Setelah Talak Tiga

Setelah Talak Tiga
Kedatangan Anya


__ADS_3

"Iya sudah sayang, nanti Mas akan menegur Tante Rina ya, agar dia tidak mengulangi kesalahannya lagi," ucap Arya singkat yang sebenarnya tidak mau untuk mempermasalahkannya lagi.


Mendengar ucapan Arya, membuat Mila kembali tersenyum seperti semula, sehingga siapa saja yang melihatnya akan gemas termasuk Arya, bahkan tak jarang Arya mencubit pipi Mila.


"Aduh sakit Mas, jangan dicubit terus nanti tambah tembem lagi pipiku," seru Mila kesakitan sambil mengelus pipinya yang dicubit oleh Arya.


"Iya maaf ya sayang, oh iya kita mau makan kemana hari ini?"


"Terserah Mas, yang penting kita makan," jawab Mila singkat.


"Hmm, semua perempuan sama saja, pasti jawabannya selalu terserah," batin Arya dalam hati dan setelahnya Arya langsung melajukan mobilnya menuju ke salah satu restauran favoritnya.


Setelah kejadian fitting pakaian pernikahan tersebut, sekarang tibalah satu hari sebelum menjelang pernikahan Mila dan Arya, dimana mereka kembali pergi ke butik Tante Rina kembali untuk mengambil pakaian pernikahan mereka.


"Permisi Tante, ini Arya sama Mila mau mengambil pesanan pakaian kami Tan," ucap Arya yang langsung disambut hangat oleh Tante Rina.


"Oh Nak Arya, ayo silakan masuk dulu," jawab Tante Rina sembari mempersilakan Arya masuk, ya hanya Arya saja yang dipersilahkan untuk masuk, tidak untuk Mila yang sama sekali tidak dilirik oleh Tante Rina.


"Ayo sayang kita masuk, itu Tante sudah mempersilakan kita masuk," tegur Arya kepada Mila. Namun, Mila tampak sedikit ragu, karena melihat Tante Rina yang tidak mempersilakan dirinya ikut masuk.


"Tapi Mas, kan Mas dengar sendiri kalau cuma Mas saja yang dipersilahkan masuk, sedangkan aku tidak sama sekali," jelas Mila.


"Ya sudahlah, itu sama saja sayang, sudah yuk jangan mulai meributkan hal kecil seperti itu lagi," jawab Arya dan membuat Mila mau tidak mau mengalah dan mengikuti Arya dari belakang.

__ADS_1


"Ayo ayo duduk dulu, ini ada sedikit makanan sama minuman, oh iya Tante coba panggil Anya dulu ya ke sini, katanya Anya kangen berat loh sama kamu Arya."


"Hah, Anya sudah di Indonesia Tan?" tanya Arya sedikit antusias.


"Iya, kemarin dia baru kembali pulang, ini Tante panggilkan ya Anya nya."


"Iya Tan panggilkan saja, Arya juga kangen sama Anya, apa lagi sudah lama tidak melihatnya," seru Arya yang sontak membuat Mila mengerutkan keningnya. Sebab, Mila merasa kalau Arya terlihat begitu mengagumi anak dari Tante Rina, apa lagi saat ini terlihat raut wajah Arya yang tampak seperti sangat merindukan seseorang.


"Mas, Anya siapa sih?" tanya Mila memancing untuk mengetahui kedekatan Arya dengan orang yang bernama Anya.


"Oh, Anya adalah sahabatku sayang, kami sudah bersahabat lama sejak zaman sekolah dasar dulu sampai sekolah menengah, namun setelahnya Anya melanjutkan pendidikannya ke luar negeri, jadi ya kalau dihitung-hitung sekitar tujuh tahun Mas tidak bertemu dengannya." Jelas Arya yang masih sangat antusias saat menjelaskan wanita yang bernama Anya.


Benar saja, tak berapa lama akhirnya datanglah seorang wanita yang terlihat sangat begitu cantik, apa lagi wanita tersebut memiliki wajah kecil, hidung mancung dan kulit putih bersih, sehingga siapa saja yang melihatnya pasti akan sangat kagum.


"Mas Arya," imbuh wanita tersebut yang ternyata adalah Anya, sahabat dari Arya.


"Iya Mas, ini aku memangnya kenapa ya Mas, apa ada yang aneh dengan Anya?"


"Tidak, hanya saja kamu tampak begitu sangat cantik Anya, beda dengan tujuh tahun yang lalu, bahkan aku masih ingat kamu sangat..."


"Sangat jelek ya Mas," potong Anya.


"Eh bukan itu kok tapi," terpotong kembali ucapannya.

__ADS_1


"Akui saja Mas kalau dulu aku memang jelek, enggak apa-apa kok, cuma sekarang kan aku sudah glow up Mas, apa lagi semenjak aku mulai mengenal skincare, ya lumayanlah jadinya lebih mendingan," jelas Anya dan setelahnya langsung duduk di sebelah Arya dengan menggeser tempat duduk Mila.


Sementara Mila yang disuruh menggeser secara halus itu, mau tidak mau menyisihkan bokongnya untung menggeser sehingga memberikan peluang untuk Anya dekat dengan Arya.


"Mas Arya bagaimana Mas kabarnya, dengar-dengar dari Mama, Mas mau menikah ya?" tanya Anya sekedar berbasa-basi saja.


"Iya, Mas akan menikah besoknya dengan Mila," ucap Arya sembari menunjuk ke arah Mila.


"Ya, padahal aku sudah berharap loh, Mas Arya menikah denganku, tapi sekarang malah Mas Arya menikah dengan wanita lain, apa lagi wanita itu sudah janda, eh maaf ya cuma bercanda saja," imbuh Anya sembari melirik ke arah Mila dengan tatapan sinis, namun sejurus kemudian langsung mengubah mimik wajahnya saat kembali memalingkan wajahnya kehadapan Arya.


"Kamu itu enggak pernah berubah ya Anya, selalu saja bercanda, oh iya perkenalan dulu dong kalian, agar nantinya bisa saling mengenal satu sama lain," seru Arya dan tiba-tiba Anya langsung mengambil tangan Mila untuk bersalaman seraya memperkenalkan dirinya.


"Hai, namaku Anya, salam kenal ya, dan oh iya kalau kamu ingin tahu rahasia Arya waktu zaman anak-anak dulu, tanya aku saja, aku banyak kok koleksi aibnya, apa lagi kamu tahu, dulu sewaktu SMA Arya pernah menembak aku loh, tapi ya aku tolak sih karena mau fokus pendidikan," jelas Anya yang membuat Arya sigap menutup mulut Anya dengan tangannya. Sehingga tampaklah sekarang Anya dan Arya ribut satu sama lain, bahkan saling berpegangan tangan persis seperti keributan sepasang kekasih pada umumnya.


Sehingga, hal itulah yang membuat hati Mila kembali sangat sakit, apa lagi saat ini posisi Arya dan Anya sangatlah intim.


"Ehem, Mas sudah jangan seperti itu, kamu ingatkan tujuan kita ke sini mau ngapain?" tanya Mila dan membuat Arya menghentikan kegiatannya dan langsung duduk kembali seperti semula.


"Iya sayang, ini kan kita menunggu Tante Rina dulu mengambil pakaian pernikahan kita, kamu sabar dulu ya."


"Iya, benar tuh kata Mas Arya, kamu harusnya sabar dulu, apa lagi kan kami baru bertemu setelah tujuh tahun, sehingga masih banyak yang harus dibicarakan, kalau kamu mau gabung ya gabung saja," ucap Anya dengan tak acuh yang membuat Mila kembali diam saja, apa lagi dari Arya terlihat tidak ada pembelaan sedikit pun, sehingga yang bisa dilakukan Mila hanyalah diam saja sembari melihat kelakuan keduanya.


Hampir setengah hari, Arya dan Mila berada di butik Tante Rina, barulah sekarang mereka kembali pulang. Itu pun karena Mila yang meminta dengan alasan mau menjemput kedua anaknya yaitu Andrew dan Syifa pulang sekolah.

__ADS_1


"Jangan lupa ya Mas, sering datang ke sini lagi" ujar Anya.


"Iya Nak Arya harus sering ya main-main ke sini lagi, apa lagi Tante lihat sendiri kalian mainnya asik banget sama seperti dulu," timpal Tante Rina yang kembali membuat Mila hanya bisa bersabar sekaligus nanti akan membicarakan terkait Tante Rina dan Anya kepada Arya secara intens, sebab Mila tidak ingin jika pernikahan yang kedua kalinya akan kandas seperti sebelumnya.


__ADS_2