SATRIO YANG TERPINGIT ALAM

SATRIO YANG TERPINGIT ALAM
PERHATIAN DAN PERSAINGAN


__ADS_3

Sering kali kita mendengar kata hidup itu perjuangan dan pasti nya di dalam perjuangan ada persaingan bukan? ada persaingan yang secara sehat dan persaingan yang tidak sehat, bila kita menilik ulang dari kata persaingan pasti memperebutkan sesuatu hal yang sangat di idam - idam kan bukan, bisa jadi demi kepentingan bersama dan bisa juga demi kepentingan pribadi.


Lalu apa perhatian itu sebenar nya? sering kali kita terfokus dengan kata persaingan namun kita melupakan perhatian lalu bagaimana bisa kita mendapat kan yang kita idam kan bila kita tidak perhatian hanya terfokus pada persaingan, maka bisa di pastikan hasil nya nol besar dan sia - sia lah persaingan itu.


Lalu bagaimana yang benar agar kita bisa mendapat kan yang kita ingin kan dalam persaingan yang makin ketat?


...........


Saat ini hubungan Ani dan Satrio semakin dekat mereka saling chat di inbox untuk menanyakan kabar satu dengan yang lain dan Widhi masih berpura - pura tidak mengenal siapa sebenar nya Ani bahkan dari sebutan mereka berdua pun berbeda seperti saat Satrio menyebut Ani kala itu jadi Ani benar - benar tidak menyangka bahwa akun Widhi Wirakarna itu adalah Satrio Wicaksono orang yang pernah mengisi hati nya.


Seperti biasa jam istirahat Ani menghubungi Widhi yang saat ini lumayan bisa membuat nya tersenyum sejenak meski terkadang juga membuat nya sebal dan jengkel melihat penggemar Widhi mayoritas pasukan umak - umak ber daster.


" Assalamualaikum Aa sedang apa, sudah makan dan sudah sholat belum?"


Tanya Ani melalui chat di whatsapp dengan di sertakan stiker senyum.


" Wa'allaikumusallam Neng alhamdulillah sudah semua yang belum cuma lihat senyum kamu."


Balas Widhi yang raja ngegombal.


" Ah ... Aa bisa saja kalau merayu kan aku jadi merasa tersanjung."


Jawab Ani sambil senyum membaca chat dari Widhi raja gombal.


" Neng tadi makan sama apa?"


Tanya Widhi sambil mikir itu notifikasi dari facebook banyak bener ya.


" Makan sama ayam Aa, kalau Aa makan sama apa?"


Tanya Ani balik yang juga sedang melihat notifikasi di hp nya.

__ADS_1


" Kagak berebut tu makan nya sama ayam Neng? Kalau aku tadi makan sama sayur kerinduan, lauk nya kasih sayang sama minum nya es kecemburuan."


Jawab Widhi sambil senyum.


" Enggak lah Aa kan ayam nya di goreng? Aa cemburu sama siapa sih kan Neng cuma sama Aa gak ada yang lain, emang nya Aa serepan nya berjibun?"


Kata Ani sambil di sertakan stiker manyun.


" Neng yang cantik itu mereka pan cuma temen yang penting hati Aa buat Neng seorang dah."


Jawab Widhi yang memang tukang gombal sampai kucing juga di gombalin.


Selama Ani beristirahat menghabiskan waktu nya untuk chat dengan Widhi dan Ani merasa nyaman dan tenang saat bisa menghubungi Widhi begitu pun sebalik nya namun Widhi melupakan Sintia yang juga pernah di janji kan untuk di nikahi oleh Widhi, Bagaimana Widhi bisa melupakan hal tersebut apa karena kesan pertama Widhi sudah masuk parit sebab Sintia terlalu bersemangat mengegas motor nya?


Setelah selama 1 jam Ani dan Widhi melepas rindu di whatsaap kini waktu nya Widhi masuk ke inbox sebab di inbox sudah ada 375 pesan yang masuk dan pasti nya dari semua para wanita penggemar poto profil akun milik Widhi sebab Widhi yakin semua wanita mengharap kan laki - laki yang gagah, tampan, kaya, romantis, pengertian, selalu mau mendengar kan saat para wanita curhat, sabar, setia, tidak pelit dan tidak sombong dan terutama humoris.


Sungguh kriteria yang sempurna dan mengerikan bahkan di novel, komik, derama korea dan film box office pun tidak ada yang sesempurna harapan umum nya wanita bumi yang berbanding berbalik kalau cowok itu cool pasti ya sikap nya dingin nama nya juga cool, cuek, acuh dan jarang bicara kalau tidak benar - benar perlu, nah kalau yang di ingin kan cowok yang humoris itu juga satu pakek sifat nya yaitu pasti lucu, perhatian sangking perhatian nya cicak aja di suapin, suka memuji alias gombal dan derita terakhir banyak penggemar wanita alias playboy.


Ya elah ini chat apa koran pagi ya panjang bener sudah kayak mau buat novel saja ini bocah, baru lihat saja sudah ngantuk mata ku apa bisa sampai tamat ni tar aku baca nya sedangkan aku paling males di suruh baca maka nya aku beli koran cuma buat alas lemari sama tutup kaca.


Gumam Widhi sambil skrol layar hp nya di situ Widhi mulai memutar otak lagi bagaimana cara nya menghindar atau melepas kan Sintia dari hidup nya namun tidak mungkin saat ini sebab Sintia baru saja memberi tau kalau Ibu nya masuk rumah sakit sebab penyakit jantung nya kambuh dan keinginan terakhir Ibu nya bisa melihat Sintia menikah dengan Widhi, kemudian Widhi segera membalas chat dari Sintia takut bertambah lagi chat nya.


" Pret sorry baru bales tadi aku habis nego harga ada orang pesen bolu bandung di whatsaap, itu kamu serius Pret Ibu mu sakit sekarang di rumah sakit?"


Balas Widhi di inbox dan memang antara Widhi dan Sintia memiliki panggilan yang unik untuk ke dua nya ya itu KUPRET.


" Apa untung nya aku bohong sama kamu Pret, memang nya kalau aku bohong sama kamu lalu aku dapet lotre gitu kan enggak yang ada aku dapet dosa."


Kata Sintia membalas chat Widhi di inbox.


" Terus aku harus gimana dong Pret? memang nya nikah gampang apa kan kita butuh persiapan dan persiapan itu butuh uang sedangkan uang ku saja sudah masuk ke modal semua Pret?"

__ADS_1


Balas Widhi dengan akal - akalan agar tidak di paksa untuk menikah secepat nya dengan Sintia.


Akhir nya perudingan tidak menemukan titik kata mufakat sebab Sintia berkata bahwa yang terpenting Widhi datang ke rumah nya tidak perlu memikirkan masalah biaya sebab semua biaya pernikahan Sintia yang akan menanggung nya dan tidak akan membebankan kepada Widhi sedikit pun dan memang kalau hanya biaya pernikahan di mata Sintia itu kecil bagaimana tidak Sintia memiliki koperasi simpan pinjam, memiliki bus 20 yang setiap hari nya setor pada nya belum lagi Sintia juga berbisnis bawang merah export ke planet lain.


Namun dengan begitu banyak nya aktivitas Sintia maka perhatian pada Widhi hampir di bilang susah dan Sintia hanya menghubungi Widhi saat akan berangkat ke kantor koperasi nya dan malam setelah pulang dari petani bawang merah, sedangkan Widhi adalah sosok manusia yang kurang perhatian sejak bayi jadi Widhi tidak mendapatkan perhatian dari Sintia namun Widhi mendapat kan perhatian dari Ani yang 3 kali dalam sehari menghubungi Widhi dan bila sosial media Widhi off maka semua no Widhi yang ia tau akan di hubungi oleh Ani di situ lah Widhi merasa di butuh kan oleh Ani.


Akhir nya 2 hari kemudian Widhi pun mendatangi rumah Sintia dengan berbagai pertimbangan sebab dalam hati Widhi saat ini sedang tumbuh beni - beni asmara kepada Ani yang gencar melakukan pendekatan kepada Widhi meski hanya dengan perhatian kecil namun itu sangat mampu memalingkan pandangan Widhi dan seperti nya Ani mengerti apa yang di butuh kan Widhi saat ini, sekitar jam 4 sore Widhi telah sampai di kantor koperasi simpan pinjam milik Sintia dan kebetulan saat itu Sintia sedang meting jadi Widhi menunggu Sintia di ruang kerja nya yang benar - benar lux bagi seorang Widhi pedagang asongan di jembatan penyeberangan jalan.


Buset dah ni ruangan gede bener ya kalau saja di bikin kontrakan jadi berapa pintu ini ruangan tar ah coba aku itung dari pada aku jenuh diem aja.


Kata Widhi sambil bangkit dari duduk nya lalu menghitung dengan langkah kaki nya terkadang melangkah maju terkadang mundur dan juga bergeser ke kiri dan kanan, saat itu Sintia sesekali melihat ulah Widhi yang sedikit konyol membuat nya tersenyum kecil sambil bergumam dalam hati nya.


Ini orang ngapain juga main gerak jalan di ruang kerja ku, memang sih dia playboy cuma bagi ku dia orang nya baik dan tulus yang lebih utama dia bisa membuat hari - hari ku lebih bahagia dan aku bisa tertawa lepas dengan semua kekonyolan nya.


Gumam Sintia sambil menahan tawa nya di ruang miting sedang kan Widhi masih asik dengan ulah nya yang berandai - andai menjadikan ruang kerja Sintia jadi kontrakan dan tanpa sengaja Widhi menjatuhkan sebuah berkas yang menyatakan bahwa kantor koperasi milik Sintia tersebut tidak memiliki ijin resmi dari pemerintah dan masih banyak lagi pelanggaran secara hukum yang telah di perbuat oleh Sintia dalam menjalan kan Bisnis nya, saat itu Widhi lumayan terkejut melihat nya.


Kemudian di ambil lah berkas tersebut lalu berpura - pura lah Widhi masuk kedalam kamar mandi untuk menelpon kantor kepolisian terdekat, sekitar 10 menit kemudian datang lah 1 mobil polisi ke kantor tersebut dan menggeledah semua berkas - berkas yang ada, saat itu dalam hati Widhi merasa lega sebab akhir nya bisa terlepas dari Sintia namun Widhi tidak menyadari siapa Sintia sebenar nya.


Jangan puas dulu Pret aku akan membalas semua perlakuan mu pada ku sebelum kamu mengemis maaf pada ku tidak akan aku merasa puas, bila aku tidak bisa memiliki mu maka jangan harap wanita lain bisa mendapat kan mu, tunggu pembalasan ku akan aku buat menderita kamu seumur hidup!


Gumam Sintia dalam hati sambil senyum sinis kepada Widhi yang melambaikan tangan saat Sintia masuk kedalam mobil polisi dengan tangan di borgol, di sisi lain ada Ani yang sedari tadi menghubungi Widhi di semua media sosial nya sampai di manual dan email pun juga di hubungi oleh Ani namun seperti nya Widhi sedang tidak melihat hp nya jadi pesan chat dan telepon Ani di abaikan oleh Widhi yang sedang membongkar kasus pekerjaan Sintia yang sudah melanggar.


..........


Akhir nya bisa lepas juga Widhi dari Sintia yang di sebut badak bercula satu oleh Widhi, itu lah harta tidak selama nya membuat diri kita bahagia namun harta sering membawa kita kepada kehancuran, cari lah rezeki yang berkah meski pun sedikit namun halal dan sesungguhnya Allah sudah memberikan takaran kepada umat nya untuk segala hal maka jangan lah khawatir teruslah berikhtiar di jalan Allah.


Lalu apa yang akan di perbuat oleh Sintia bagaimana Sintia membalas kan dendam nya kepada Widhi yang di pikir Widhi orang yang baik dan tulus namun nyata nya Widhi lah yang menjebloskan diri nya ke dalam penjara, kemudian bagaimana dengan Ani yang seperti nya juga sedang di landa asmara hingga membutakan segala nya sehingga apa pun yang di perbuat Widhi di mata Ani masih bisa ditolerir.


Seperti nya makin menegang kan saja ya kisah Widhi yang ingin segera mendapat kan upah nya dari Allah namun begitu banyak rintangan yang di hadapi nya, ikuti terus kisah perjalanan Widhi dan jangan pernah lupa dukung selalu author agar rajin update nya.


__ADS_1


__ADS_2