Senandung Impian

Senandung Impian
Episode 106


__ADS_3

Kesal. Ayu kesal pada dirinya sendiri. Menyesal karena ikut menikmati permainan Kevin. Harusnya dia menolak demi mempertahan harga dirinya. Namun yang tadi terjadi justru kebalikannya karena Ayu terbuai dengan gerakan bibir Kevin yang begitu mendamba.


Masih memegangi bibirnya Ayu pelahan mengusapnya dengan gerakan pelan namun kelamaan usapannya mendadak begitu kasar berharap Ayu melupakan kejadian tadi.


Ayu menangis dalam diam usai mengunci rapat pintu kamarnya tak membiarkan Kevin untuk masuk meski lelaki itu mengancam mau mendobraknya.


Terhalang sebatas pintu dua insan itu saling larut dalam merutuki kebodohannya masing-masing. Kevin berjongkok dengan tangan terkepal sesekali kepalanya terantuk pada pintu di hadapannya sedangkan Ayu menyandarkan belakang kepalanya pada pintu dengan menangis terisak.


"Ayu buka pintunya. Aku bisa jelaskan. Aku minta maaf," ucap Kevin masih berusaha membujuk Ayu.


Dalam hati dia mengumpat pada dirinya sendiri sebab sulit dirinya mengontrol keinginan untuk tak menyentuh Ayu barang sejenak. Semua karena dorongan hatinya, iya hatinya yang menginginkan gadis itu sejak saat Kevin mulai membuat kesalahan satu tahun yang lalu.

__ADS_1


Kesalahan dimana dirinya berniat mendekatkan gadis itu pada sahabatnya namun malah yang terjadi sebaliknya. Dengan kebersamaan yang kerap kali terjadi antara dirinya dengan Ayu, lewat komunikasi yang terjalin absurd lalu bila tak ada gadis itu dalam kesehariannya mendadak hati Kevin menjadi rindu.


Bahkan tadi sesaat setelah Kevin melepas kecupannya pada Ayu, gadis itu sempat berucap bahwa yang terjadi adalah sebuah kesalahan. Tapi Kevin meyakinkan, berusaha dengan menarik tangan gadis itu untuk merasai apa yang terjadi di sebalik dadanya.


"Degupan ini yang kurasa," Kevin berucap dan gadis itu justru menanggapi dengan menggeleng tak percaya. Menarik tangannya kemudian malah pergi melarikan diri untuk mengunci pintu kamarnya, dan sekarang ini lah yang tengah terjadi di antara mereka berdua. Ayu menolak mati-matian untuk bertatap muka tapi Kevin berusaha memaksa.


"Baik lah kalau memang kamu sedang membutuhkan waktu untuk sendiri," ucap Kevin yang pada akhirnya memilih mengalah.


Tak mungkin Kevin memaksa sebab dalam fikirannya Ayu pasti akan marah, dan dia akan berusaha berbicara pada Ayu esok pagi sebelum dia kembali pulang ke Indonesia.


Kini Kevin bangkit dan beralih menuju pada kursi sofa panjang di ruang tamu, mengambil duduk dengan arah pandang menatap lurus pada pintu kamar milik Ayu.

__ADS_1


Sedangkan yang terjadi pada sebalik pintu Ayu masih menangis. Berulang kali dirinya menekankan bahwa dia bukanlah wanita murahan sebab Kevin tadi sempat berujar bahwa lelaki itu menginginkannya.


Aisttt... Dia benci akan kalimat itu, apalagi saat kalimat itu keluar dari mulut Kevin.


Bukan tanpa sebab dirinya membenci kata-kata itu, semua terjadi karena saat Ayu pernah berada dalam lingkungan yang mengharuskannya bekerja di Bar. Banyak lelaki hidung belang menyebutkan kata "menginginkan" saat merayu wanita-wanita disana. Oleh sebab itu Ayu muak saat Kevin menyebutkan kata itu untuknya.


Pada akhirnya Ayu yang merasa lelah pun bangkit dan memilih melemparkan dirinya di atas ranjang, suara tangisnya dia redam pada bantal. Masih menyalahkan dirinya yang tadi tak berusaha menolak, kemudian kejadian setahun yang lalu yang berusaha dia lupakan justru terus saja terngiang hingga sekarang.


To be Continue


Siapa yang disini belum peka? Tunjuk namanya....

__ADS_1


__ADS_2