RAHASIA JODOH

RAHASIA JODOH
BAB 46 Bertemu Lia


__ADS_3

Tya berdiri dan mencium tangan Mama Ranti,air mata haru tak dapat dibendungnys lagi. Mama Ranti tersenyum lalu memeluk Tya penuh kasih.


🌹🌹🌹


Hari berjalan begitu cepat, Tya sudah mulai menjalani harinya sebagai karyawan bagian keuangan. Selain itu dia juga tercatat sebagai mahasiswi Universitas Terbuka fakultas Menejemen keuangan. Memang bukan fakultas impiannya tapi setidaknya fakultas itu bisa mendukung pekerjaannya saat ini.


Anin adik Tya juga sudah kuliah sesuai keinginannya,sementara Karin juga bisa masuk di SMP impiannya.


Dan kini Tya pun sudah kembali kerumahnya. Dengan gaji nya yang cukup besar,kini ibunya pun mau menerima dia kembali. Sangat disayangkan memang tapi ini kenyataan...uang adalah segala-galanya bagi Bu Laras ibunda Tya.


Di Tempat Kerja


Hari ini Mama Ranti tidak berangkat kerja,beliau pergi ke Surabaya karna mau menjenguk cucu barunya. Ya..Mbak Tiwi kakak Yoga baru saja melahirkan,mungkin Mama Ranti akan lama disana. Dan untuk sementara,kantor dipimpin oleh Andri.


Tya berjalan menuju ruangan Andri untuk memberikan laporan keuangan.


Tok...tok...tok...


"Assalamu'alaikum..."


"Wa'alaikumsalam...masuk"


"Permisi pak,mau ngasih berkas laporan keuangan"


"Duduklah Tya...jangan panggil pak kale...kita kan temen,panggil saja seperti biasanya"


"Nggak enak kalo didengar karyawan lain"


"Halah cuek aja..." kata Andri sambil mengecek laporan keuangan


"Ndri..."


"Ya..."


"Emmm...akhir-akhir ini...kamu dihubungi Yoga enggak??? Sudah sebulan ini aku sulit menghubunginya dan sudah sebulan ini dia pun tak menghubungiku...Ada apa ya Ndri..."


Andri menutup laporan yang tengah dibacanya,dia terlihat memikirkan sesuatu.


"Terus terang aku juga sudah sebulan tidak berkomunikasi dengan Yoga,pas acara wisuda kemarin saja dia janji datang tapi nyatanya dia tak ada" jawab Andri bohong


Flashback on


Tuttt...tuttt...tuttt...

__ADS_1


Andri pun segera mengambil ponselnya,tertera nama Yoga disana.


"Assalamu'alaikum..."


"Wa'alaikumsalam...Ndri tolong bantu aku"


"Bantu apa???"


"Bantu bersandiwara...Aku besok kan pulang tapi aku nggak ngasih tau Tya. Aku pengen liat kesehariannya jika tak ada aku. Aku akan ganti nmr hp ku sementara jadi kalau dia ngehubungi aku,nggak bakalan bisa. Tapi itu berarti aku juga tidak bisa datang dihari wisudamu. Mama sudah aku kasih tau tp katanya jangan karna nggak tega liat Tya dikerjain. Untungnya pas barengan Mbak Tiwi melahirkan,jadi kan pas tuh...hehehe..."


"Tega amat kamu...padahal selama 3 tahun kamu tinggal,Tya selalu setia lho...apa kamu ngga kangen???"


"Ya kangen tapi setidaknya aku bisa liat dia dari jauh...Itung-itung nostalgia jaman SMA dulu...hehehe..."


"Huh terserah dech..."


Flashback off


"Harusnya dia kan udah pulang ya Ndri,apa dia melanjutkan S2 disana juga...tapi dia tidak pernah cerita sebelumnya. Katanya setiap liburan pulang,tapi nyatanya hampir 3 tahun dia tidak pulang"


"Apa dia tengah menguji kesetiaanku atau dia tengah membohongiku ya Ndri..." lanjut Tya tertunduk.


"Jangan berpikiran buruk Tya...Yoga sangat mencintai kamu...kamu harus percaya itu"


Air mata Tya menetes di pipinya,cepat-cepat dihapusnya air mata itu dan segera pamit sama Andri untuk kembali ke ruangannya.


Di Ruangan Tya


Tuttt...tuttt...tuttt...ponsel Tya berbunyi,dilihatnya layar ponselnya tertera nama Fitri disana.


"Halo Assalamu'alaikum..."


"Wa'alaikumsalam...Bu Tya,ada yang mencari anda,ini orangnya ada disini menanti anda" ucap Fitri


"Cowok apa cewek???"


"Cewek..."


"Namanya..."


"Namanya Lia,Ibu mau menemui disini apa diruangan ibu"


"Lia??? Ada apa dia menemuiku??? Aku kesana aja Fit...tunggu sebentar"

__ADS_1


"Baik bu..."


Fitri menyudahi telponnya lalu meminta Lia menunggu. Fitri sengaja berbicara formil karna dia tau Lia adalah orang yang pernah meremehkan Tya dan yang merebut tunangan Tya. Dia ingin Lia tau bahwa Tya yang sekarang bukan Tya yang dulu. Tak lama kemudian,Tya terlihat menghampiri Fitri dan Lia.


"Kita bicara di kantin saja...Fitri...trimakasih ya..." ucap Tya sambil mempersilahkan Lia untuk menuju kantin.


"Siap bu...sama-sama..."


Sesampainya di kantin,mereka memilih meja yang ada diujung agar tidak terganggu dengan pengunjung yang lain.


"Mbak mau makan atau minum apa???"


"Tidak usah Tya...terimakasih"


"Oke kalo begitu...Emm...apa ada yang bisa saya bantu..???"


"To the point aja ya...Aku kesini untuk minta tolong padamu,aku mohon kamu mau bantu" ucap Lia penuh harap.


"Kalo memang saya bisa bantu,InsyaAlloh akan saya bantu"


Lia diam sesaat,dia terlihat ragu-ragu untuk bicara.


"Tya,bisakah kamu bertemu dengan ibunda Zaki. Tolong mintakan restu untukku,agar aku bisa segera menikah dengan Zaki. 3 tahun aku berusaha meluluhkan hatinya tapi hingga kini aku belum juga mendapatkan restunya"


Tya menarik napas panjang,3 tahun lebih dia menata hidupnya dan mencoba menghilangkan bayang-bayang Zaki tapi kenapa kini dia harus terlibat dengan masalahnya lagi.


.


.


.


.


.


.


.


Lanjut...


Jangan lupa like dan komennya ya...

__ADS_1


Terimakasih....🙏🙏🙏


__ADS_2