Scandal With Mr. Mafia

Scandal With Mr. Mafia
Gatchaaaaa


__ADS_3

Pasukan Leo sudah berkumpul di satu titik yang telah disepakati. Mereka membawa hasil masing-masing dari berbagai tempat mereka menempel foto bella.


"Hanya ini. Sayangnya semua sudah tertempel dengan rapi, mungkin sudah beberapa hari hingga kami tak menemukan jejaknya." lapor Roy padanya.


"Kami akan bergerak lebih jeli lagi setelah ini," balas yang lain.


Leo hanua mengangguk, lalu meremat semua kertas yang ada ditangannya. Ia mengambil nomor yang ada dan segera mengubunginya.


"Hallo..." jawab orang dari kejauhan dengan panggilannya.


"Apakah nomor ini sedang mencari seorang gadis?" tanya Leo.


"Jika anda menemukan, imbalan Sepuluh juta akan kami berikan. Bagaimana?"


"Temui saya di belakang gedung Tua tengah kota, saya akan berikan gadisya."

__ADS_1


"Bagaimana saya percaya jika itu benar-benar bella?" tanya orang itu, tapi yang jelas bukan ayah bella seperti seharusnya.


Leo melirik Axe salah seorang sahabatnya, dan ia langsung menghampiri Leo untuk mempersiapkan suaranya.


"Hallo, ini siapa? Kenapa cari bella?" tanya Axe dengan suara perempuan buatannya.


Pria yang ada disana sepertinya hanya anak buah, hingga percaya saja dengan suara yang diberikan. Perjanjianpun terjadi dan mereka akan bertemu sebentar lagi ditempat yang telah disepakati.


"Aku sendiri," ucap Leo.


"Tak bisa... Kami ikut," ucap Roy yang mencegah Leo melakukan semuanya sendirian. Setidaknya Leo tak boleh terluka karena masih harus melindungi Bella disana.


Mereka bertiga pergi dengan motor masing. Leo tak lupa mamakai acesoris lengkapnya karena perjalanan akan cukup jauh menuju kesana. Semoga saja Bella asli tak menghubunginya demi segala kelancaran misi yang mereka lakukan kali ini..


Kendaraan melaju cukup cepat, hingga mereka tiba duluan sebelum pihak musuh. Leo dudul mulai membungkus tubuh axe didalam karung sebagai Bella, tapi bagian kepala belum Ia tutup karena menunggu musuh datang dan mendekat. Axe akan kehabisan napas nantinya jika terlalu lama.

__ADS_1


Roy ada dipintu masuk, memeriksa kemungkinan kendaraan yang datang menghampiri.


"Le... Mereka datang," panggil Roy yang langsung mematikan rokoknya dan menghampiri Leo ditempatnya. Ia membantu Leo mengikat penutup pembungkus tubuh Axe disana.


Suara langkah kaki mulai memasuki tempat mereka menginjakkan kaki saat ini. Leo menutup matanya sejenak, membaca beberapa orang yang datang menghampiri. Ia bisa merasakan jika kalah jumlah dalam hal ini, tapi Ia sama sekali tak gentar untuk menghadapi..


Mereka tiba dan Leo membuka mata. Menyambut dengan wajah datar dan roy ada dibelakangnya.


"Mana Bella?" tanya Pria itu, dan Leo hanya menunjuk dengan mulutnya dibawah.


Anak buah mereka maju memberikan koper itu, dan menarik apa yang ada didalam bungkusan karung. Sang ketua memperhatikan dengan seksama untuk memastikan kebenaran akan Bella. Apalagi tampak beda, karena Ia tahu Bella itu mungil dan tak sebesar ini menurutnya. Ia sempat melihat ketika transaksi kala itu bersama Ayahnya, dan bahkan sempat ikut mengejarnya.


Pria itu menarik sedikit celana bagian pinggangnya untuk berjongkok pada pembungkus itu. Ia perlahan membuka talinya untuk melihat bella yang ada disana, dan memastikan tak ada lecet sedikitpun ditubuhnya. Baginya Bella adalah aset, karena jika Bella sampai lecet maka Ia yang akan menerima hukuman dari bosnya.


Leo tampaj serius menatapnya, karena setelah ini adalah aba-aba untuk mereka saling sereng dan kesempatan Leo mencari tahu semuanya.

__ADS_1


Sreeekkk! Pria itu melihat rambut yang ada, dan mulai menurunkan bagian kepala. Namun, memang bukan Bella yang ada disana.


"Gatchaaaaa!"


__ADS_2