Sent To Isekai As Demon King

Sent To Isekai As Demon King
Eps 45: Duel dan Rapat II


__ADS_3

“Yang pertama adalah ... dari Kekaisaran Teokrasi Kavizen,” Hazura berbicara sambil menatap yang lain. “Aku mendapatkan kabar bahwa mereka sudah melaksanakan ritual Kebangkitan Pahlawan kemarin pagi.”


“Mungkin ada di antara kalian yang belum tahu. Dari informasi yang kudengar, ritual Kebangkitan Pahlawan adalah sebuah agenda yang dilaksanakan beberapa puluh tahun sekali oleh Kekaisaran Teokrasi Kavizen. 6 Pahlawan muda yang direkrut oleh Teokrasi akan digunakan sebagai senjata perang melawan kerajaan lain, khususnya Iblis,” lanjutnya.


“Apakah itu ada hubungannya dengan kemunculan kita?” tanya Medusa.


“Kemungkinan kecil, iya. Kemungkinan besar, tidak. Ini memang sudah waktunya mereka melakukan ritual tersebut. Dan dampaknya terhadap kita sangatlah buruk. Mereka, para 6 Pahlawan, mendapatkan kekuatan dan berkah dari Dewa-Dewi kepercayaan mereka yang mereka anut dan sembah, dan sangat efektif untuk melawan Iblis serta monster,” jelas Hazura.


“Sampai Tuan kita memerintahkan kita, aku ingin kita sudah bergerak sendiri untuk meringankan beban. Tingkatkan produksi senjata dan makanan, serta perkuat pasukan dan dungeon. Ygir, bagaimana dengan produksi ramuan sihir?”


“Ramuan sihir?” yang lain bertanya-tanya.


Ygir berdiri lalu berkata, “Benar. Aku baru-baru ini melakukan penelitian untuk menciptakan ramuan sihir. Meski baru berhasil satu, tapi aku merasa itu sudah merupakan kemajuan yang sangat berarti.”


Setelah mengatakan itu, dia menepuk tangan beberapa kali. Satu Wraith masuk. Itu adalah Hex, si Wraith Magic Caster. Dia membawa sebuah botol kaca kecil berbentuk tabung. Di dalamnya ada semacam cairan berwarna kemerahan.


“Aku berniat untuk memamerkannya secepatnya ketika Tuan kembali nanti. Tetapi, sepertinya aku membutuhkan masukan dari kalian terlebih dahulu. Bagaimana?”


Semuanya mengerubungi Hex yang membawa botol kaca tersebut.


“Hmm. Apa efek dari ramuan sihir ini?” tanya Garnamtiar si Orc.


“Kemarahan,” jawab Medusa. “Meningkatkan kekuatan fisik sebanyak dua kali lipat.”


“Benar sekali!” teriak Ygir senang. “Makhluk panggilan Yang Mulia memang hebat. Tentu lebih hebat lagi Yang Mulia sendiri. Aku jadi iri.”


“Tetapi, ramuan sihir ini memiliki efek menghilangkan akal untuk sementara. Bukankah itu buruk sekali?” tanya Medusa.


“Yap, begitulah adanya. Ramuan sihir yang satu ini masih memiliki risiko tinggi. Aku akui kalau aku memang masih pemula. Tapi, bukankah itu artinya aku masih memiliki kesempatan berkembang? Ho ho ho!” Ygir berkata dengan bangga.


“Ini memang bagus, dan bisa dibuat lebih bagus lagi. 6 Pahlawan juga memerlukan waktu untuk berkembang. Sekarang, mari kita bekerja lebih keras dan cerdas,” ujar Hazura. “Aku akan menghubungi Yang Mulia secepatnya. Apa ada topik lain?”


“Kalau tidak ada, maka mari kita akhiri sampai di sini.”


*****


27 April 1163 Zaenium.


Ibu Kota Kerajaan Unkazar, Kekaisaran Beastman Marhamzan.


Siang hari.


Banyak warga berkumpul untuk menyaksikan duel antara Raja Jaguar dengan pendatang. Mereka memenuhi tempat di sekeliling sebuah arena berupa lapangan yang luas dengan panggung di tengahnya.


Di sisi kiri ada Raja Jaguar yang sedang dikelilingi oleh para petinggi dan pengawalnya. Mereka sibuk mengurusi keperluan Raja sebelum duel.


Di sisi lain, Laciel sedang dipijati oleh Nadja dan Hana.


“Semangat, Laciel,” dukung mereka berdua.


“Tuan, berjuanglah. Ta– tapi, jangan terlalu berlebihan. Ini hanya duel persahabatan saja,” jelas Aigis.


Laciel juga sedang bersiap di dalam pikirannya.


“Appraisal.”

__ADS_1


[Nama  : Yagwar III


Ras      : Beastman


Title     : Anak dari Yagwar pertama, Pendekar Bela Diri, Raja Jaguar, Guardian of the North (Penjaga dari Utara).


Kekuatan Tempur : S]


‘Dia lebih kuat daripada Nadja dan Gamlak. Dia juga lebih diuntungkan karena dia adalah Pendekar Bela Diri.’ Laciel menghitung kekuatannya. ‘Tapi, jika dengan sihir, maka ....”


“Tuan Laciel, ini adalah duel fisik. Jadi, saya harap Anda tidak menggunakan sihir serangan dan pertahanan.” Seolah bisa membaca pikirannya, Beastman Kaiman yang merupakan bawahan Raja Jaguar memberitahunya.


“Tidak boleh menggunakan sihir?” Laciel bertanya dengan terkejut.


“Aku tidak mengatakan tidak boleh menggunakan sihir, tetapi tidak boleh menggunakan sihir serangan dan pertahanan. Itu artinya Anda tetap diperbolehkan menggunakan sihir tipe buff,” jelasnya.


“Ah, Anda juga tidak boleh menggunakan sihir yang bertipe debuff untuk musuh,” tambahnya.


[Nama  : Qormon


Ras      : Beastman


Title     : Tangan Kanan Raja Yagwar III.


Kekuatan Tempur : A]


Dum dum dum!


Tiba-tiba terdengar suara musik yang dimainkan. Menambahkan ketegangan di atas panggung arena.


“Musik sudah dimainkan. Sebentar lagi, duel akan dimulai,” ujar Qormon sambil turun dari panggung arena.


Di sisi yang berlawanan, Raja Jaguar sudah berdiri dan melakukan pemanasan. Begitu pula dengan Laciel. Setelah itu, mereka berhadap-hadapan satu sama lain. Seorang Beastman Orangutan datang menengahi sebagai wasit.


“Tidak ada sihir serangan, tidak ada sihir pertahanan, tidak ada sihir debuff lawan, dan tidak ada serangan ke alat kelamin. Hanya sihir buff dan serangan ke yang lain. Mengerti?” dia menoleh ke Laciel dan mendapatkan jawaban


berupa anggukan.


“Raja Jaguar, Anda bersedia?”


“Bersedia.”


“Raja Iblis, Anda bersedia?”


“Bersedia.”


“Siap...! Mulai!”


Buk!


Yang pertama melancarkan serangan adalah Laciel. Tinju kanannya sudah mendarat ke perut Yagwar. Tetapi, Yagwar tidak memberikan respon atau ekspresi apa-apa.


Dia lalu mengayunkan kedua tangannya, berniat untuk menangkap Laciel. Tapi Laciel lebih cepat dan sudah menjaga jarak terlebih dahulu.


“Ternyata memang tidak mempan jika tanpa sihir,” gumamnya.

__ADS_1


‘Ugh, perutku. Dia secepat dan sekuat itu? Aku tidak dapat meremehkannya,’ batin Yagwar. Dia segera melakukan kuda-kuda. Anggota tubuhnya yang bagian kiri berada di depan. Dan dalam sekejap, dia sudah melesat menghampiri Laciel.


Buk buk buk! Buk!


Laciel hanya bisa menahan, tapi itu juga kurang cukup. Dia tidak bisa bertahan terus-menerus. Apalagi di saat dia berada di dalam kondisi yang tidak menguntungkan.


‘Aku perlu waktu untuk merapalkan mantra. Dan dia tidak menyisakan waktu sedikit pun selain untuk menyerangku,’ Laciel berpikir keras.


Di sela-sela serangan beruntun dari Yagwar, Laciel menganalisa keadaan sekitar.


‘Bahkan jika aku bisa berteleportasi, aku tidak bisa kabur terlalu jauh karena panggung arena yang tidak terlalu luas.’


Saat itulah, dia mendapatkan suatu ide.


Di saat serangan Yagwar berhenti untuk sesaat, Laciel segera terbang ke atas.


“Apakah terbang seperti ini melanggar aturan?” tanya Laciel tersenyum.


“Itu ....”


Para Beastman saling berbisik.


“Tuan Laciel,”


Ucapan Qormon ditahan oleh Raja Jaguar.


“Tidak apa-apa. Beberapa Beastman ras burung memang ada yang bisa terbang, dan itu diperbolehkan oleh aturan yang kutahu,” jawab Yagwar. “Jangan kalah setelah mendapatkan keuntungan seperti itu.”


Setelah mengatakan itu, dia membuat kuda-kuda dengan posisi kaki kanan di depan, kaki kiri di belakang, dan tangan kanan di belakang dan tangan kiri di depan. Lalu dia mengumpulkan energi di tangan kanannya.


Laciel tidak diam begitu saja. Dia langsung merapalkan mantra.


“Di Za baritium da santharah le fikreta sarifae. Mind Acceleration!”


Yagwar sudah menyerang. Tetap di posisi semula, dia hanya menggerakkan tubuh bagian atasnya. Menyerang dengan tangan kanan yang mengeluarkan energi yang kuat. Sebuah serangan berbentuk kepalan tangan segera melesat tepat ke arah Laciel.


BUM!!!


Asap hitam menyebar setelah mengenainya.


“Laciel!” Hana dan Nadja berteriak.


Di balik asap hitam, Laciel masih merapal mantra yang lain. Tapi, berkat sihir Mind Acceleration, sekarang dia memiliki kekuatan untuk merapal lebih cepat dari biasanya.


“Strengthen Body! Reinforce Armor! Stamina Plus! Speed Acceleration!”


Laciel lalu melesat dengan cepat. Yagwar baru saja melancarkan serangan dan belum sempat berganti kuda-kuda. Dia bahkan belum pernah menggunakan kuda-kuda pertahanan di duel ini. Laciel menyerang. Memukul tepat di dada Yagwar. Kali ini serangannya lebih kuat dari sebelumnya berkat Strengthen Body, dan lebih cepat berkat Speed Acceleration.


Yagwar terpental. Dia hampir saja keluar dari panggung arena jika cakar di kakinya tidak mencengkeram tanah. Sebagian tubuhnya yang condong ke belakang sudah berada di luar arena. Dan Laciel tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.


Dia memberikan pukulan terakhir yang telak membuat Yagwar jatuh menyentuh tanah.


Pemenangnya sudah ditentukan.


*****

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, dan klik favorit, ya.


Satu like dan komen kalian sangat berharga bagiku.


__ADS_2