SATRIO YANG TERPINGIT ALAM

SATRIO YANG TERPINGIT ALAM
HUBUNGAN


__ADS_3

Begitu banyak jenis bentuk hubungan dari hubungan suami istri, orang tua dan anak, kakak dan adik, pertemanan itu semua jenis sebuah hubungan dan pasti nya pernah mengalami perselisihan pendapat di antara mereka bukan dan pasti jawab nya pasti iya, di saat emosi menguasai jiwa maka di saat itu hilang sudah rasa saling menghargai satu dengan yang lain akhir nya keluar lah kata - kata yang tidak pantas untuk di kata kan.


Lalu bagaimana solusi nya bila kita menghadapi sebuah perselisihan dalam sebuah hubungan? pernah kah engkau melihat percikan air di saat diri mu di padang gurun maka percikan air itu adalah cinta, iya cinta kasih sayang andaikan saja ada sehelai saja rasa cinta kasih sayang dalam hati mu maka tidak akan ada perselisihan di muka bumi ini sebab hanya cinta kasih sayang lah yang mampu mendamaikan segala permasalah, pernahkah kau pikirkan hal itu?


...........


Saat itu Widhi sudah tidak sabar lagi untuk menunggu kabar dari Ani beda dengan Ani yang masih sebal dengan kejadian diri nya di chat oleh Sintia yang pasti kata - kata nya sangat menyakitkan hati Ani, sejak pagi hari Widhi chat kepada Ani melalui whatsaap nya namun tidak di balas di telepon tidak di angkat rasa nya Widhi benar - benar putus asa menghadapi semua ini.


Sungguh menyebalkan hal seperti ini, aku sudah seperti pengemis saja harus memohon kepada seorang wanita sedangkan dalam kamus hidup ku wanita lah yang memohon pada ku, Ya Allah pelajaran apa lagi ini?


Gumam Widhi dalam batin nya sambil memandangi hp nya siapa tau Ani membalas chat nya meski balasan nya sungguh menguras kesabaran nya, sebab memang sudah watak Widhi bukan lah seorang yang penyabar dan pantang menyerah bila menghadapi rintangan diri nya akan menyingkirkan semua rintangan sebesar apa pun itu dan benar Ani jam makan siang baru membuka hp nya dan membaca chat Widhi yang sudah berbentuk ular paiton di layar hp Ani.


" Neng tolong beri aku kesempatan sekali saja agar aku bisa buktikan kesungguhan dan sayang ku pada mu dan akan aku buktikan aku bisa bertaubat."


Kata Widhi melalui chat di sertakan stiker sedih.


" Selesaikan dulu masalah mu dengan wanita - wanita itu baru kau datang lagi pada ku."


Jawab Ani dengan tegas.


Saat itu Widhi segera membaca chat yang masuk ke whatsaap nya sambil tersenyum lega sebab ternyata Ani masih memberi kesempatan ke pada Widhi untuk yang kesekian kali nya di situ Widhi merasa lega dan segera membalas chat nya Ani.


" Pasti Neng, tunggu aku pasti datang untuk meminta mu kepada orang tua mu."


Kata Widhi dengan yakin nya tanpa berfikir masalah apa lagi yang akan di hadapi nya.


" Bukti kan."


Jawab Ani yang masih terlihat bahwa diri nya masih sebal dengan ulah Widhi.


Kala itu Widhi merasa memiliki harapan baru dan memiliki tenaga lagi yang awal nya lesu tidak bergairah namun kini jadi bersemangat beda dengan Ani yang masih berfikir setelah membalas chat Widhi.


Kenapa ya aku selalu saja memaafkan semua ulah dia padahal dia itu playboy bahkan aku sudah berapa kali di damprat sama para fans dia tapi masih saja aku memaafkan dia bahkan semua kawan - kawan ku melarang aku bersama dia tapi aku yakin dia melakukan semua itu pasti ada alasan nya meski saat ini aku belum tau apa alasan pasti nya, sudah lah aku jalani saja pengaturan Allah.


Gumam Ani sambil menikmati ayam goreng menu makan siang nya saat itu semua teman - teman Ani sangat banyak yang mengguncingkan diri nya namun watak Ani yang keras kepala bila diri nya sudah memutus kan sesuatu tidak akan ada yang bisa merubah nya kecuali diri nya sendiri lah yang merubah nya.


Saat itu Widhi mulai membuka video para fans Widhi yang adu peruntungan siapa tau terpilih menjadi pendamping Widhi namun Widhi melihat semua itu sambil tersenyum geli melihat video wanita - wanita tersebut lalu dia melihat ada komentar yang masuk menjawab status Widhi di facebook.


" Gimana pret masih mending sama aku kan tidak ada yang setia kan dengan mu bukti nya dia meninggal kan kamu."


Komentar Sintia di status Widhi.


" Iya pret."


Jawab Widhi singkat menandakan tidak suka kepada Sintia.


Kemudian percakapan mereka pun berlanjut di inbox.

__ADS_1


" Pret mana video mu yang sedang mengaji surat ar rahman?"


Tanya Widhi kepada Sintia.


" Pret kalau masalah mengaji jujur aku tidak bisa membaca huruf arab nya kalau membaca latin nya aku bisa sebab aku mu'alaf."


Jawab Sintia mencoba menjelaskan kepada Widhi dan berharap Widhi bisa memaklumi nya.


Jawaban dari Sintia tersebut menjadi senjata ampuh bagi Widhi dan Widhi pun mulai memutar otak bagaimana cara nya agar diri nya lepas dari Sintia sebab Widhi benar - benar tidak bisa jauh dari Ani sedetik pun, di sisi lain ada Ani yang sedang di pojok kan oleh teman - teman nya yang sedang menjalin hubungan dengan Widhi di facebook dan teman - teman Ani tidak yakin dengan Widhi yang super playboy.


" An kamu yakin dengan laki - laki itu apa sudah kamu pikir - pikir lagi, bukan kita mau ikut campur tapi pasti kan terlebih dahulu benar bukan itu orang nya sama dengan di foto profil nya?"


Kata Rini sambil duduk di hadapan Ani.


" Memang kenapa Rin?"


Jawab Ani sambil memainkan hp nya.


" Sebab aku tidak yakin saja An ... aku gak mau kamu kecewa untuk kesekian kali nya An."


Kata Rini sambil mencoba memberi pemahaman kepada Ani yang sedang kasmaran dengan Widhi.


Dari situ mulai lah Ani terbuka pola pikir nya dan tidak buta lagi dengan ulah si japrak yang suka tebarkan pesona kepada setiap wanita yang sedang kosong jiwa nya dan kesepian pasti nya membutuhkan perhatian dan kasih sayang setelah wanita itu menaruh harap pada nya maka kalimat akhir bay.


Ani dan Rini pun sudah bagaikan tim detektif mencari semua bukti - bukti mengenai foto profil Widhi dari browsing di google sampai melacak semua akun Instagram pemilik foto tersebut dan setelah Ani mendapat kan bukti - bukti yang sangat lengkap baru lah Ani menghubungi Widhi lagi dengan menyertakan semua bukti - bukti yang sudah di dapat kan.


Tanya Ani sambil menyertakan semua bukti yang sudah di dapat kan.


Saat itu Widhi berfikir akhir nya ketahuan juga.


" Foto ku memang kenapa?"


Jawab Widhi yang berfikir sudah lah kalau memang sudah harus berakhir.


" Kamu yakin itu foto mu? tolong kamu jujur aku tidak akan marah asal kamu jujur."


Kata Ani dengan mata yang mulai berkaca - kaca.


" Memang ada apa sih kamu sibuk nanyain itu foto, kan yang penting aku serius sama kamu sudah beres kan."


Jawab Widhi yang mulai putus asa dengan semua ini.


" Aku sangat menghargai kejujuran, meski menyakitkan asal kamu mau berkata jujur aku masih bisa memaafkan mu dari pada kamu terus hidup dalam kebohongan bahagia hanya sesaat tapi sakit nya selama nya."


Kata Ani yang mulai jatuh air mata nya.


" Ok aku jujur tapi janji kamu tidak meninggal kan aku sebab aku sayang banget sama kamu."

__ADS_1


Jawab Widhi yang sudah kehabisan kata lagi.


" Nanti aku pikir kan yang penting kamu berkata jujur dulu."


Jawab Ani sambil membasuh air mata nya.


" Iya itu bukan foto ku dan aku mengambil di googel sebab bagi ku tidak penting orang tau siapa aku sesungguhnya."


Jawab Widhi dengan pasrah dengan semua keputusan Ani.


" Kenapa dari tadi kamu bertahan dengan kebohongan mu itu sampai kapan kamu bersembunyi di balik topeng ini memang tidak lelah apa kamu seperti itu terus lalu apa aku juga tidak penting hingga kamu pun membohongi ku?"


Jawab Ani sambil menangis menahan rasa sesak di dada nya yang selama ini merasa di tipu oleh Widhi.


" Bukan seperti itu maksud ku, aku sayang sama kamu tidak mungkin aku menyakiti mu hanya aku menunggu waktu yang tepat saja untuk menjelaskan pada mu."


Jawab Widhi mencoba menjelaskan sebenar nya yang terjadi.


" Sudah cukup ya sudah hubungan kita sudah cukup sampai di sini saja jalani hidup mu dengan semua kebohongan mu dan biarkan aku menjalani hidup ku sendiri."


Kata Ani yang sudah tidak tau harus mengambil kesabaran yang sebelah mana lagi sebab sudah habis kesabaran Ani saat ini.


" Kan kamu tadi sudah bilang kalau aku jujur kamu tidak akan meninggal kan aku tapi kenapa kamu memutuskan hubungan ini? aku tidak bisa jauh dari mu dan aku sangat menyayangi mu."


Jawab Widhi yang mencoba mempertahankan hubungan yang sudah di ujung tanduk.


" Aku sudah cukup kamu buat malu di depan teman dan keluarga ku lalu mau sampai kapan kamu akan menyiksa ku, sebenar nya aku memiliki salah apa pada mu hingga kamu se tega ini pada ku?"


Kata Ani dengan air nya mengucur deras di pipi nya.


" Kan aku sudah bilang nanti pada waktu nya aku akan menjelaskan semua nya pada mu tapi bukan sekarang."


Jawab Widhi yang mulai bingung harus berkata - kata.


" Waktu yang mana lagi yang kamu tunggu? waktu aku sudah mati berdiri karena serangan jantung karena ulah mu?"


Jawab Ani lalu melempar kan hp nya sebab sudah tidak bisa berfikir dengan logika lagi.


Saat itu chat Widhi tidak ada yang di balas sampai telfon nya pun tidak di terima oleh Ani sebab memang sudah benar - benar sakit hati dengan ulah Widhi belum selesai masalah dengan wanita yang mendekati nya sekarang datang lagi masalah tentang foto profil palsu nya.


..........


Seperti nya berakhir sudah hubungan Widhi dengan Ani dan menyisakan rasa kecewa yang mendalam untuk Ani yang harus di kecewakan laki - laki untuk kesekian kali nya, lalu bagaimana dengan Widhi yang di beri amanah Satrio untuk mengambil Ani dari keluarga nya apakah Widhi benar - benar menyerah saat ini dan apakah Widhi akan mengembalikan amanah itu kepada Satrio?


Ikuti terus perjalanan Widhi yang setiap detik penuh dengan masalah tiada henti nya dan apa sebenar nya tujuan Allah memberikan permasalahan tersebut kepada Widhi dan Ani, jangan pernah lupa delalu dukung author agar makin rajin update nya.


__ADS_1


__ADS_2