SATRIO YANG TERPINGIT ALAM

SATRIO YANG TERPINGIT ALAM
MAKNA HARGA DIRI


__ADS_3

Apakah makna dari kata harga diri itu sebenar nya sehingga begitu banyak orang terikat dengan kata harga diri itu sendiri, jadi makna dari kata harga diri itu sendiri adalah rasa takut dan pasti nya begitu banyak ketakutan yang pernah kita rasakan sehingga disaat rasa takut itu merantai hati kita maka pengikat nya adalah harga diri yang bisa membuat seseorang hilang kendali atas emosi nya maka bisa di pasti kan bila hal itu terjadi maka hilang lah cinta dan kasih sayang dalam diri orang tersebut, apakah kau pernah memikirkan hal itu kawan?


................


Perjalanan yang sangat panjang di tempuh Widhi untuk sampai di rumah Ani yang Widhi sendiri tidak tau apa nanti respon Ani serta keluarga nya saat Widhi datang sedang kan sudah sering kali Ani menyarankan kepada Widhi bila akan bersilaturahmi ke rumah nya jangan pernah sendiri namun bawalah seseorang yang faham bahasa dan tata cara di daerah Ani sedang kan Widhi bukan lah tipe penurut tapi Widhi adalah tipe pemberontak di mana pun dia berdiri akan di rubah pola pikir nya bila tidak sejalan dengan perintah Allah.


Sesekali Widhi melihat ke jalan sambil di hati kecil nya tersirat rasa takut sebab bagaimana pun juga baru kali ini diri nya menginjak kan kaki di daerah Ani dan di tambah lagi Widhi tidak ada satu orang pun yang dia kenal jadi wajar saja terjadi spekulasi antara hati dan pikiran nya.


Memang aku pernah ke pulau Sumatra ini tapi ke daerah Palembang, Padang dan Riau tapi untuk wilayah rumah nya Ani ini aku baru kali ini sedangkan aku tidak mengenal orang di daerah itu andai saja nanti sampai di sana aku di pukul seseorang maka habis lah riwayat ku tidak ada yang menolong ku ... tapi aku kan berniat bersilaturahmi masak di gebukin?


Gumam dalam hati Widhi sambil melihat sisi jalan yang tidak henti menyuguhkan pemandangan hutan yang masih alami di sisi lain ada Ani di rumah nya yang juga sedang berkecamuk hati nya sebab Widhi akan mendatangi nya dan kedua orang tua nya sedangkan Ani tidak pernah menceritakan masalah Widhi ke keluarga nya sebab begitu banyak trauma yang membuat nya diri nya hanya mampu memendam semua rasa dan juga Ani masih belum yakin dengan Widhi yang selama ini diri nya kenal di facebook dan menggunakan photo profil googel.


Ya Allah apakah benar dia lah orang yang Engkau kirimkan untuk menemani di sisa hidup ku, dia jauh dari pulau jawa berani datang ke sini hanya untuk menemui ku dan keluarga ku bila memang dia hanya sekedar main - main tidak mungkin ya Allah bila memang benar dia yang Engkau kirim maka mudah kan lah segala nya Ya Allah dan tunjuk kebenaran agar hati ku tidak ragu lagi kepada nya ... amiin.


Doa Ani dengan bersimbah air mata sebab merasakan sesak di dada nya dan pola pikir Ani begitu simpel bahwa bila Widhi datang dan berbicara kepada keluarganya maka keluarganya akan memberi restu seperti orang pada umum nya namun Ani tidak mengetahui siapa Widhi sebenar nya dan apa yang sedang terjadi di antara Widhi dan Ani sehingga seakan mereka berdua tidak pernah bertemu di jalan yang sama dan sepakat.


Tanpa terasa waktu pun berjalan begitu cepat dan saat ini Widhi pun sudah sampai di kampung tempat Ani tinggal saat itu segera Widhi mencari tempat penginapan untuk segera mandi sebab selama perjalanan selama 3 hari Widhi tidak mandi di karena kan takut di tinggal bus nya saat diri nya mandi, kemudian masuk lah Widhi ke sebuah hotel lalu memesan sebuah kamar untuk diri nya beristirahat malam itu.


" Selamat malam bisa saya bantu Bang?"


Tanya resepsionis kepada Widhi dengan ramah.


" Masih ada kamar kosong tidak?"


Kata Widhi sambil senyum kepada seorang lelaki di hadapan nya.


" Ada Bang untuk berapa orang dan berapa hari?"


Jawab lelaki tersebut.


" untuk satu orang dan dua hari di sini."


Kata Widhi sambil mengambil dompet nya untuk membayar dan memberi kan persyaratan nya.


Kurang lebih 10 menit kemudian Widhi diantar kan ke kamarnya dan setelah sampai di kamar nya Widhi segera menghubungi Ani yang sedari tadi sudah chat kepada Widhi untuk menanyakan sudah sampai belum atau kesasar sebab sudah jadi tradisi Widhi bila berpergian nyasar meskipun hanya ke depan rumah.


" Aa sudah sampai mana kenapa sedari tadi tidak membalas chat ku apa Aa kesasar lagi ke Sabang?"


Tanya Ani melalui chat whatsaap.


" Maaf Neng baru balas itu tadi mau balas sedang pesan hotel dan ini sudah ada di kamar hotel aku."


Balas Widhi sambil masuk kamar mandi dan melihat kran air untuk mandi.


" Alhamdulillah kalau sudah sampai Aa ya sudah Aa istirahat dulu aku mau sholat isaq dulu."


Balas Ani sambil menyertakan stiker senyum.


Setelah itu Widhi pun mulai bingung dengan AC di kamar nya sebab Widhi paling tidak bisa terkena dingin bisa - bisa bersin tidak selesai - selesai hingga pagi belum lagi perut nya kembung dan pasti heboh diri nya akhir nya diri nya menemui penjaga hotel untuk mengecil kan atau mematikan itu AC setelah itu barulah diri nya mandi dan sholat setelah sholat Widhi dan Ani pun melepas rindi di telepon hingga larut malam dan mereka akan bertemu besok siang untuk pertama kali bagi Widhi tidak bagi Ani.

__ADS_1


Setelah puas melepas rindu di telepon mereka pun beristirahat sebab besok pagi Ani harus masuk kerja di pagi hari nya dan waktu jam makan siang akan bertemu Widhi di restoran yang sudah menjadi sepakat antara mereka berdua, tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat dan sudah waktu nya Ani menemui Widhi di restoran hotel agar mereka tidak canggung sebab baru kali ini mereka tatap muka.


" Ini orang lama benar ya kata nya tadi sudah mau jalan ini sampai jam 12.30 belum nongol juga."


Gumam Widhi sambil memutar cangkir yang berisi kopi di hadapannya.


Tidak begitu lama datang lah Ani menggunakan sepeda motor matic sambil senyum mendekat ke arah Widhi duduk kemudian duduk di hadapan nya Widhi, saat itu sebenar nya jantung Widhi sudah susah untuk di tata bagaikan generang akan perang.


" Aa maaf ya lama nunggu tadi aku sholat dulu baru kemari."


Kata Ani sambil duduk di depan Widhi.


" Iya Neng tidak apa - apa kok kamu mau makan apa mau pesan apa?"


Tanya Widhi sambil masih memainkan cangkir di hadapan nya.


" Jus wortel saja Aa."


Jawab Ani sambil senyum lalu Widhi segera memesan kan yang di minta oleh Ani.


" Aa kamu serius mau nemuin keluarga ku apa sudah kamu pikir sedangkan sekarang kamu sudah tau bagaimana aku dan kondisi ku masih ada waktu kok untuk kamu berubah pikiran?"


Kata Ani sambil memainkan hp di tangan nya.


" Iya aku berubah pikiran yang awal nya niat ku hanya ingin hanya sekedar silahturahmi namun kini sudah berubah setelah melihat mu aku ingin segera menikah dengan mu."


Jawab Widhi sambil senyum dan pandangan nya tajam menatap Ani.


Tanya Ani yang seperti nya enggan menatap mata Widhi bagaikan mata burung Elang.


" Aku pantang menyerah pada apa pun dan semua resiko akan aku hadapi apa pun yang akan terjadi aku akan berjalan terus hingga aku mendapat kan mu."


Jawab Widhi dengan nada penuh keyakinan.


Sedangkan sampai saat ini Ani belum membicarakan masalah Widhi kepada orang tua nya sebab begitu sering nya Ani di kecewakan lelaki hingga diri nya tidak berani menceritakan kehadiran Widhi di dalam hidup Ani bagi Ani cukup diri nya dan Allah yang tau hubungan asmara mereka berdua lalu Ani pun berpamitan kepada Widhi untuk pulang sebab waktu sudah sore dan saat nya sholat ashar dan Widhi berjanji setelah sholat magrib akan datang ke rumah Ani untuk menemui kedua orang tua nya.


Akhir nya waktu yang di janji kan Widhi pun tiba setelah sholat magrib Widhi bersiap - siap ke rumah orang tua Ani dan saat itu Ani duduk di depan rumah nya menunggu kedatangan Widhi yang berniat menemui orang tua nya, sekitar 30 menit kemudian sampailah Widhi di depan rumah orang tua Ani yang di sambut Ani dan kedua putri kecil Ani yang lucu dan menggemaskan.


" Neng lewat mana untuk masuk rumah mu kok pintu nya ilang?"


Tanya Widhi sambil senyum untuk menghilangkan rasa gerogi di hati nya.


" Ya lewat pintu lah Aa masak lewat genteng ada - ada saja Aa ini?"


Jawab Ani sambil mengajak Widhi masuk kedalam rumah orang tua nya.


" Mama mu mana Neng?"


Tanya Widhi sambil duduk di sofa ruang tamu.

__ADS_1


" Sebentar Aa aku lihat dulu tadi seperti nya masih sholat."


Jawab Ani sambil pergi dari hadapan Widhi untuk memanggil Mama nya.


Saat Ani pergi masuk ke dalam Widhi mulai merangkai kata - kata yang sebenar nya diri nya sendiri tidak begitu yakin dengan kata - kata yang di rangkai sudah pantas atau tidak namun yang pasti hanya kata - kata itu yang mampu terlintas di pikiran nya, sekitar 10 menit kemudian keluar lah Ani dan Mama nya dari dalam lalu segera lah Widhi bangkit dari duduk nya dan menyalami Mama nya Ani.


" Anak ini dari mana dan ada maksud apa datang kemari?"


Tanya Mama nya Ani dengan tatapan bingung.


" Sebelum nya saya meminta maaf sebab baru saat ini baru bisa bersilahturahmi ke sini dan untuk maksud kedatangan saya kemari untuk membawa hubungan saya dengan Ani menjadi halal sebab saya takut akan fitnah Bu."


Jawab Widhi sambil senyum mencoba ramah kepada Mama nya Ani namun tatapan mata Widhi begitu mengerikan.


" Anak ini sudah tau bagaimana kondisi Ani dan apa sudah di pikir betul - betul dengan keputusan anak ini?"


Tanya Mama nya Ani lagi yang semakin bingung dengan kata - kata Widhi yang to the poin.


" Bila saya tidak berpikir terlebih dahulu tidak mungkin saya sampai sini Bu dan saya hanya meminta restu kepada Ibu untuk hubungan kami."


Jawab Widhi yang mencoba menutupi ke sadisan nya dan raja tega.


" Lalu apa anak ini tidak menyesal dengan memilih Ani sedang kan anda tau kondisi Ani seperti apa?"


Tanya Mama nya Ani kepada Widhi.


" Saya menikah karena Allah untuk menyempurnakan agama saya Bu jadi saya menikahi Ani bukan hanya semata - mata hanya nafsu tapi saya mencari ridho nya Allah."


Jawab Widhi dengan yakin dan mantap hati.


Saat mendengar kata - kata itu segera lah Mama nya Ani bangkit dari tempat duduk nya pergi dari hadapan Widhi dan memanggil Abang dan Paman nya Ani untuk memutus kan prihal tersebut dan Widhi pun mencoba tenang meski dalam batin Widhi merasa akan terjadi sesuatu saat ini dan benar saja saat Widhi berhadapan dengan Abang nya dan Paman nya Ani di situ mulai lah terjadi adu argumentasi antara Ani dan keluarga nya sedang kan Widhi tidak paham betul dengan bahasa daerah Ani namun Widhi hanya bisa merasakan ada perlawanan dari Abang nya Ani.


Sekitar 1 jam Widhi berada di rumah Ani lalu memohon pamit sebab sudah larut malam dan setiba nya Widhi di hotel 30 menit kemudian Ani menelpon Widhi untuk menjelaskan apa yang terjadi, saat mendengar penjelasan Ani jiwa petarung Widhi muncul sebab harga diri nya terusik dengan kata - kata Abang nya Ani dan malam itu juga langit menjadi merah hujan, angin dan petir pun datang dengan tiba - tiba seakan mendukung perasaan Widhi yang sedang tersinggung bahkan saat itu Widhi berniat akan merata kan seluruh kampung itu.


" Aa tolong tenang dulu jangan marah - marah mereka wajar seperti itu sebab mereka belum mengenal Aa di tambah lagi kita kenal di media sosial jadi mereka berfikir Aa cuma iseng saja."


Kata Ani mencoba menenagkan Widhi yang semakin kalap saat itu.


" Kalau memang aku cuma iseng buat apa aku jauh - jauh kemari buang waktu ku saja, apa mereka sudah bosan hidup berani sekali mengatakan aku hanya main - main?"


Jawab Widhi sambil emosi nya yang makin memuncak.


Saat itu Ani sudah kehabisan kata - kata untuk menenangkan Widhi akhir nya Ani hanya bisa diam menahan sesak di dada nya dan yang bisa Ani lakukan hanya lah menangis di atas sajada nya memohon agar Allah menenangkan Widhi.


...............


Wah ternyata bukan lah semudah orang pada umum nya yang untuk menikah hanya tinggal datang ke rumah calon istri membawa keluarga nya lalu di terima dan menikah ternyata harus menguras air mata, perasaan dan pikiran hubungan mereka berdua lalu apakah Ani sudah menyadari bahwa Widhi itu adalah Satrio atau kah Ani masih juga belum menyadari dan bagaimana nasib nya keluarga nya Ani sedangkan bila Widhi sudah di singgung harga diri nya maka akan di tebas semua orang yang telah menyinggung nya?


Untuk mengetahui bagaimana nasib Ani dan keluarga nya dan apa yang akan di lakukan oleh Widhi maka ikuti terus kisah nya hanya di SATRIO YANG TERPINGIT ALAM dan jangan pernah lupa selalu dukung author agar rajin update nya.

__ADS_1



__ADS_2