungkamnya dengan sebuah ciuman...lama dan makin dalam. Hingga pada akhirnya penyatuan cinta mereka pun terjadi dimalam itu.


Lewat tengah malam Tya terbangun karna ingin ke kamar mandi tapi dia merasakan sakit pada daerah sensitifnya.


.


.


.


.


.


.


.


Lanjut...

__ADS_1


Terimakasih masih setia dengan karya Author


Jangan lupa like dan komennya ya...


__ADS_2