
Kasus Nyonya Marie ditutup begitu saja tanpa ada penyelidikan lebih lanjut. Bahkan Tuan Simmons yang berkuasa juga tidak dapat berbuat apa-apa.
Kasus ini tenggelam begitu saja bersamaan dengan penguburan Nyonya Marie.
Ella ingin menegakkan keadilan untuk ibunya tapi dia tak cukup kuat. Maka, bukti rekaman CCTV dan obat tidur di rumahnya ia ambil dan sembunyikan. Ia tau suatu saat itu akan membantunya.
Nyonya Beatrice Simmons tidak mengijinkan Ella tinggal di rumahnya sendirian. Dia telah berjanji pada Marie bahwa dia akan merawat Ella dengan sepenuh hati. Janji perjodohan antara mereka berdua dahulu entah akan terlaksana atau tidak.
Jadi Ella mengepak pakaian dan beberapa foto serta bukti kematian ibunya dan pindah ke rumah keluarga Simmons.
Tuan Simmons serta kedua anaknya menerima Ella dengan hangat. Mulai hari itu juga, Tuan Arthur Simmons dan Nyonya Beatrice Simmons resmi menjadi Wali Arquiela Roberto.
Bagus karena Ella sudah di sini, dia tidak akan kesepian lagi -Tuan Arthur
Aku punya 2 orang putri, luar biasa - Nyonya Beatrice
Akan kujahili kau hingga menangis -Tuan Muda Leon
Teman bermain yang menyenangkan- Nona Muda Erine.
Mommy, doakan aku semoga aku bahagia tinggal bersama mereka. Dan juga berbahagialah di surga. -Ella
Setelah diam beberapa saat, Nyonya Beatrice mengajak Ella duduk dan memerintahkan pembantu membuatkan mereka minum.
Ia menawarkan Ella makan tapi gadis itu menolak padahal sejak pagi ia hanya makan sepotong roti dan minum segelas susu.
"Kenapa kamu hanya membawa sebuah koper?" Tanya Tuan Arthur dengan heran.
__ADS_1
"Erine mengatakan aku boleh memakai baju-bajunya. Dalam koper hanya berisi foto Mommy, dan juga semua benda berharga yang Mommy tinggalkan,Tuan Besar"
"Tuan Besar? Kamu bukan pembantu di sini. Kami sekarang adalah walimu, jadi panggil aku Ayah, Beatrice adalah ibumu, Kakak Leon dan adikmu Erine" Titah Arthur.
"Eh? Ba.. baiklah Tuan... A... yah"
Dengan Panggilan akrab tersebut maka Ella resmi menjadi anak angkat keluarga Simmons.
"Aku bukan adiknya. Aku hanya lahir 3 bulan lebih lambat. Aku tak mau dipanggil adik" Seru Erine sewot.
"3 bulan terlambat juga tetap saja kau adik" Leon malah makin menjahili adiknya.
"Aku tetap memanggilmu Erine. Mari berteman baik" Ella segera menengahi pertengkaran keduanya dengan cepat.
Setelah menyelesaikan acara makan-makan sore itu, Nyonya Beatrice menyuruh Erine membawa Ella kekamarnya.
"Dimana saja intinya Ella betah"
"Terimakasih, ibu" Seru keduanya serempak.
Ella kemudian memberikan senyuman terbaiknya. Nyonya Beatrice menggelengkan kepalanya pelan. 2 anak gadisnya ini akan benar-benar menyibukkannya mulai sekarang.
"Apakah benar ini kamarku" Tanya Ella pada Erine ketika masuk ke dalam sebuah kamar.
"Kau suka?" Erine balik bertanya dengan cemas.
"Ini terlalu besar untukku sendiri"
__ADS_1
"Hahahhaa... Kita masing-masing punya kamar dengan ukuran yang sama. Bahkan Kamar Pembantu luasnya setengah kamar ini" Erine terkikik geli. Dia tak menyangka Ella benar-benar gadis yang sederhana.
"Baiklah. Aku ingin tidur denganmu setiap malam"
"Kau pasti masih mengingat bibi Marie"
"Masih sulit bagiku melepas kepergiannya"
Erine merasa iba. Orang dihadapannya ini menjadi Yatim Piatu di usia muda.
"Ayolah jangan bersedih. Kita berdua bisa menjadi sahabat. Jari Kelingking"
Erine menyodorkan jari kelingkingnya yang kemudian dibalas oleh tautan kelingking Ella.
Pada hari itu, janji sahabat sudah dilakukan. Mereka yakin dapat menjadi sahabat yang saling mendukung.
Kau benar Erine. Setidaknya aku pernah merasakan kasih sayang seorang ibu. Masih banyak di luar sana yang tidak pernah merasakan kasih sayang orangtua, bahkan tidak sempat melihat dunia. Lagipula sekarang aku telah menjadi anggota keluarga Simmons. Aku benar-benar bersyukur karena mereka menerimaku apa adanya.
Di tempat lain...
"Dokter, cepat pasien dalam keadaan kritis dan butuh penanganan segera"
Teriak seseorang. Dokter serta perawat dengan sigap memindahkan orang itu ke ruang ICU dan memulai prosedur operasi.
***
Siapakah "Orang" Itu? Episode selanjutnya akan semakin seru. Para Readers yang sabar yah?? 😍😍 Jangan lupa tinggalkan jejak 😊😊
__ADS_1