SATRIO YANG TERPINGIT ALAM

SATRIO YANG TERPINGIT ALAM
TRAGEDI KAPAL PESIAR


__ADS_3

Hanya sebagian orang yang mampu untuk menaiki kapal pesiar dan pasti nya hanya orang - orang high class yang bisa menikmati fasilitas yang serba lux dan kali ini Satrio akan merayakan acara honeymoon nya di atas kapal pesiar bersama ke dua putri nya lalu apakah yang akan terjadi di saat Ani mengetahui semua yang di lakukan Satrio memang benar - benar seutuh nya untuk kebahagian Ani semata.


Mari kita tilik ada tragedi apa di kapal pesiar yang sudah di rancang sedemikian rupa oleh Satrio dan Devi apakah akan membawa korban jiwa atau kah akan menghadirkan jiwa baru dari tragedi di kapal pesiar.


....................


Semalaman penuh Devi dan beberapa kru nya mempersiapkan acara yang akan berlangsung tepat jam 10 pagi waktu setempat dan pasti nya kapal pesiar yang megah dan di lengkapi berbagai macam fasilitas sudah di desain seindah mungkin di bagian dek kapal dan semua di lakukan sesuai keinginan Satrio.


Sedang kan Ani masih saja berkutat dengan pikiran dan hati nya yang masih bertanya - tanya siapa wanita yang bersama suami nya sebab pasti nya tidak ada satu wanita pun yang mau di madu dan hal itu suatu hal yang sangat wajar dan normal sebab tidak ada satu manusia pun yang mampu berlaku adil di muka bumi ini.


Pagi itu Satrio selalu saja membuat Ani kesal dengan berbagai macam ulah nya serasa sudah habis kesabaran Ani untuk menghadapi Satrio hari ini dan Ani pun tidak habis pikir apa sebenar nya niat Satrio yang seperti sengaja melakukan tindakan yang Ani tidak sukai.


" Sayang bangun sudah waktu sholat subuh ayo segeda mandi junub."


Kata Ani sambil menepuk wajah suami nya dengan lembut.


Namun seperti nya Satrio tidak menghiraukan sehingga Ani pun turun dari ranjang nya lalu menuju ke kamar mandi untuk mandi dengan harapan setelah diri nya mandi Satrio sudah bangun namun kenyataan nya setelah Ani mandi pun Satrio masih menikmati tidur sambil memeluk guling kesayangan nya.


" Ya Allah ... Ya Rob ... belum bangun juga kamu sayang hey ... sayang bangun sebentar lagi sudah adzan subuh kamu mau mandi jam berapa kalau belum mau bangun juga!"


Kata Ani sambil menggoyang - goyang tubuh Satrio.


" Cium dulu baru mau bangun dan mandi."


Jawab Satrio sambil mendekati wajah Ani.


" Emuach ... sudah lekas mandi aku siap kan baju nya."


Kata Ani lalu bangkit dari duduk nya namun tangan nya di tarik oleh Satrio.


" Satu nya belum."


Kata Satrio dengan nada manja.


" Astagfirullahalazim emuach ... sudah lekas jangan banyak alasan lagi."


Kata Ani sambil senyum meninggal kan suami nya.


Saat itu Satrio segera turun dari ranjang nya lalu berjalan menuju kamar mandi namun seperti nya Satrio sengaja melupakan tidak membawa handuk saat masuk kamar mandi dan pasti nya akan meminta bantuan istri nya untuk mengambil kan.


" Sayang tolong ambil kan handuk aku lupa bawa."


Teriak Satrio dari dalam kamar mandi.


" Iya sayang sebentar."


Jawab Ani sambil melangkah mengambil handuk lalu menuju kamar mandi.


Saat Ani membuka pintu kamar mandi untuk menyerahkan handuk tiba - tiba tangan Ani di tarik oleh Satrio yang berada di bawah shower yang sedang menyala dan pasti nya baju Ani pun menjadi basah kuyup terkena siraman air dari shower dan saat itu tubuh Ani sudah berada dalam himpitan Satrio dan Ani lumayan terkejut dengan ulah suami nya yang selama ini tidak pernah seperti itu kepada nya dan dalam hati Ani mulai bertanya - tanya siapa mahkluk di hadapan nya.

__ADS_1


Ya Allah siapa mahkluk di hadapan ku ini benarkah ini suami ku Mas Satrio sedang kan selama ini suami ku tidak pernah melakukan hal seperti ini kepada ku sejak di sini dia begitu agresif atau kah ini sosok Widhi yang super iseng tapi ah ... audzubilah minzalik jangan sampai ini mahkluk astral itu yang membuat ulah.


Bergumam lah Ani dalam hati dengan tatapan bingung melihat semua ulah Satrio yang selama ini tidak pernah seperti itu dan akhir nya mereka berdua pun mandi bersama dan tidak begitu lama keluar lah mereka berdua dari kamar mandi lalu melaksanakan sholat dan sudah menjadi tradisi Satrio setelah menjalan kan sholat diri nya pasti akan tidur lagi namun kali ini tidak.


" Sayang kamu akan ke mana kok menggunakan switer apakah kamu sedang kurang sehat?"


Tanya Ani sambil menyentuh kening suami nya.


" Tidak sayang aku baik - baik saja hanya ingin jalan - jalan ke pantai saja apa kamu ikut?"


Jawab Satrio sambil memeluk istri nya.


" Benar juga itu sayang kita lihat matahari terbit pasti bagus deh."


Kata Ani sambil tersenyum kepada suami nya.


" Benar sekali matahari terbit seindah cinta ku terbit menyinari hidup mu sayang."


Kata Satrio sambil bangkit dari duduk nya.


" Halah mulai kambuh ngegombal nya."


Jawab Ani sambil senyum mengenakan hijab dan sweter nya.


Kemudian mereka berdua pun berjalan menyusuri jalan menuju pantai yang letak nya tidak begitu jauh di saat itu semua tim dari Devi sudah mendapat kan mandat agar saat Satrio dan Ani ke pantai ada sesuatu yang menarik di pasir putih nya dan benar saat itu Satrio dan Ani berjalan menuju area yang sudah di persiapkan.


Kata Ani dengan pandangan fokus ke arah cahaya sambil menarik lengan Satrio.


Saat itu Satrio hanya tersenyum melihat respon istri nya yang masuk kedalam jebakan nya dan Satrio dan Ani pun semakin dekat dengan cahaya itu dan ternyata saat di perhatikan dari dekat di atas pasir itu tertulis sebuah kata ucapan cinta dari Satrio untuk Ani yang di kelilngi sebuah lampu yang sangat bersinar.


" Subhanallah indah sekali terimakasih sayang."


Kata Ani sambil masih terkagum - kagum dengan keindahan di hadapan nya tanpa menoleh ke suami nya.


Sesaat kemudian Ani baru menyadari bahawa suami nya sudah tidak ada di sisi nya dan entah pergi nya suami nya di saat itu lah Ani benar - benar bingung sebab harus mencari kemana sedangkan diri nya sendiri tidak mengetahui daerah tersebut dengan pandangan bingung pandangan Ani menyebar ke segala penjuru untuk mencari suami nya namun seperti nya tidak terlihat juga.


Akhir nya Ani memutuskan untuk kembali ke hotel dan menemui kedua putri nya bagaimana pun juga ingatan Ani masih pekat dengan kejadian waktu itu di saat suami dan kedua putri nya di sekap oleh Gustafito dan Ita dan semua itu menyisakan trauma yang mendalam dalam hati dan pikiran Ani.


Ya Allah suami ku kemana pergi nya dan ke dua putri ku juga kemana mengapa mereka semua tidak ada di dalam kamar jangan sampai hak itu terulang lagi tetapi siapa lagi pelaku nya sedangkan Gustafito dan Ita sudah meringkuk di dalam penjara Ya Allah beri aku petunjuk kemana mereka pergi nya aku sangat khawatir.


Bergumam lah dalam hati Ani dengan wajah khawatir kemudian tidak begitu lama terdengar bunyi suara pintu yang di ketuk dan pasti nya Ani berfikir itu babysitter anak nya dan segeralah Ani membuka pintu untuk memastikan pikiran nya benar.


" Di mana anak - anak ... anda siapa?"


Kata Ani dengan wajah bingung melihat dua sosok lelaki berbadan kekar di hadapan nya.


" Bila Ibu ingin bertemu dengan anak Ibu mari ikut dengan kami."


Kata salah satu lelaki itu dengan tegas.

__ADS_1


" Kata kan siapa kalian dan siapa yang memerintah kalian jangan macam - macam!"


Jawab Ani dengan pandangan penuh curiga.


" Anda ingin suami dan anak anda selamat atau anda ingin kehilangan mereka?"


Tanya salah satu dari mereka.


" Baik saya ikut kalian di mana suami dan anak ku."


Jawab Ani yang sudah kehabisan kata dan tidak bisa berfikir lagi.


Kemudian mereka membawa Ani keluar dari hotel dan memasukkan Ani ke dalam sebuah mobil serta mata Ani pun di tutup dengan kain sehingga Ani tidak bisa melihat apa pun saat itu memori Ani kembali lagi saat kejadian itu namun mengapa kali ini hati Ani merasa tenang seperti mengisyaratkan bahwa suami dan anak nya baik - baik saja.


Di sisi lain Satrio dan kedua putri nya sedang bersiap - siap di kapal pesiar untuk menyambut kedatangan Ani dan benar tidak begitu lama datang lah Ani bersama kedua orang lelaki suruan Satrio saat itu di dalam ruangan sudah penuh dengan para undangan tidak terkecuali keluarga Ani pun sudah ada di kapal pesiar itu.


Pasti nya semua kejadian di kapal pesiar ini di luar dugaan Ani yang berfikir kejadian berapa hari yang lalu terulang lagi namun saat Ani tiba di dalam ruangan yang sudah penuh sanak saudara mata Ani masih tertutup hingga tidak mampu melihat apa yang sedang terjadi yang bisa Ani laku kan hanya berdoa memohon keselamatan Suami dan kedua anak nya.


Kemudian Satrio mendekati istri nya yang terlihat gugup dan gemetar ketakutan dan saat itu semua tamu undangan dan sanak saudara menyaksikan ketulusan hati Satrio dalam mencintai Ani dan kedua putri nya.


" I love you sayang emuach."


Kata Satrio sambil mencium bibir Ani lalu membuka tutup mata Ani.


" I love you to sayang ... ada apa ini di mana anak - anak lalu ada acara apa dan kamu ...."


Jawab Ani yang masih bingung melihat sekeliling nya.


Saat itu Satrio hanya tersenyum sambil memanggil dua putri kecil nya yang sedang membawa buket bunga dan satu nya membawa kotak merah kecil menuju Satrio dan Ani yang sedang berdiri di dek kapal.


" Subhanallah kalian sudah mengerjai aku rupa nya."


Kata Ani yang tidak mampu membendung air mata bahagia nya.


" Selalu lah setia dan sabar dalam mendampingi ku di sisa hidup ku sayang."


Kata Satrio sambil memasangkan kalung di leher Ani.


" Insyaallah sayang dan bimbinglah aku selalu di jalan Allah agar keluarga kita selalu dalam lindungan Allah."


Jawab Ani sambil memeluk Satrio dan mereka pun berciuman mengungkap kan kebahagiaan mereka berdua.


Begitulah pasangan suami isteri yang saling mengisi dan melengkapi yang utama mereka berdua mau saling belajar dan mengikis egoisme masing - masing bila sepasang suami isteri masih saling egois tidak mau saling belajar maka kehancuran lah yang akan di temui.


Lalu bagaimanakah respon dari keluarga Ani yang selama ini selalu berfikir negatif kepada Satrio apakah akan tetap berfikir seperti itu meski bukti ada di depan mata mereka seperti apa kasih sayang Satrio yang tulus kepada Ani dan kedua putri nya dan sikap apa yang akan di ambil oleh Satrio saat mengetahui sikap keluarga Ani?


Ikuti kisah mereka hanya di SATRIO YANG TERPINGIT ALAM di akhir kisah mereka dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar rajin update nya.


__ADS_1


__ADS_2