RAHASIA JODOH

RAHASIA JODOH
BAB 69 Kabar bahagia


__ADS_3

Dilihatnya Tya sudah tak sadarkan diri...Tya pingsan...


🌹🌹🌹


Yoga segera mengangkat Tya...mengganti bajunya dan menggosok badan Tya dengan minyak angin.


Tak lama Tya pun sadarkan diri,Yoga menciumi tangan Tya.


"Sayang kamu sudah sadar...apa yang kamu rasakan...mana yang sakit...???"


Tya hanya diam...tapi tiba-tiba Tya bangun dan berlari ke kamar mandi.


"Hoek...hoek...hoek..."


Tya kembali muntah-muntah dikamar mandi membuat Yoga panik.


"Sayang...kamu kenapa???"


Yoga mengangkat tubuh Tya yang tampak lemas,membaringkannya ditempat tidur lalu meminumkan wedang jahe anget yang dibuatkan Mbak Ndari tadi.


"Makan ya...tadi katanya pingin sate..."


"Udah nggak pingin...Maap...hikz hikz hikz" kata Tya menangis


"Hei...kenapa nangis sayang,kalo tidak mau ya udah..." ucap Yoga lembut sambil memeluk istrinya


Tya semakin terisak dalam pelukan suaminya. Karna kecapean menangis dan bolak balik ke kamar mandi,akhirnya Tya tertidur.


Esoknya...


Yoga masih tertidur kecapean karna semalaman menjaga Tya. Tiba-tiba Yoga terbangun karna mendengar suara orang yang sedang muntah di kamar mandi. Mata Yoga masih terasa berat,tangannya meraba-raba disampingnya tapi istrinya tak ada.


"Astaghfirulloh...Tya..." ucapnya sambil melompat dari tempat tidur


"Hoek...hoek...hoek..."


"Tya...kamu kenapa...Kita ke dokter sekarang..."


Yoga membantu Tya membersihkan diri lalu dia pun segera berganti baju. Melihat istrinya terlihat lemas dengan sigap dia mengangkat tubuh istrinya.


"Mbak Ndari tolong bukain pintu..." teriak Yoga


Tanpa menjawab dan banyak tanya,Mbak Ndari pun segera membuka pintu depan dan pintu mobil.


"Mbak,tolong telpon mama buat nyusul kerumah sakit tempat praktek dr Hendra..."


"Iya mas..." jawab Mbak Ndari


Yoga segera melajukan mobil menuju rumah sakit,sementara Tya tergulai lemas disampingnya.

__ADS_1


Mobil berhenti tepat didepan IGD,Yoga segera mengangkat Tya dan membawa masuk tanpa bantuan perawat.


"Dokter tolong istri saya..."


"Silahkan baringkan nyonya disini tuan,tuan silahkan tunggu diluar"


"Aak diluar ya..." bisik Yoga sambil mencium kening istrinya


Tya mengangguk patuh.


Tak lama...mama dan ibu datang dengan tergopoh-gopoh.


"Tya kenapa Yoga...kemarin sore dia baik-baik saja" tanya mama


"Nggak tau ma...dari semalam Tya muntah-muntah terus,katanya pusing dan mual. Minta makan juga nggak mau dimakan. Dari siang cuma keisi jus mangga aja ma,itupun minumnya malam dan pastinya udah dimuntahin kan ma..."


"Atau jangan-jangan Tya keracunan jus mangga ya ma...tapi jus itu Yoga yang buat ma..." ucap Yoga frustasi saking cemasnya


"Sudahlah...kita tunggu saja hasilnya,toh Tya sudah ditangan orang-orang profesional kok" ucap ibu


"Tapi Yoga nggak akan bisa memaapkan diri Yoga sendiri kalo sampai Tya sakit karna keracunan jus mangga buatan Yoga,bu..."


30 menit berlalu...


"Keluarga Nyonya Tyandra..."


"Mari silahkan masuk...dokter ingin bicara"


Yoga segera masuk...


"Mari tuan...silahkan duduk"


"Selamat ya tuan...Tuan dan nyonya akan segera menjadi orang tua"


"Maksudnya,istri saya hamil dok??? Alhamdulillah...Trimakasih dok..."


Sang dokter hanya mengangguk sambil tersenyum.


"Tapi tuan,karna kondisi istri anda masih sangat lemah,maka saya menyarankan untuk rawat inap dulu"


"Iya dok...apapun yang terbaik buat istri saya"


Yoga menghampiri istrinya dan mencium keningnya...


"Oya tuan,maap...istri anda saya beri obat tidur karna sepertinya dia sangat kurang istirahat"


"Iya dok..."


"Sekarang nyonya akan kami pindahkan ke ruang VVIP seperti permintaan tuan"

__ADS_1


Tya segera dipindahkan ke ruang rawat inap. Mama dan ibu panik melihat Tya keluar dari IGD dengan mata terpejam. Kini ganti Yoga yang menenangkan mama dan ibunya.


"Ga...Tya kenapa??? Kok maatanya terpejam...dia sakit apa Ga..." tanya mama cemas


"Tya nggak papa ma...Tya diberi obat tidur biar bisa istirahat...???"


"Lalu...."


"Tya nggak sakit ma tapi mama dan ibu mau punya cucu...Tya hamil ma...Yoga mau jadi ayah ma..."


"Alhamdulillah...Ti...aku mau jadi nenek dan kamu mau tambah cucu..." ucap ibu...dan mereka pun saling berpelukan.


Tya mengerjabkan kedua matanya. Dilihatnya dua orang wanita paruh baya yang sangat dia cintai sedang berbincang disofa yang ada dikamar ruangan itu. Matanya kembali menyapu ruangan mencari sosok suaminya,tapi dia tak menemukan Yoga disana.


"Mama...ibu..." panggilnya lirih


"Tya...Alhamdulillah kamu sudah bangun..." ucap Mama Ranti


"Apa yang kau rasakan Tya...kamu mau apa???" sahut Bu Laras yang dijawab dengan gelengan kepala


"Aak kemana???"


Baru aja ibunya mau menjawab,Yoga yang sudah berdiri dipintu kamar menyahut dan menjawab pertanyaan Tya.


"Aku disini..." jawab Yoga tersenyum.


"Karna Yoga sudah datang,mama dan ibu pulang dulu ya..." kata ibu


"Nanti sore apa besok pagi mama dan ibu kesini lagi..." sahut mama..


"Makan yang banyak dan jaga cucu kami dengan baik..." lanjutnya sambil mengelus perut Tya


Tya mengangguk,setelah cipika cipiki kemudian Mama dan ibu pun keluar ruangan untuk pulang kerumah.


.


.


.


.


.


.


.


Lanjut...

__ADS_1


__ADS_2