Sent To Isekai As Demon King

Sent To Isekai As Demon King
Eps 32 : Pasca Peperangan I


__ADS_3

Musim semi, 11 April 1163 Zaenium.


Ibu Kota Zamara, Duchy Royal Capital, Kerajaan Zamara.


Siang hari.


Satu pekan setelah terdengar kabar tentang kekalahan pasukan Kerajaan Zamara di pertempuran Hutan Redwood. Kondisi kota-kota di sekitar Hutan Redwood menjadi penuh dengan kegelisahan para penduduknya. Beberapa bahkan mengungsi terlebih dahulu, dan akan kembali ketika keadaan sudah menjadi tenang.


Kabar tentang kekalahan Kerajaan Zamara juga sudah terdengar ke negara-negara sekitar lewat mulut para pedagang, seperti Kekaisaran Adidaya Zaenia, Kekaisaran Beastman Marhamzan, maupun Teokrasi Kavizen. Meski hubungan antara Kerajaan Zamara dengan Kekaisaran Zaenia buruk akibat perang dan invasi berkepanjangan, mereka tidak melakukan invasi untuk saat ini. Hal itu membuat para petinggi Kerajaan Zamara bertanya-tanya, tapi syukur mereka masih dapat bernapas dengan tenang.


Setelah satu pekan berlalu, luka yang didapatkan Laciel juga sudah sepenuhnya sembuh. Setelah bangun, dia mengirimkan surat kepada Raja Zamara yang isinya mengatakan kalau daerah Hutan Redwood dan sekitarnya telah menjadi bagian dari wilayah kekuasaan kerajaannya.


Mendengar isi dari surat itu, tentu saja beberapa Bangsawan ada yang tidak setuju, dan ada pula yang setuju. Perselisihan ini membuat mereka terbelah menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Raja yang menuruti isi surat, dan kelompok Bangsawan Selatan yang menolak.


Tapi pada akhirnya, Raja menyetujui isi surat karena sudah kehilangan banyak pasukan, begitu pula Jenderal dan Jenderal Besar. Jika dia menolak, tentu saja akan semakin banyak korban yang berjatuhan di pihaknya. Alasan yang diberikan kepada Bangsawan Selatan adalah, "Berperanglah dan kirimkan pasukan kalian, jika memang benar-benar ingin menjaga wilayah itu."


Bangsawan yang tidak setuju pun sebenarnya hanya memanfaatkan ini sebagai alasan politik untuk menekan Raja dan mendeklarasikan diri sebagai negara baru. Mereka tidak benar-benar ingin berperang  untuk wilayah di luar kekuasaan mereka dan hanya berakhir membuang-buang pasukan mereka.


Dan alasan lain mereka tidak melanjutkan perang dengan Raja Iblis Lucifer adalah karena tekanan dari Kekaisaran. Jika mereka berperang lagi, menang atau kalah, pasukan mereka akan kewalahan jika Kekaisaran juga ikut menyerang, meski mereka belum bergerak sekarang.


...*****...


Musim semi, 12 April 1163 Zaenium.

__ADS_1


Mansion Duke Zerestia, Ibu Kota Zerestia, Duchy Zerestia, Kerajaan Zamara.


Sore hari.


Duke Fazerin de Zerestia II sedang menatap pemandangan di luar jendela dari ruangan kerjanya. Tidak ada orang lain di sana selain dirinya sendiri dan satu-satunya tangan kanannya yang tersisa, yaitu Marquis Berliano de Zister yang sekaligus merupakan saudara jauh dari keluarga cabang. Sudah lama dia menatap ke luar. Tapi, tatapannya sangat kosong seolah tidak ada api semangat yang dulu pernah ada di sana.


“Tuan, wilayah Anda memiliki masalah untuk ditangani.” Ujar Marquis Berliano sekian kalinya, tetapi tidak pernah didengar, bahkan walau hanya diperhatikan sedikit pun.


Selain tatapannya yang kosong, pikirannya juga sama. Tidak mau melakukan apa pun. Lebih tepatnya, tidak memiliki gairah.


“Yang Mulia Raja telah memutuskan untuk menyetujui penyerahan Hutan Redwood kepada Raja Iblis Lucifer tersebut.” Ucap Marquis mengabarkan meski digubris.


“Tuan,” Marquis memanggil tetapi tidak dipedulikan. Dia merasa sangat prihatin terhadap tuannya saat ini.


Yang ada di pikirannya saat ini hanyalah membalaskan dendam demi Marquis Ezar de Atlanta yang tewas di pertempuran Redwood sepekan lalu. Bawahannya, sahabatnya, serta tangan kanannya. Dia adalah sosok yang tak tergantikan baginya.


“Apa pun yang terjadi, apa pun kehendak Dewa, aku akan membalaskan dendam ini!”


...*****...


Musim semi, 15 April 1163 Zaenium.


Sejak disetujui oleh Raja Helim von Zamara II, resmi sudah Hutan Redwood menjadi wilayah milik Laciel, dan Laciel menjadi Raja Iblis secara de jure dan de facto. Kerajaan Iblis Lucifer akhirnya resmi dan menjadi perbincangan di banyak kalangan pengamat politik, baik di dalam Kerajaan Zamara atau di luar.

__ADS_1


Tidak pernah terpikirkan di benak Laciel, kalau sebulan setelah kedatangannya ke dunia ini, dia mampu mendirikan sebuah Kerajaan Iblis dan menjadi salah satu momok yang menakutkan di wilayah sekitar.


Sekarang, setelah banyak kejadian yang telah terjadi, dia memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya yang sempat tertunda. Tujuannya sekarang adalah Kekaisaran Beastman Marhamzan di selatan. Untuk jalurnya, dia berencana untuk singgah sebentar dan melihat-lihat Ibu Kota Zamara terlebih dahulu.


...*****...


Di sebuah ruangan yang remang-remang pencahayaannya, pada sebuah meja yang berbentuk segi delapan, ada delapan kursi duduk di masing-masing sisinya. Tetapi ada satu kursi yang kosong. Sehingga, totalnya adalah tujuh orang yang sama-sama mengenakan jubah gelap.


“Dia sudah mulai bergerak.” Ujar salah seorang pemuda.


“Hanya satu bulan sejak kedatangannya, dan dia sudah mampu membuat Kerajaan Zamara bertekuk lutut?” salah seorang wanita di dalam ruangan itu membuka suara. Dia melepas tudungnya, hingga terlihat sepasang telinga runcing dan rambut pirangnya.


“Yah, dengan kekuatan Dewa, semuanya bisa terjadi.” Timpal seorang pria paruh baya. “Yang lebih penting dari itu adalah ....” Tatapannya beralih ke kursi yang kosong. “Kita harus mencari penggantinya.”


“Huh, jika saja bocah itu menerima, pasti tidak akan menjadi masalah seperti ini.” Keluh pria paruh baya lainnya. “Zero, kamu urus dia. Seperti biasanya saja.”


“Baik.” Jawab seorang pemuda lainnya yang lebih tua sedikit dibanding pemuda yang pertama.


Setelah itu, mereka membahas beberapa masalah lainnya.


...*****...


...Jangan lupa like, komen, dan klik favorit, ya....

__ADS_1


...Satu like dan komen kalian sangat berharga bagiku....


__ADS_2