Sent To Isekai As Demon King

Sent To Isekai As Demon King
Eps 66: Tanggapan dan Kembali


__ADS_3

12 Mei 1163 Zaenium.


Istana Kekaisaran, Ibu Kota Kekaisaran Agung Zaenia.


Pagi Hari.


Sembilan orang sudah menghadiri rapat. Semuanya sudah datang. Dan rapat pun dimulai.


“Kaisar Beastman Leo X telah digulingkan. Meski tidak sesuai rencana awal, namun hasilnya seperti yang diharapkan,” lapor Darkness. “Untungnya, yang menjadi Kaisar selanjutnya pun juga sesuai dengan rencana awal.”


“Lebih cepat dari yang diperhitungkan, bukan?” tanya seseorang yang posisi duduknya merupakan pusat dari semuanya. Sang Kaisar Agung.


“Benar, Yang Mulia. Itu karena ada variabel baru yang muncul akhir-akhir ini,” jawab Darkness.


“Tidak ada yang menarik dari variabel baru tersebut. Meski begitu, cepat atau lambat, dia akan menjadi pusat perhatian dari Teokrasi. Apalagi karena dia telah bekerja sama dengan ras Beastman, yang dimusuhi Teokrasi. Entah ini keberuntungan atau kesialan, Teokrasi baru saja memanggil Enam Pahlawan. Siapa pun yang menang, Kekaisaran Agung Zaenia akan tetap bertahan,” ujar Kaisar.


...*****...


12 Mei 1163 Zaenium.


Kastil Timur, Ibu Kota Kekaisaran Beastman Marhamzan.


Sore Hari.


Mereka mengadakan pesta besar untuk merayakan kemenangan.


“Hidup Kekaisaran Beastman!” teriak Syarka mengangkat gelas minumnya tinggi-tinggi.


“Hidup Kekaisaran Beastman!” balas yang lain.


“Hidup Kaisar Yagwar!”


“Hidup Kaisar Yagwar!”


Yagwar terlihat membuang muka.


“Hidup Kerajaan Iblis!”


“Hidup Kerajaan Iblis!”


“Hidup Raja Laciel!”


“Hidup Raja Laciel!”


Semuanya bersenang-senang dengan makanan dan minuman. Melupakan kesusahan mereka pada waktu sebelumnya.


Laciel menjauh dari keramaian. Saat dia melihat mereka lagi, dia bergumam, “Sepertinya, hidup di sini tidak terlalu buruk juga.”


“Yang Mulia, kapan kita akan mengadakan pernikahan kita?” tanya Hanafsah mendekati Laciel.


“PUFT!!!” Laciel menyemburkan minumannya. “A– ah~, itu bisa diadakan nanti-nanti saja.”


Hanafsah memasang muka cemberut karena tidak diberikan kepastian.

__ADS_1


“Baiklah, baiklah. Kita akan membahasnya nanti setelah kembali ke dungeon,” ucap Laciel yang merasa tidak enak. ‘Ugh, padahal aku masih jomblo dan perjaka saat di kehidupan sebelumnya. Dan sekarang aku sudah melakukannya, dan akan segera menikah. Aku jadi bertanya-tanya, berapa kali lagi hingga aku bisa memiliki anak.’


Saat itu, Hazura datang.


“Yang Mulia, ada yang ingin saya laporkan,” ujarnya membungkuk kepada Laciel.


“Ada apa? Katakan saja langsung.”


“Teokrasi sudah bergerak. Enam Pahlawan akan menyerang. Sebaiknya Anda segera pulang sekarang.”


Laciel terkejut. “Secepat itu kah mereka bergerak?”


“Mereka sudah mengambil keputusan. Namun, pasukan mereka mungkin akan sampai satu atau dua bulan. Saya sarankan kita gunakan waktu ini untuk memperkuat pertahanan dan pasukan kita.”


“Aku akan mengabarkan Yagwar terlebih dahulu.” ‘Padahal aku ingin menunda untuk kembali ke dungeon,’ batin Laciel.


Hanafsah memberikan tanda jempol kepada Hazura. Hazura yang tidak mengerti apa-apa hanya menunduk lalu pergi mengikuti tuannya.


...*****...


“Hah?! Kamu sudah mau kembali?” tanya Yagwar tidak percaya. “Padahal kita baru saja berpesta.”


“Teokrasi akan menyerang. Mungkin sekitar sebulan lagi. Kita harus mempersiapkan pasukan secepatnya,” ujar Laciel.


“Yah, jika Teokrasi benar-benar ingin berperang, maka kita tinggal berperang juga, bukan?”


Laciel menepuk jidat. ‘Mereka benar-benar tidak memiliki seni berperang. Dengan apa mereka bisa bertahan sampai sekarang? Kekuatan fisik murni?’


“Aku tidak tahu dengan pikiranmu, tetapi aku akan menyiapkan pasukan di kerajaanku. Itulah kenapa aku harus pulang secepatnya. Juga, aku akan mempercepat pembangunan bangunan pertahanan di kerajaanmu. Jadi, lebih cepat lebih baik.”


‘Bukankah dia dulu membuat strategi saat merencakan kudeta? Ataukah, dia memang hanya merencanakan, namun patokannya tetaplah hanya kekuatan dan jumlah? Hadeuh~ Aku tidak habis pikir.’


“Kamu juga bersiaplah. Jangan hanya berpangku tangan kepadaku. Sampaikan salamku kepada yang lain.” Laciel pergi dari sisi Yagwar.


“Ah, oke,” balas Yagwar.


...*****...


Laciel, Hazura, dan Hanafsah kembali ke dungeon. Di sana, Hana dan Nadja menyambut kedatangan Laciel. Para bawahannya yang lain pun juga ikut menyambutnya. Semuanya merayakan kemenangan pasukan mereka di Kekaisaran Beastman.


Di sini, Laciel juga disambut dengan pesta besar lagi. Semuanya mengerubunginya seperti lebah pekerja mengelilingi ratu lebah.


Saat itu, Hanafsah pergi ke tempat lain. Dia mengunjungi Ygir di laboratoriumnya.


Ruangan itu sama seperti ruangan lainnya di dalam dungeon. Dibuat dengan cara menggali tanah ke dalam, memecahkan batu, lalu didekorasi agar nyaman ditinggali. Dan yang membuatnya berbeda dari ruangan lain adalah keberadaan puluhan botol kaca dengan isi cairan beragam warna.


“Ah, Nona Hanafsah! Selamat datang kembali di laboratoriumku,” sambut Ygir, si Rajanaga berkulit hijau. Pakaiannya longgar dan menjulur ke bawah.


“Hai, Ygir. Bagaimana perkembangan ramuan sihirmu?” balas Hanafsah.


“Sayangnya, belum terlalu maju, Nona. Entah apa, ada sesuatu yang membuatku gagal untuk menerobos,” jawab Ygir.


“Seharusnya kamu memamerkan ini kepada Yang Mulia Laciel. Sekecil apa pun hasilnya, beliau pasti akan menyukainya,” ujar Hanafsah.

__ADS_1


“Ha ha ha, itu masih lama, Nona. Lebih baik memberitahukannya saat sudah selesai.”


“Yang Mulia sendiri yang bilang, ‘Lebih cepat, lebih baik’. Jadi, kamu tidak perlu merasa minder begitu. Jika kamu masih malu, aku sendiri yang akan memperkenalkan ramuan sihir ini.”


Hanafsah pun pergi dengan botol ramuan sihir yang belum sempurna. Diikuti oleh Ygir yang mengekor. Dia masih merasa takut dengan hasil dari kerja kerasnya.


Hanafsah datang di saat Laciel masih dikelilingi banyak bawahannya. Di saat itu, Laciel melihatnya. Dia segera melambaikan tangannya kepadanya.


“Ehem! Aku belum memperkenalkannya secara resmi. Tapi, kalian mungkin sudah melihatnya saat kita sedang mempersiapkan pasukan kudeta,” ucap Laciel sehingga menarik semua perhatian. “Perkenalkan, dia adalah Hanafsah, Ratu Keleawar, sekaligus Ratu Iblis.”


“Mantan Ratu Keleawar,” tambah Hanafsah. “Sekaligus istri sah Raja Iblis Laciel.”


Ucapan Hanafsah membuat seisi ruangan menjadi gaduh. Dan Laciel sedang dicubiti oleh seorang gadis yang berada di sampingnya, Nadja.


“Kamu tidak kesal, Hana?” tanya Nadja.


“Oh? Cubitan saja tidak cukup untuk membalas perbuatan ini.” Hana mengelus tongkat sihirnya.


‘Apa yang dia rencanakan?’ Laciel bertanya-tanya.


“Ngomong-ngomong, Sayang.” Hanafsah menarik Laciel lalu memeluknya.


Melihat perlakuan itu, seisi dungeon jadi memanas.


“A– ada apa?”


“Salah satu bawahanmu membuatkan ini, lo.” Dia menunjukkan ramuan sihir buatan Ygir. “Meski belum sempurna, tetapi ini sudah sangat bagus.”


Laciel melihat ramuan sihir berwarna kemerahan, lalu dia merapalkan mantra Appraisal kepadanya.


[Nama Item     : Ramuan Sihir Kemarahan


Tipe                 : Ramuan Sihir


Tingkat            : Rendah


Catatan            : Ramuan sihir yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kekuatan fisik Pengguna sebanyak dua kali lipat. Memiliki efek menghilangkan kewarasan selama penggunaan.]


“Yang Mulia, ramuan itu berbahaya! Ia bisa menyebabkan Anda kehilangan kewarasan!” teriak Medusa memperingati.


“Ha ha! Tentu saja kamu tidak menyuruhku untuk meminumnya, ‘kan?” Laciel pun tahu sendiri. Jika dia meminumnya, entah apa yang akan terjadi sebagai akibatnya.


“Kalau begitu, sangat disayangkan. Padahal ramuan ini dibuat untuk diminum,” ujar Hanafsah.


Namun, apa yang dilakukan Hanafsah membuat yang lain terkejut. Dia meminumnya sendiri.


“Apa yang kamu lakukan?!” Laciel mencoba untuk mencegahnya.


Saat itulah, Hanafsah melakukannya. Dia meminumkan ramuan itu kepada Laciel melalui mulut ke mulut. Memaksa Laciel meminumnya.


Laciel yang tidak sigap justru meminumnya. Dan efek dari ramuan sihir itu bergerak dengan cepat. Dia kehilangan kesadarannya.


...*****...

__ADS_1


...Jangan lupa like, komen, dan klik favorit, ya....


...Satu like dan komen kalian sangat berharga bagiku....


__ADS_2