SATRIO YANG TERPINGIT ALAM

SATRIO YANG TERPINGIT ALAM
PRIBADI YANG BERKELAS


__ADS_3

Menjadi pribadi yang berkelas sebenar nya banyak tolak ukur nya dari status ekonomi, gaya bicara, wawasan yang luas, tampan, cantik dan masih banyak lagi namun kita bisa melihat bila ada seseorang yang menggunakan mobil yang biasa tapi dia menaati peraturan lalu lintas dan tidak membuang sampah sembarangan di banding kan dengan orang yang menggunakan mobil mewah tapi suka serobot dan saat ada sampah di dalam mobil nya akan membuang nya sembarangan, di situ kita bisa melihat siapa orang yang berkelas?


Ini lah 6 ciri seseorang yang memiliki pribadi yang berkelas antara nya adalah hidup yang menarik, tau cara memperlakukan orang, pintar membawa diri, sopan, berwawasan luas, tau cara berpenampilan baik, tidak perlu pengakuan.


Semoga berguna dan bisa di terapkan di dunia nyata yang utama by yourself menjadi diri sendiri bukan bersikap baik hanya agar di lihat baik dan saat ini kita akan melihat bagaimana sikap Satrio setelah sampai di kampung Ani apakah Satrio jiwa yang berkelas di saat menghadapi keluarga Ani atau malah sebaliknya?


...................


Beberapa tahun yang lalu Satrio sudah datang ke kampung Ani dengan tujuan mengantar kan truk milik Bang Asmi dan terjadilah sebuah insiden membuat Satrio terluka karena sebuah fitnah yang di lakukan Faizal kemudian 5 tahun datang lagi dengan tujuan meminang Ani benar tubuh nya Satrio namun jiwa nya Widhi seorang panglima perang yang di pilih oleh Allah dan pasti nya mengalami sebuah pukulan batin dan hinaan lalu saat ini Satrio hadir kembali di kampung tersebut dengan tujuan memenuhi permintaan Ani.


Pagi itu Satrio telah sampai di depan sebuah hotel kemudian segera lah Satrio masuk kedalam hotel tersebut untuk memesan satu kamar hotel untuk nya beristirahat dan membersihkan diri setelah mendapat kan kamar segeralah Satrio di antar oleh seorang pelayan menuju kamar nya sesampai nya di kamar Satrio segera menghubungi Ani agar mengetahui bahwa diri nya telah sampai di daerah tersebut.


" Dik aku sudah sampai di hotel apa kamu mau menemui aku terlebih dahulu sebelum aku datang ke rumah mu?"


Tanya Satrio melalui chat whatsaap nya ke Ani.


" Alhamdulillah kalau kamu sudah sampai Mas, iya Mas nanti setelah sholat dhuhur aku tunggu di taman dekat kantor ya?"


Kata Ani dengan penuh kebahagiaan.


" Iya Dik nanti aku kesana ya sudah aku mau sholat dhuha dulu."


Jawab Satrio kemudian meletakkan hp nya di sisi tv.


Bila dulu yang datang dan menemui keluarga Ani adalah Widhi sosok yang temperamental namun kini yang hadir adalah Satrio yang akan menghadapi keluarga Ani pasti nya hasil nya pun akan berbeda sebab Satrio adalah sosok pilihan Allah yang bertugas menjaga, merawat dan memelihara seisi bumi dengan penuh cinta dan kasih sayang namun memiliki ketegasan yang tidak kalah menyeramkan dengan sosok Widhi.


Selesai sholat Satrio memohon kepada Allah apa yang harus di lakukan untuk menghadapi keluarga Ani utama nya Abang dan Mama nya Ani yang jelas - jelas tidak merestui hubungan mereka berdua kemudian Satrio menengada kan tangan nya memohon petunjuk Allah.


رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي


"Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul 'uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii."


Dengan memanjatkan doa agar di mudah kan segala urusan nya dan memohon agar saat berbicara dengan Mama nya Ani lidah nya Satrio tidak keluh agar Mama nya Ani paham dengan apa yang di maksud dan apa tujuan Satrio datang kembali menemui nya sebab bagi Satrio tidak ada yang mustahil bagi Allah bila memang Allah berkehendak boleh mereka semua tidak merestui namun bila Allah merestui maka semua akan berbalik.


Di sisi lain ada keluarga Satrio yang mulai menyusun rencana untuk merestui Satrio menikah dengan Ani semua itu di lakukan hanya demi tercapai nya keinginan mereka bukan lain menguasai harta warisan milik Satrio dengan memanfaatkan Ani agar berbicara kepada Satrio.


" Mbak Aini menurut Mbak bagaimana rencana nya Mbak Arik bagus kan?"


Tanya Elli sambil senyum berdiri di hadapan Aini yang sedang sibuk merawat tanaman hias nya.


" Bagus lalu apakah Arik sudah berbicara dengan Satrio bahwa dia sudah merestui Satrio dan wanita itu El?"


Tanya Aini sambil pandangan nya fokus ke tumbuhan Aglonema.


" Seperti nya belum Mbak sebab sejak semalam Satrio tidak ada di rumah bahkan pagi ini juga tidak terlihat dia di rumah."

__ADS_1


Jawab Elli sambil sesekali menyentuh daun Aglonema di samping nya.


" Kalau begitu telepon Satrio dan tanyakan dia sedang berada di mana setelah itu baru katakan bahwa semua keluarga merestui mereka menikah."


Kata Aini dengan pandangan tidak berpindah dari tanaman Aglonema di hadapan nya.


" Baik Mbak biar saya yang menghubungi Satrio."


Jawab Elli sambil melangkah pergi meninggal kan Aini.


Setelah sholat Satrio segera bangkit berdiri dan menghampiri hp nya yang sedari tadi berbunyi dan Satrio berfikir Ani yang menelpon namun ternyata Mbak Elli yang menelpon nya sebelum di angkat Satrio sempat berfikir ada apa Mbak Elli menelpon nya.


Mbak Elli menelpon jam segini untuk apa biasa nya juga tidak pernah memperdulikan ku apakah dia akan pergi ke salon untuk perawatan hingga menelpon ku pagi - pagi hanya untuk meminta uang ataukah ini jawaban doa ku dari Allah di permudah urusan ku?


Bergumam lah Satrio dalam hati sambil memandang hp nya yang sedang berbunyi kemudian Satrio pun menerima panggilan masuk tersebut sambil duduk menyandarkan badan nya di tempat tidur.


" Hallo assalamualaikum Mbak Elli ada apa?"


Kata Satrio sambil menyalakan tv.


" Tio kamu sedang dimana kenapa sedari malam aku tidak melihat mu?"


Tanya Elli dengan nada khawatir.


" Aku sedang di Sumatera akan menemui keluarga Ani memang ada masalah apa di rumah Mbak sampai - sampai Mbak Elli telepon aku?"


" Di rumah tidak ada masalah aku hanya akan menyampaikan bahwa semua keluarga merestui mu untuk menikahi Ani dan mengapa kamu pergi kesana tidak berbicara terlebih dahulu dengan kami Tio?"


Kata Elli dengan nada bingung sebab ternyata Satrio sudah berada di kampung Ani.


" Untuk apa aku bicara sedang jawab nya aku sudah tau Mbak dan terimakasih sudah memberikan restu kepada ku."


Jawab Satrio dengan nada tenang.


" Baik lah bila begitu beri alamat nya malam ini kami akan pergi menemui mu di sana untuk melamar Ani Tio."


Kata Elli yang seperti nya sudah kehabisan kata - kata.


Kemudian Elli pun mematikan telepon nya sambil berpikir bagaimana cara memberi tau kepada Mbak Aini dan Mbak Arik nya bahwa saat ini Satrio sudah berada di kampung Ani.


Sial ternyata Satrio sudah sampai di sana terlebih dahulu apakah dia mendengar percakapan ku kemaren dengan Mbak Arik sehingga dia pergi ke wanita kampung itu tapi ya sudah lah bagus dia sudah di sana dan makin cepat dia menikah maka semakin cepat juga dia pergi dari rumah ini dan aku bisa menikmati semua nya seperti dulu.


Bergumam lah dalam hati Elli sambil melangkah keluar kamar nya menuju ruang kerja Arik untuk memberi tau keberadaan nya Satrio saat ini dan rencana apa yang akan di lakukan selanjutnya di sisi lain waktu terus berjalan hingga berkumandang lah adzan dhuhur dan waktu nya Satrio menjalankan sholat sebab setelah sholat Satrio akan menemui Ani di taman depan kantor di mana Ani bekerja saat ini.


Waktu yang di tunggu pun tiba Satrio menemui Ani di taman depan kantor Ani percakapan pun di mulai membahas masalah tentang niat Satrio mendatangi kerumah orang tua Ani.

__ADS_1


" Mas apa yang akan kamu kata kan kepada Mama ku sebab seperti nya Mama belum juga merestui hubungan kita?"


Tanya Ani dengan nada sedih.


" Bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin Dik yang terpenting kita sudah berusaha dan hasil nya serahkan kepada Allah."


Jawab Satrio sambil senyum.


Percakapan mereka kurang lebih 2 jam kemudian Satrio kembali ke hotel untuk melaksanakan sholat ashar sambil menunggu waktu untuk pergi kerumah Ani menemui Mama nya Ani saat itu Satrio begitu percaya diri dan sangat yakin bahwa Mama nya Ani akan menerima lamaran nya dan Satrio pun segera bergegas ke rumah nya Ani untuk menyampaikan niat nya sekitar 30 menit kemudian sampailah Satrio di rumah Ani.


" Assalamualaikum Bu maaf saya baru bisa bersilahturahmi ke sini."


Kata Satrio sambil mencium tangan Mama nya Ani.


" Wa'alaikumusallam Nak tidak apa - apa kapan Nak sampai sini?"


Tanya Mama nya Ani dengan senyum tidak seperti sebelum - sebelum nya.


" Alhamdulillah tadi pagi Bu, saya kemari untuk meminang Dik Ani Bu dan semua ini karena Allah untuk menyempurnakan ibadah saya Bu mohon Ibu memberi restu saya dan Dik Ani untuk saling melengkapi."


Kata Satrio dengan tatapan tajam dan senyum yang khas.


" Lalu bagaimana dengan keluarga mu Nak apakah mereka sudah tau niat mu?"


Tanya Mama nya Ani dengan sedikit mengernyitkan dahi.


" Alhamdulillah sudah Bu dan insyaallah besok pagi mereka sudah sampai di sini untuk mempererat silahturahmi ke dua keluarga."


Jawab Satrio dengan tenang.


" Baik lah bila begitu saya merestui kalian berdua dan bawalah kelurga mu kemari Nak agar kami juga lebih mengenal mu."


Kata Mama nya Ani dengan senyum ramah kepada Satrio.


Subhanallah alhamdulillah ya Allah akhir nya Mama merestui aku dan Mas Satrio dan keluarga Mas Satrio pun akhir nya memberikan restu nya sungguh di luar prediksi ku yang awal nya aku berpikir Mama akan tetap menolak Mas Satrio namun ternyata Allah melembutkan hati Mama ku dan hati keluarga Mas Satrio terimakasih ya Allah.


Bergumam lah Ani dalam hati sambil sesekali menghapus air mata nya yang terjatuh di pipi merasakan kebahagian yang tidak dapat di lukis kan.


...................


Sering kali ekspektasi tidak sesuai dengan kenyataan Ani yang berpikir bahwa Satrio akan di tolak lagi oleh Mama nya ternyata Mama nya menerima nya dan keluarga Satrio yang juga memberi restu bagi Ani itu suatu hal yang luar biasa saat ini Ani tidak tau apa sebenar nya yang di rencanakan keluarga Satrio dengan memberi restu sebab Ani seorang wanita yang lugu.


Lalu bagaimanakah nanti setelah Satrio dan Ani menikah apakah Ani akan di bawa Satrio ke rumah Satrio berkumpul dengan keluarga nya ataukah Satrio yang keluar dari rumah nya berkumpul bersama Ani?


Untuk mengetahui jawaban nya ikuti terus kisah perjalanan mereka hanya di SATRIO YANG TERPINGIT ALAM dan jangan pernah lupa selalu dukung author agar rajin update nya.

__ADS_1



__ADS_2