Sellena

Sellena
Menguping


__ADS_3

Maaf gak bisa update tiap hari 🙏🙏 tapi Author janji kalo Readers ninggalin jejak cukup banyak maka Author juga makin rajin nulisnya 😍😍 Happy Reading 🤗🤗


***


Orang itu masih terus menarik tangan Emma untuk mengikutinya. Ella cs juga tetap mengikuti mereka berdua. Tak disangka mereka masuk ke aula pesta pertunangan Leon.


"Dia siapanya Emma? Kasar sekali dia pada Emma? Ditarik-tarik pula" Tanya Erine


"Mana kutahu? Kita kan baru saja bersahabat dengannya hari ini" Jawab Ella mengedikan bahu.


"Emma mau dibawa kemana? Tuh lihat, orang itu menariknya mendekati seorang pria" Tunjuk Edgar.


"Apakah kita bisa mendekat untuk mencaritahu? Aku takut Emma kenapa-kenapa"


Pinta Ella pada kedua sahabatnya. Dia termasuk orang yang cukup protektif.


"Edgar saja" saran Erine.


"He-em. Biar aku saja. Tadi kalian menutupi tubuhku jadi orang itu tidak melihatku. Aku akan menjadi tumbal dan menguping pembicaraan mereka."


Edgar menawarkan diri. Entah kenapa dia cemas pada keselamatan Emma.

__ADS_1


Ed mengambil minuman kemudian duduk diujung sofa. Dia minum anggur padahal itu hanya untuk orang dewasa. Dia merasa sedikit pusing tapi tetap menajamkan telinga memdengar obrolan mereka.


Orang yang menarik Emma tadi sadar jika yang duduk di sana adalah Putra bungsu keluarga Dhawn. Dia ingin mengusirnya tapi kemudian dia duduk kembali tak berani mengusik Tuan Muda Dhawn itu. Dia melanjutkan percakapan dengan Pria muda di depannya. Tafsiran umurnya sekitar 30 tahun.


"Tuan J, anakku tahun ini berumur 17 tahun. Emmmm... dia masih segar tentu saja. Sedikit belum berpengalaman juga"


" Kau tahu kan aku suka yang liar? Aku senang jika aku bisa menjinakkannya"


"Tentu saja Tuan bisa." Dia mencoba menjilat Tuan J agar urusan mereka cepat selesai.


"Apa benar umurnya 17 tahun? Kenapa tubuhnya kecil sekali dan rata saja begitu? Jangan-jangan dia masih 10 tahun?"


"Iya... Eh... Tidak Tuan. A.. Aku yang melahirkannya jadi aku tahu persis berapa umurnya. Memang dia memiliki baby face"


Batin Emma dengan tatapan tajam pada wanita itu. Yang dipandang hanya tersenyum menang.


Hargamu lumayan mahal. Nikmati saja malam indahmu ini. Aku juga menikmati malam indahku sendiri. Si Iblis wanita ini bicara dalam hatinya menyadari tatapan menusuk Emma.


"Aku tidak suka dibohongi. Kita akan terkena masalah apabila diketahui polisi. Gadis Rubah haruslah berumur 17 tahun ke atas. Itulah ijin yang kukantongi"


Mr. J tentu saja tidak mau ambil resiko apabila nanti ketahuan bisnis gelapnya ini.

__ADS_1


"Hehehe. Umur tak jadi masalah Tuan. Asalkan anda bisa menikmati dinginnya malam bersama dia. 17 atau 10 tih tetap saja bisa membuatmu puas"


Kau puas di atas ranjangmu dan aku di barku.


Senyum jahat terpatri jelas di bawah wanita itu.


Ibu macam apa dia? Dia siluman berwujud manusia. Anakmu masih berusia 13 tahun tapi kau malahan menjualnya seolah-olah dia barang. Ayo Emma, angkat kepalamu dan lihat aku! Ayo Emma!! Teriak hati Ed.


Tapi Emma tetap menundukkan kepalanya. Dia pasrah pada keadaan. Dia menangis dalam diam. Keselamatan kakaknya adalah yang utama.


Dia rela melakukan apapun juga bahkan hal seperti ini asalkan rubah tua itu tidak mencoba melukai kakaknya.


Ed yang duduk di ujung sofa dari tadi menelepon Ella dan menyuruh Ella merekam percakapan mereka.


Ketika dalam perjalanan menuju kamar, Tuan J menghilang.


****


Kenapa J menghilang? Tidak mungkin kan dia diculik setan? 😅😅 Entahlah 🤔


Jawabannya ada di episode selanjutnya 🤗🤗🤗

__ADS_1


Hayooo jangan lupa tinggalkan jejak 😍😍


__ADS_2