
Tidak bisa bernapas lagi ….
Aku akan mati.
Apa aku akan berakhir dengan cara seperti ini?
Napas yang tak bisa ditarik atau di hembuskan, saliva yang tidak lagi bisa ditelan. Tangan yang sudah mulai lemas tak bertenaga. Zea mengira, hidupnya selesai sampai di titik ini.
Namun ….
BUGH!
Tangan yang sejak tadi menenteng tas berisi barbel kecil dengan berat 2 kilo gram, langsung dihempaskan Zea ke kepala Julian. Pria itu lantas jatuh tersungkur dan Zea pun lepas.
Zea berusaha menarik napas sebanyak-banyaknya meski sambil terbatuk-batuk. Sebelum akhirnya dia merangkak, hendak pergi meninggalkan Julian.
"Sialan, kau wanita sialan!" umpat Julian berusaha bangkit.
Kaki jenjang Julian sudah terangkat, hendak menendang Zea yang merangkak, berusaha menghindari Julian. Beruntung, tendangan kaki Julian di hentikan oleh kaki Darion yang muncul tanpa mereka sadari.
Darion menyeritkan alis, menatap wajah pucat Zea, serta ruam di lehernya. Emosi yang sudah tidak lago bisa ditahan, seketika mencuat seperti api yang sukar di padamkan.
Tanpa bertanya, Darion sudah tahu apa yang baru saja dilakukan Julian pada Zea. Hal yang sama pun dia lakukan pada Julian.
Semua tenaga ia kumpulkan di lengan kirinya, meraih leher Julian dan memojokkannya ke dinding. Tanpa peduli di luar masih ada tamu yang harus disapa, Darion terus mengerahkan seluruh kekuatannya.
__ADS_1
Kedua kaki Julian yang tadi menapak di lantai, perlahan terangkat ke atas bersama tubuhnya. Dia meronta, memukuli tangan Darion. Namun tenaga pria itu tak lebih besar dari sang ayah.
Ana yang baru masuk langsung berlari. Berusaha menghentikan Darion dengan segala usaha. Namun Ana justru membicarakan hal yang membuat api dalam tubuh Darion semakin membesar.
"Hentikan! Hentikan, Sayang!" rengek Ana mencoba memegangi tangan Darion yang mencekik sang putra.
"Sayang, hentikan, dia anakmu! Anak kandungmu!"
Sekonyong-konyong Darion menoleh menatap Ana. Kobaran api yang awalnya sudah membesar, kini bertambah membesar. Lantaran Ana mengungkit hal itu di depan Zea.
Tatapan bak harimau yang siap mencengkram mangsanya. Aura membunuh yang sangat kuat, jelas di rasa dua wanita yang ada di sana.
"Aku, sangat amat ingin membunuhnya!"
Namun keinginan membunuh Darion harus terhenti ketika Hellian memanggil namanya. Pria itu tidak ada pilihan lain, selain melemparkan tubuh Julian ke lantai.
"Lihat, Ayah! Dia sampai mencekik anak kandungnya hanya demi membela wanita itu!" teriak Ana kesal dengan perbuatan Darion.
Hellian hanya menatap datar, tanpa bicara dan juga menunjukkan ekspresinya. Namun pria tua berumur 70 tahun lebih itu, bisa melihat dengan jelas ruam merah di leher Zea.
"Aku tidak berharap suamimu mencekikmu, karena aku tidak lagi punya tenaga untuk meninju Darion!"
Perkataan singkat dari Hellian semakin membuat dua orang yang teronggok di lantai menjadi emosi. Hal yang mereka kira akan mendapat pembelaan dari Hellian, nyatanya gagal.
"Kakek! Wanita itu sudah menghianatiku! Dia berselingkuh!" tegas Julian dengan emosi yang meluap-luap.
__ADS_1
"Selingkuh?" Hellian menatap Zea yang berdiri dengan dipapah Darion. Zea tertunduk, tak lagi mampu berkata apa pun.
"Kalau begitu ceraikan saja dia!"
Semua orang menatap ke arah Hellian yang berdiri dengan jas putihnya. Hampir semua orang memasang ekspresi yang sama, kecuali Darion yang sudah bisa menebak hal itu.
"Kalian jangan mengira aku tidak tahu apapun. Jangan membodohiku!" Hellian berbalik, ia berjalan hendak pergi dari sana.
"Tapi dia berselingkuh dengan ayah mertuanya sendiri, Kakek!"
DEGH
Degup jantung Zea terhenti sesaat. Badan yang sejak tadi sudah lemas tetapi masih kuat untuk berdiri, sekarang sudah tidak bisa lagi. Namun pria yang memapahnya masih berusaha menguatkan tubuhnya untuk bertahan.
Hellian lantas berbalik, menatap dua orang yang terlihat saling memeluk di matanya. Dia mengernyit, memasang wajah tak suka.
"Apa yang bisa kau harapkan dari pernikahan kontrak? Kau bahkan bisa memutuskan akhirnya!"
Perkataan Hellian terdengar sedikit ambigu di telinga Zea. Dia mengira Hellian membantunya, tetapi ekspresi wajah pria tua itu tidak menunjukan demikian.
...☆TBC☆...
Kira-kira Don sama Zea bisa dapet restu Hellian gak ya?
__ADS_1
Sajen jangan sampai lupa ya 💕💕